Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

You are hereCina / Cina

Cina


Hudson Taylor: Salib adalah Pengabdian dan Kebanggaan Baginya

Harga yang harus dibayar, berapa pun mahalnya tidak akan pernah menghentikan semangat yang berkobar-kobar di dalam jiwa yang mencintai Kristus lebih dari apa pun juga. Dihina, dicemooh, menderita sakit, ditinggalkan anak istrinya dalam renggutan kematian, tetapi semua itu tidak pernah mengoyakkan pengabdian dan kasih mesranya kepada Tuhan.

Chang Shen (Dikenal Juga Sebagai Si Buta Chang)

Dari seluruh martir Cina, tak seorang pun meninggal dengan keberanian yang lebih daripada si Buta Chang, penginjil yang paling terkenal di Manchuria, tanah air pemerintahan Manchu di Cina.

Han Tiongkok

Suku Han Tiongkok adalah kelompok etnis terbesar di dunia, berjumlah sekitar 1,3 milyar jiwa. Meski sebagian besar tinggal di Tiongkok, namun banyak juga yang telah bermigrasi ke negara-negara lain dan tinggal di hampir semua negara di dunia. Suku Han Tiongkok yang ada di negara-negara Asia, antara lain di Laos, Nepal, Tanzania, Kamboja, dan Thailand, belum terjangkau oleh Injil.

Suku Hui

SATU MINORITAS

Di Tiongkok bagian utara, secara khusus di provinsi Nangksi, sepertiga dari rakyatnya berasal dari latar belakang suku Hui. Di hampir setiap kota, provinsi dan daerah, selalu ada satu kelompok masyarakat minoritas suku Hui. Hampir 11 juta orang Hui tercerai berai di seluruh RRC. Walaupun mereka satu suku, terkadang mereka bisa terlihat berbeda jauh satu sama lain. Hal ini terjadi karena mereka sangat pandai menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Di samping itu agama dan kebudayaan di mana mereka tinggal sangat mudah memengaruhi suku Hui, namun demikian identitas mereka sebagai orang Hui masih terlihat.

Hudson Taylor

Hudson Taylor dilahirkan di Yorkshire, Inggris, pada tahun 1832. Sejak masih kecil, ayahnya -- seorang ahli farmasi, telah menanamkan nilai- nilai Kristiani kepadanya. Setiap hari ayahnya selalu membacakan dan menjelaskan ayat-ayat dalam Alkitab. Bahkan ia menginginkan agar anaknya kelak menjadi seorang misionaris. Usaha ini ternyata tidaklah sia-sia karena ternyata sebelum berumur lima tahun Taylor sudah mempunyai keinginan untuk menjadi seorang misionaris dan tempat yang menjadi tujuan dari misinya adalah Cina.