Nigeria Tahun 2010

Orang-orang Kristen kembali menjadi sasaran kekerasan pada akhir minggu di Jos, Nigeria. "Open Doors adalah pelayanan kepada gereja yang dianiaya; dan mereka memiliki pelayanan di daerah tersebut," ujar PE. Ia mengatakan bahwa Jos adalah daerah di Nigeria yang terletak di tengah-tengah wilayah Muslim di utara dan wilayah Kristen di selatan. "Setidaknya ada 200 orang yang terbunuh dalam huru-hara [Minggu] -- hampir semua korbannya adalah orang Kristen. Informasi tersebut tidak boleh disiarkan melalui udara. Beberapa tubuh korban tidak dapat dikenali lagi. Bayi-bayi dan ibu mereka juga menjadi korban, sebuah cerita yang memilukan." Kekerasan serupa yang terjadi kurang dari 2 bulan lalu memakan korban lebih dari 300 orang Kristen, dan gereja-gereja banyak yang dibakar. Open Doors melakukan apa pun yang mereka bisa lakukan untuk menolong para orang percaya. "Kami memunyai orang di lapangan yang menyebarkan seminar 'Berdiri Teguh Melewati Badai', tentang apa yang Yesus ajarkan kepada kita saat menghadapi badai. Ada juga yang menolong para janda dan yatim piatu yang tinggal sendiri." Seraya gereja semakin bertumbuh, doakanlah agar lingkaran kekerasan ini terputus dan banyak yang kembali kepada Kristus. (t/Uly)

Sumber: Mission News, Maret 2010

Selengkapnya: http://www.mnnonline.org/article/13959

Pokok doa:

  • Doakan umat percaya di Nigeria agar tetap setia beriman pada Kristus sekalipun terjadi penganiayaan dan keadaan keamanan yang tidak mendukung.

  • Doakan Open Doors agar diberi keberanian dan kekuatan dalam menolong umat percaya yang terancam di Nigeria. Doakan juga agar lingkaran kekerasan di Nigeria terputus dan banyak orang kembali pada Kristus.

e-JEMMi 18/2010



Kategori

Kolom Publikasi

  • Nigeria
  • Jos
  • Kekerasan terhadap Kristen
  • Penganiayaan
  • Open Doors
  • Konflik antaragama
  • Komunitas Kristen di Nigeria, khususnya di daerah Jos, menjadi sasaran kekerasan yang parah dan berulang.
  • Kekerasan tersebut dikaitkan dengan ketegangan antara wilayah Muslim di utara dan wilayah Kristen di selatan.
  • Dalam waktu singkat, banyak korban jiwa yang terbunuh, dan sejumlah besar gereja dilaporkan dibakar.
  • Organisasi kemanusiaan seperti Open Doors aktif memberikan bantuan dengan menyelenggarakan seminar iman dan menolong para janda serta yatim piatu.
  • Ditekankan perlunya doa agar lingkaran kekerasan terputus dan umat percaya tetap setia beriman meski menghadapi penganiayaan.

Laporan dari Nigeria tahun 2010 menyoroti gelombang kekerasan yang terus terjadi menargetkan komunitas Kristen, khususnya di daerah Jos. Karena lokasi strategisnya yang berada di antara wilayah Muslim di utara dan Kristen di selatan, Jos menjadi titik konflik. Kekerasan ini telah menyebabkan korban jiwa yang sangat besar—dengan insiden sebelumnya menewaskan lebih dari 300 orang Kristen dan pembakaran gereja. Di tengah kondisi yang memilukan ini, organisasi seperti Open Doors telah berupaya memberikan bantuan kemanusiaan, menyelenggarakan seminar iman, dan menolong para janda serta yatim piatu, sambil mengajak komunitas untuk mendoakan penghentian siklus kekerasan dan tetap teguh dalam iman Kristiani.