Jakob Damkani telah melakukan penginjilan di jalan-jalan yang ada di Israel selama bertahun-tahun. Tujuannya adalah menjangkau orang- orang Yahudi dengan berita Injil. Tentu sudah dimaklumi bahwa penginjilannya itu seringkali ditolak. Kami telah mendengar beragam laporan bahwa dalam beberapa bulan terakhir, telah ada keterbukaan baru untuk Injil di Israel, terutama diantara para tentara.
Musim panas ini, sekelompok orang Kristen memuji Tuhan dengan diiringi gitar di depan para tentara Israel di sebuah pos tentara di Golan Heights. Para tentara itu akan pergi menjalankan suatu misi bersenjata yang berbahaya, Beberapa diantara tentara itu meneteskan air mata ketika orang-orang Kristen itu memuji dan menceritakan tentang Yesus, Sang Juruselamat. Ron, komandan tentara itu, mengatakan, "Terima kasih atas kedatangannya. Kalian telah sangat menolong. Kalian dapat memberkati Israel lebih lagi -- kami sungguh membutuhkan sukacita dan pengharapan dalam Yesus yang telah kalian beritakan." (Trumpet of Salvation)
Sumber: FridayFax, September 24, 2004
- Usaha penginjilan yang dilakukan di Israel untuk menjangkau para penduduk Yahudi bagi Kristus.
- Para tentara yang mempunyai kerinduan untuk semakin mengenal Yesus. Mereka bisa bertemu dengan orang-orang yang tepat untuk memuridkan mereka.
Kategori
- Printer-friendly version
- Log in to post comments
- Israel
- Penginjilan
- Jakob Damkani
- Tentara Israel
- Injil
- Golan Heights
- Yesus Kristus
- Upaya penginjilan secara terus-menerus dilakukan di Israel oleh Jakob Damkani untuk menjangkau orang-orang Yahudi.
- Meskipun penginjilan sering ditolak, terdapat indikasi keterbukaan yang baru terhadap Injil, terutama di antara personel militer Israel.
- Pada musim panas 2004, kelompok Kristen mengadakan pujian di depan tentara Israel di Golan Heights, yang memberikan dampak spiritual yang besar.
- Pesan tentang Yesus Kristus berhasil menyentuh hati para tentara, membuat mereka meneteskan air mata dan menyatakan kerinduan akan sukacita dan pengharapan dalam Injil.
Jakob Damkani telah melakukan kegiatan penginjilan di jalanan Israel selama bertahun-tahun, bertujuan menjangkau penduduk Yahudi dengan kabar Injil. Meskipun seringkali mengalami penolakan, dilaporkan bahwa akhir-akhir ini terdapat keterbukaan baru terhadap Injil, khususnya di kalangan tentara Israel. Salah satu peristiwa penting terjadi pada musim panas 2004, di mana sekelompok orang Kristen memuji Tuhan di depan prajurit di pos militer Golan Heights. Kisah ini berhasil menyentuh hati para tentara, yang menunjukkan luapan emosi dan rasa terima kasih, bahkan seorang komandan menyatakan bahwa mereka sangat membutuhkan sukacita dan pengharapan yang dibawa oleh kabar tentang Yesus Kristus.