Uruguay Tahun 2005

Jumlah gereja bertumbuh dua kali lipat. "Penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa jumlah gereja Kristen dan umat percaya di Uruguay telah bertambah dua kali lipat sejak 1998," menurut laporan Amaury Braga, koordinator doa untuk DAWN di Amerika Latin. "Ada sekitar 1.000 gereja di tahun 1998 setelah 150 tahun dilakukan penginjilan. Realisasi ini telah melahirkan babak baru; gereja-gereja memulai kampanye untuk memobilisasi doa bagi perintisan gereja yang efektif.

Saat ini, di tahun 2005, dari jumlah tersebut menunjukkan bahwa hanya dalam jangka waktu tujuh tahun bukan hanya jumlah gereja yang meningkat dua kali lipat menjadi 2000 gereja, melainkan jumlah umat Kristen juga bertambah dua kali lipat."

[Sumber: FridayFax, July 1, 2005]


Pokok Doa:



  • Mengucap syukur untuk peningkatan jumlah gereja dan umat Kristen di Uruguay. Doakan supaya peningkatan ini didukung dengan kualitas iman yang meningkat.

  • Berdoa agar perintisan-perintisan gereja terus berlangsung di berbagai tempat di Uruguay yang belum terjangkau Injil.


e-JEMMi 28/2005

Kategori

  • Uruguay
  • Pertumbuhan Gereja Kristen
  • Penginjilan
  • Peningkatan Jumlah Umat
  • Doa
  • Jumlah gereja dan umat percaya Kristen di Uruguay telah meningkat dua kali lipat sejak tahun 1998 hingga tahun 2005.
  • Pada tahun 1998, jumlah gereja diperkirakan sekitar 1.000, dan pada tahun 2005, angkanya meningkat menjadi 2.000 gereja.
  • Peningkatan ini tidak hanya terbatas pada jumlah gereja, tetapi juga peningkatan signifikan jumlah umat Kristen di Uruguay.
  • Komunitas gereja kini berfokus pada mobilisasi doa untuk mendukung perintisan gereja yang efektif di berbagai area yang belum tersentuh Injil.

Sebuah laporan menunjukkan bahwa jumlah gereja Kristen dan umat percaya di Uruguay telah menunjukkan peningkatan pesat, bertambah dua kali lipat sejak tahun 1998. Jika pada tahun 1998 terdapat sekitar 1.000 gereja, pada tahun 2005 jumlah gereja tersebut telah melonjak menjadi 2.000 gereja, didukung oleh peningkatan signifikan jumlah umat Kristen. Pertumbuhan ini menandai babak baru dalam gerakan penginjilan, sekaligus mendorong adanya kampanye untuk memobilisasi doa agar perintisan gereja terus berlangsung di wilayah yang belum terjangkau Injil.