Kenya Tahun 2010

Ada ratusan anak-anak dalam kamp Internally Displaced Persons (IDP) di Kenya. Ada 250 anak yang terancam terjangkit penyakit, seperti kolera, disentri, dan diare, karena di sana tidak ada sumber air bersih untuk makan dan minum. Kamp ini juga tidak memunyai sistem pengaturan pembuangan sampah, sehingga sampah dibiarkan menimbun di sekitar kamp. Sampah itu telah mencemari sungai terdekat -- satu- satunya sumber air untuk kamp itu. Penghuni kamp saat ini tidak memunyai pilihan selain meminum air yang tercemar itu.

Childcare Worldwide telah menyediakan bahan-bahan dasar untuk bertahan hidup, seperti nasi dan kacang-kacangan, bagi penghuni kamp. Namun, penghuni tidak akan bertahan lama jika tidak tersedia air bersih. Childcare Worldwide dapat menyediakan solusi jangka panjang untuk masalah sanitasi ini tetapi mereka memerlukan dukungan. Doa dan dukungan Anda tidak hanya akan membawa kehidupan bagi banyak orang, tetapi juga bagi kehidupan rohani mereka. Doakan agar ketika penghuni kamp menerima air bersih, mereka juga mau membuka hati kepada Air Kehidupan, Yesus Kristus.

Sumber: Mission News, Oktober 2010

[Selengkapnya: http://www.mnnonline.org/article/14806]

Pokok doa:

  • Doakan untuk kebutuhan dana dalam program penyediaan air bersih di Kenya, agar Tuhan menggerakkan orang-orang percaya untuk terlibat dan di dalamnya dan mendukung program ini.

  • Doakan juga untuk tim Childcare Worldwide yang melayani di Kenya, agar Tuhan memampukan mereka melayani dan menyentuh setiap anak dengan kasih Kristus.

e-JEMMi 42/2010



Selama 2 dekade, Global Advance telah terlibat dalam pekerjaan Tuhan di Kenya. Organisasi ini membantu melatih, memotivasi, dan menyediakan puluhan ribu gembala di baris depan. Tim pelayanan ini baru saja mensponsori dua konferensi di timur laut, Mwinge, dan Garissa.

JH memimpin tim tersebut bersama mitra GAM di Afrika Timur, yaitu DH dan SK. Selama pertemuan itu, mereka fokus pada pendeta-pendeta yang melayani di wilayah yang mayoritas penduduknya beragama tetangga (95% - 99%).

Kira-kira, ada 20 pendeta dan gereja di kota Garissa, dan banyak dari antara mereka yang terisolasi. Tim itu telah bertemu dengan para pendeta untuk mengatur, melatih, dan memberi mereka semangat. Mereka akan ditempatkan untuk melayani tetangga-tetangga mereka di sebelah utara, yakni di negara Somalia. (t\Uly)

Sumber: Mission News, September 2010

[Selengkapnya: http://www.mnnonline.org/article/14728]

Pokok doa:

  • Berdoalah untuk orang-orang percaya di Kenya agar mereka berani dan tabah, tetapi tetap dipenuhi oleh belas kasih, dan hati Kristus.

  • Berdoa juga untuk setiap keperluan yang dibutuhkan oleh Global Advance, yang terlibat dalam pelayanan misi di Kenya. Kiranya Tuhan mencukupkan kebutuhan mereka.

e-JEMMi 40/2010



Walaupun kondisi Kenya saat ini cukup stabil, mereka masih mencoba memulihkan diri setelah kekerasan yang menimpa negara mereka pascapemilu pada tahun 2007. Di saat Pengadilan Kriminal Internasional berencana mengadili kedua partai yang berkuasa, Gobal Aid Network (GAiN) merencanakan suatu kunjungan bantuan. Charles Debter dari GAiN mengatakan: "Kami menyediakan kesempatan bagi mereka yang rindu menjangkau daerah kumuh di wilayah Nairobi, lokasi yang didominasi oleh kemiskinan. Injil tetap bergerak maju lewat gereja, dan lewat sekolah." Perjalanan tersebut [telah] dilaksanakan pada tanggal 28 Mei sampai 10 Juni, dan anggota- anggota regu akan mendapatkan kesempatan mengunjungi daerah kumuh dan pedesaan. Di daerah itu, misionaris-misionaris senior telah merintis 50 gereja, namun mereka memerlukan bantuan untuk meneruskannya: "Ini adalah suatu kesempatan bekerja sama untuk menjangkau orang-orang termiskin dari yang paling miskin. Di tempat ini ada keputusasaan, tetapi dalam Kristus, ada pengharapan besar." (t/Uly)

Sumber: Mission News, April 2010

[Selengkapnya: http://www.mnnonline.org/article/14080]

Pokok doa:

  • Doakan agar Tuhan memulihkan masyarakat Kenya dari trauma yang mengikat hidup mereka, karena peristiwa yang tidak menyenangkan yang menimpa negara ini beberapa tahun silam.

  • Berdoa juga agar Tuhan memampukan anak-anak-Nya yang melayani di Kenya, sehingga mereka dapat memperkenalkan kasih Kristus yang dapat menggantikan kekhawatiran dan mengobati luka hati mereka dengan kasih-Nya.

e-JEMMi 26/2010



Kategori

Kolom Publikasi

  • Kenya
  • IDP (Internally Displaced Persons)
  • Krisis Air Bersih
  • Sanitasi dan Kesehatan
  • Pelayanan Misi
  • Pemulihan Pascakonflik
  • Terdapat krisis kemanusiaan serius di kamp IDP Kenya, ditandai dengan tidak adanya sumber air bersih dan sistem sanitasi yang layak, sehingga meningkatkan risiko penyakit menular seperti kolera, disentri, dan diare.
  • Upaya pelayanan misi difokuskan pada peningkatan kapasitas para gembala dan pendeta di wilayah timur laut dan terpencil Kenya, termasuk mereka yang melayani di dekat perbatasan negara lain (Somalia).
  • Kegiatan misi juga berfokus pada penjangkauan Injil di daerah kumuh dan pedesaan, sebagai bagian dari pemulihan masyarakat pasca-kekerasan dan trauma konflik yang melanda negara tersebut.
  • Ditekankan perlunya dukungan dana dan doa untuk program air bersih jangka panjang, serta doa untuk ketabahan spiritual dan keberanian bagi seluruh pekerja misi di Kenya.

Artikel ini merangkum beberapa perkembangan misi dan kebutuhan bantuan di Kenya pada tahun 2010. Isu utama yang diangkat adalah krisis kemanusiaan di kamp IDP, di mana anak-anak berisiko tertular penyakit karena ketiadaan akses air bersih dan sistem sanitasi yang memadai. Selain masalah air, dilaporkan pula fokus pelayanan misi yang luas, meliputi pelatihan pendeta di wilayah terpencil (seperti Garissa), serta upaya jangkauan Injil di daerah kumuh dan pedesaan. Semua kegiatan ini berlangsung di tengah upaya pemulihan nasional pasca-kekerasan politik, menyoroti kebutuhan mendesak akan bantuan dana untuk sanitasi, pemulihan trauma, dan dukungan spiritual bagi para pelayan Tuhan di lapangan.