Libya Tahun 2003

Voice of the Martyrs melaporkan bahwa duabelas mahasiswa wanita dan
dua mahasiswa pria dari Universitas Nasser di Tripoli baru-baru ini
diadili karena kepercayaan mereka kepada Kristus.

Seorang pekerja
Kristen yang mengenal wilayah Libya ini berkata bahwa,

"Tidak diragukan lagi keempat belas mahasiswa itu akan di penjara
dalam waktu yang lama. Jika mereka dibebaskan dari penjara, dapat
dipastikan mereka akan dibunuh keluarganya karena telah
mempermalukan nama keluarga."

Penangkapan seperti ini seringkali dihadapi oleh orang-orang percaya
di wilayah ini. Beberapa mahasiswa lain juga ditangkap karena alasan
yang sama. Namun mereka sekarang telah dibebaskan (indikasi bahwa
mereka tidak lagi menganut agama Kristen dan berbalik ke agama
asalnya).


Sumber: Mission Network News, August 23rd, 2002

  • Berdoa untuk perlindungan dan kekuatan iman orang-orang Kristen di
    Libya agar mereka terus bersemangat melayani Tuhan ditengah
    tantangan yang mereka hadapi dan tidak melarikan diri dari iman
    mereka maupun dari kepercayaan mereka.
  • Doakan agar orang-orang Kristen ini terus mencari hikmat Tuhan
    dalam mengabarkan Injil agar mereka dengan bijaksana dapat
    menghindarkan diri dari pihak-pihak yang ingin menangkap mereka.



e-JEMMi 38/2002

Kategori

  • Libya
  • Penganiayaan agama
  • Kristen
  • Universitas Nasser
  • Persecution
  • Penganiayaan terhadap komunitas Kristen adalah situasi yang terus terjadi di Libya.
  • Mahasiswa dari Universitas Nasser di Tripoli ditangkap karena mempertahankan keyakinan Kristen mereka.
  • Para penganut agama menghadapi risiko penahanan jangka panjang dan ancaman kekerasan dari keluarga mereka.
  • Meskipun penangkapan adalah hal umum, beberapa mahasiswa dilaporkan telah bebas, mengindikasikan bahwa mereka mungkin telah meninggalkan agama mereka.
  • Laporan ini menyerukan doa agar kaum Kristiani di Libya diberikan kekuatan iman, perlindungan, dan kebijaksanaan dalam melayani Tuhan.

Artikel ini melaporkan tentang penganiayaan yang berkelanjutan terhadap komunitas Kristen di Libya. Fokus laporan adalah pada penangkapan dua belas mahasiswi dan dua mahasiswa dari Universitas Nasser di Tripoli, yang ditangkap hanya karena keyakinan mereka kepada Kristus. Para pekerja Kristen memperingatkan bahwa para mahasiswa ini menghadapi risiko penjara dalam waktu lama dan bahaya fatal dari keluarga mereka. Peristiwa penangkapan ini merupakan hal yang sering terjadi, meskipun beberapa mahasiswa yang tertangkap dilaporkan telah bebas, mengindikasikan kemungkinan mereka telah meninggalkan iman mereka. Tulisan ini ditutup dengan seruan doa agar umat Kristen di Libya dikuatkan dalam iman, dilindungi, dan dibimbing agar dapat menyebarkan Injil dengan hikmat di tengah tantangan yang berat.