Meksiko
Meksiko: (100 juta), Ibukota Mexico City (23 juta), agama: Katolik 90%, Kristen 7%. Bapak P dan Ibu M, YPPII, tinggal di Juxtlahuaca, Oaxaca, dan melayani lewat penginjilan pribadi di antara suku Triqui, ada yang terbuka dan sudah ada yang bertobat, yang sedang dimuridkan.
Brasil
Brasil: (174 juta), Agama: Katolik 70%, Protestant 15,7%. Ibu M me??®??ímegang AME dan mengajar di beberapa seminari dan membantu melatih misionaris lintas bu??®??ídaya. Ibu M mendapat banyak permintaan mengajar misi, ka??®??írena semangat pemuda orang Brasil untuk melayani di seluruh dunia tetap berkobar. Ev. I, AME, melayani di jemaat dan mengajar teologia misi. Pdt. S meng??®??ígem??®??íbalakan gereja Indonesia di S??ó???o Paulo.
Suriname
Suriname: (420 000), Ibukota Paramaribo. Agama: Hindu 32%, Katolik 23%, Islam 20%, Kristen 19%, Animis. Kel. Pdt. S melayani di jemaat PUAS di antara orang Jawa. Ada pertumbuhan gereja PUAS secara kwalitas dan kwantitas.
KM LOGOS II mengunjungi dan melayani di Scarborough, Trinidad dan Tobago, 27.9.-10.10., George??®??ítown, Guyana, 11.-24.10. Jadwal pelayanan untuk seterusnya belum ditentukan. Doakanlah! Sesudah LOGOS Hope selesai renovasi, LOGOS II akan berhenti dengan pelayaran.
Australia
Australia (19 juta): Kel. Pdt. S, YPPII: Doakan terus pelayanan dan penggembalaan mereka di tengah-tengah jemaat maupun orang dari bangsa yang lain. Jangan berhenti mendoakan orang-orang Aborigine yang sudah mereka dekati dan layani.
Timor Leste
Timor Leste (0,7 juta), Ibukota Dili (40 ribu). Agama: Katolik 95%, Kristen 4%. Kerusuhan sudah mereda, tetapi tegangan politik belum diatasi. Meskipan ada tentara luar negeri yang mem??®??íbantu keamanan, belum juga aman. Doakan Pusat Anak Muda, di mana mereka bisa belajar bahasa Inggris, Portugis, dan komputer, dan banyak kegiatan lain, di samping itu ada diskusi Alkitab dalam bahasa Indonesia dan Tetun. Badan P.I. AME dari Bra??®??ísil sudah memulai satu proyek klinik berjalan yang memberi pelayanan kesehatan dan pem??®??íbagian obat serta makanan bergizi untuk pengungsi (yang sesudah kerusuhan belum berani pulang) serta anak-anak dan orang tua yang sakit dan menderita kekurangan makanan. Banyak yang kena sakit TBC akhir-akhir ini, karena keadaan yang rawan.
Kategori
- Printer-friendly version
- Log in to post comments
- Misi dan Pelayanan Global
- Penginjilan Suku Asli
- Pemulihan Pasca-Konflik
- Pelatihan Misionaris
- Kesehatan dan Kemanusiaan
- Pertumbuhan Gereja
- **Meksiko:** Pelayanan difokuskan pada penginjilan pribadi di antara suku Triqui di Oaxaca, dengan perkembangan signifikan dalam jumlah orang yang bertobat dan sedang dimuridkan.
- **Brasil:** Kegiatan misi melibatkan pelatihan teologi dan misi lintas budaya di seminari, didorong oleh semangat pemuda untuk melayani di seluruh dunia.
- **Suriname:** Terdapat pertumbuhan gereja yang positif, terutama pada jemaat PUAS di antara masyarakat Jawa.
- **Timor Leste:** Pasca-kerusuhan, fokus bantuan adalah pada dukungan pemuda (belajar bahasa dan komputer) dan bantuan kesehatan (klinik) bagi pengungsi dan pasien TBC.
- **Australia:** Pelayanan terus berlanjut dalam penggembalaan jemaat dan perhatian khusus terhadap komunitas Aborigine.
- Beberapa misi, termasuk di Meksiko dan Timor Leste, menunjukkan bahwa pelayanan berjalan di tengah tantangan besar, mulai dari ketegangan politik hingga kebutuhan bantuan medis.
Artikel ini memberikan pembaruan misi dari berbagai negara, menyoroti berbagai bentuk pelayanan gereja dan kegiatan kasih. Pelayanan mencakup penginjilan di suku-suku asli (Meksiko), pelatihan misionaris dan kepemimpinan gereja (Brasil), pertumbuhan jemaat (Suriname), serta upaya-upaya kemanusiaan dan pemulihan pasca-konflik di Timor Leste. Secara keseluruhan, laporan ini menekankan bahwa pelayanan di berbagai negara masih menghadapi tantangan politik, sosial, dan kesehatan yang memerlukan doa dan dukungan berkelanjutan.