Jamaika mungkin adalah tempat indah untuk berlibur, bersantai, dan berjemur. Namun, sama seperti bangsa lain, negara ini sangat membutuhkan Juru Selamat.
"Kekristenan yang turun temurun dapat menjadi sangat mematikan. Setiap orang tahu Alkitab; mereka tumbuh di sekolah minggu, tetapi dampaknya dalam hidup mereka sangat sedikit." Oleh karena itu Luis Palau Association mendatangi Kingston, Jamaika setiap tahun selama sembilan tahun terakhir untuk mengadakan Festival "Fun in the Son" (Semarak dalam Sang Anak).
Tahun ini tim mengunjungi sekolah, panti asuhan, dan lingkungan yang bermasalah untuk membagikan Injil. Dalam puncak acara pada 19 Maret 2011, lebih dari 50.000 orang hadir -- jumlah terbanyak selama festival ini diadakan. AP memberitakan pesan dalam Yohanes 8 mengenai kebebasan dalam Kristus. "Ratusan -- bahkan ribuan -- orang mengangkat tangan mereka sebagai pertanda keputusan mereka untuk menerima Kristus; para konselor akan membimbing mereka bertumbuh dan bergabung dengan gereja lokal."
Festival tahun ini juga mengundang 8 tamu istimewa dari Haiti. Para pemimpin gereja ini dapat mengamati acara ini untuk persiapan festival selanjutnya di Haiti.
Sumber: http://mnnonline.org/article/15514
Pokok doa:
- Doakan agar orang-orang Jamaika yang baru saja bertobat dalam festival "Fun in the Son" dapat terus bertumbuh dalam pengenalan yang benar akan Kristus.
- Doakan gereja-gereja lokal di Jamaika, agar dapat lebih berperan efektif dalam pengajaran kekristenan untuk keseharian rakyat Jamaika.
- Doakan supaya Tuhan campur tangan bagi pelaksanaan festival serupa di Haiti sehingga banyak jiwa mengalami pertobatan.
- Log in to post comments
- Jamaika
- Luis Palau Association
- Fun in the Son
- Injil
- Pertobatan
- Kristus
- Haiti
- Jamaika, meskipun indah, sangat membutuhkan perhatian rohani karena dampak kekristenan dalam kehidupan sehari-hari dianggap lemah.
- Luis Palau Association menyelenggarakan Festival "Fun in the Son" di Jamaika pada tahun 2011 untuk menyebarkan Injil ke berbagai kalangan, termasuk sekolah dan panti asuhan.
- Festival ini dihadiri oleh lebih dari 50.000 orang dan menjadi momen besar di mana banyak orang menunjukkan pertobatan dan keputusan untuk menerima Kristus.
- Selain fokus di Jamaika, festival ini juga berfungsi sebagai persiapan misi bagi 8 pemimpin gereja dari Haiti untuk menyelenggarakan acara yang serupa di negara mereka.
Meskipun Jamaika adalah destinasi wisata yang indah, negara ini memiliki kebutuhan spiritual yang mendesak. Untuk mengatasi tantangan ini, Luis Palau Association mengadakan Festival "Fun in the Son" pada tahun 2011. Acara ini sukses besar dengan dihadiri lebih dari 50.000 orang, di mana pesan mengenai kebebasan dalam Kristus (Yohanes pasal 8) disampaikan. Festival tersebut berhasil menarik banyak jiwa untuk bertobat, dan selain fokus di Jamaika, acara ini juga menjadi kesempatan bagi 8 tamu gereja dari Haiti untuk belajar dan mempersiapkan pelaksanaan festival serupa di Haiti.