Kelompok Boko Haram menyatakan bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri yang terjadi di negara bagian Plateu, Nigeria.
Menurut laporan kepolisian, pelaku bom bunuh diri itu mengendarai mobil menuju Gereja Kristus di Nigeria (Church of Chrita in Nigeria/COCIN) di kota Jos, pada saat kebaktian penyembahan. Saksi mata mengatakan bahwa sejumlah jemaat gereja terbunuh dan sedikitnya 38 orang mengalami luka-luka. Gereja tersebut adalah tempat beribadah Gubernur Negara Bagian Plateu, Jonah Jang.
Sementara itu, usaha pemboman terhadap cabang lain dari COCIN di negara bagian Bauchi berhasil digagalkan oleh pihak kepolisian. Pihak berwenang menahan delapan orang yang terkait dengan usaha pemboman tersebut, yang terjadi enam jam setelah serangan di kota Jos.
CDN melaporkan bahwa salah seorang dari pelaku ditembak mati dan seorang lagi terluka oleh tembakan pihak militer yang bertugas menjaga tempat tersebut, sebelum bom itu meledak dan membunuh penyerang kedua itu.
Boko Haram -- yang jika diterjemahkan secara harafiah berarti "Pendidikan barat adalah haram" -- sedang berusaha menerapkan sebuah versi syariah yang sangat ketat di Nigeria.
Yang menjadi perhatian saat ini adalah bagaimana mengurangi ketegangan antaragama di Nigeria, ketegangan yang sama juga melanda negara bagian yang mempraktikkan hukum syariah di bagian utara Nigeria, yang sering kali mengakibatkan terbunuhnya belasan orang dalam serangan balasan.
Pengamat hak asasi manusia memperkirakan sekitar 5 juta pemeluk agama Kristen berada dalam tekanan yang sangat luar biasa karena iman mereka. (t/Yudo)
Sumber: http://mnnonline.org/article/16877
Pokok Doa:
-
Berdoalah demi pemulihan keluarga-keluarga Kristen yang mengalami kesedihan dan penderitaan, yang diakibatkan serangan tanpa belas kasihan.
-
Naikkanlah syukur karena gereja-gereja di Nigeria tetap bertumbuh, sehingga orang-orang Kristen dapat mengekspresikan iman mereka dengan leluasa di tengah tekanan yang besar.
-
Doakan juga presiden Goodluck Jonathan yang adalah seorang Kristen, agar diberi hikmat untuk memimpin sebuah negara yang mayoritas penduduknya beragama lain.
- Log in to post comments
- Nigeria
- Boko Haram
- Bom bunuh diri
- Ketegangan antaragama
- Hukum syariah
- Gereja Kristus (COCIN)
- Kelompok Boko Haram bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri di Gereja Kristus di Jos, Nigeria, yang menyebabkan korban jiwa dan luka-luka.
- Pihak kepolisian berhasil menggagalkan upaya pemboman lain terhadap cabang gereja di negara bagian Bauchi, Nigeria.
- Konflik berkepanjangan di Nigeria diperburuk oleh upaya Boko Haram untuk menerapkan hukum syariah yang ketat.
- Ketegangan antaragama di Nigeria sangat tinggi, menempatkan diperkirakan 5 juta umat Kristen di bawah tekanan ekstrem atas keyakinan mereka.
Pada tahun 2012, Nigeria mengalami serangan kekerasan yang signifikan, di mana kelompok Boko Haram dinyatakan bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri di Gereja Kristus di Jos, negara bagian Plateu, yang menyebabkan korban jiwa dan luka-luka. Selain insiden di Jos, pihak kepolisian berhasil menggagalkan upaya pemboman lain di cabang gereja di Bauchi. Kekerasan ini dipicu oleh upaya Boko Haram untuk menerapkan versi syariah yang sangat ketat di Nigeria, yang semakin memperburuk ketegangan antaragama. Sebagai akibatnya, diperkirakan jutaan umat Kristen berada dalam tekanan besar karena iman mereka.