Suku ini berdiam di kabupaten Sambas, provinsi Kalimantan Barat dan terbagi atas 17 buah kecamatan. 9 Kecamatan terletak di daerah pantai seperti: Sungai Raya, Singkawang, Selakau, Pemangkat, Jawai, Tebas, Telok Keramat, dan Paloh. 6 kecamatan lainnya berada di pedalaman seperti: Semalantan, Bengkawang, Ledo, Seluas, sejangkung, dan Sanggau Ledo. Mata pencahariannya adalah: bertani dan berkebun. Jeruk Sambas sangat terkenal dan sering disebut sebagai jeruk Pontianak. Mayoritas suku Melayu Sambas beragama lain dan bercampur dengan animisme. Mereka hidup berbaur dengan suku-suku lain seperti Dayak, China, Bugis, dll.. Ada kesempatan yang besar bagi mereka untuk dapat mendengar Injil. Mari kita mendoakan suku ini.
| Populasi | : | 200.000 jiwa |
| Rumpun | : | Dayak |
| Anggota Gereja | : | 0 |
| Alkitab | : | Tidak Ada |
| Film Yesus | : | Tidak Ada |
| Radio | : | Tidak Ada |
Pokok Doa:
- Berdoa agar Tuhan melembutkan hati orang Melayu Sambas, sehingga mereka menjadi terbuka dan mau menerima Injil.
- Berdoa agar gereja-gereja di Kalimantan Barat, khususnya di kabupaten Sambas dipenuhi rasa belas kasihan dan kasih Allah, menjawab panggilan Amanat Agung Yesus Kristus untuk melayani, dan memberitakan Kabar Baik sehingga suku Melayu Sambas mengalami kebangunan rohani.
- Berdoa untuk sejumlah murid Kristus (penduduk setempat atau pendatang) yang tinggal di daerah kabupaten Sambas dan sekitarnya supaya mereka di penuhi kuasa Roh Kudus, sehingga dengan berani dan bijaksana menceritakan Injil kabar keselamatan kepada orang Melayu Sambas.
- Berdoa bagi Pemerintah daerah dan tokoh-tokoh masyarakat setempat, agar dapat menerapkan program-program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung dan dapat memajukan masyarakat ini.
- Berdoa agar Alkitab, literatur, pelayanan radio, dan Film Yesus yang dapat diterjemahkan dan disebarkan kepada suku Melayu Sambas agar mereka semakin mudah mengenal berita Injil.
Sumber: CD-ROM SABDA
- Log in to post comments
- Suku Sambas
- Kalimantan Barat
- Sambas
- Melayu Sambas
- Bertani
- Jeruk Sambas
- Kebangunan Rohani
- Injil
- Amanat Agung
- Suku Sambas berdiam di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, dengan populasi diperkirakan 200.000 jiwa.
- Mata pencaharian utama mereka adalah bertani dan berkebun, dan mereka dikenal dengan kekayaan jeruknya (jeruk Sambas).
- Secara budaya, suku ini adalah percampuran suku Melayu Sambas yang hidup berbaur dengan berbagai suku lain seperti Dayak, China, dan Bugis.
- Secara rohani, mereka masih sangat membutuhkan pelayanan Injil karena minimnya akses terhadap sumber daya keagamaan (Alkitab, radio, dll.) dan keanggotaan gereja yang masih sangat sedikit.
- Upaya yang dibutuhkan berfokus pada doa untuk melunakkan hati masyarakat, mendorong kebangunan rohani, dan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur serta penyebaran literatur Injil.
Suku Sambas adalah komunitas yang mendiami Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, dengan populasi sekitar 200.000 jiwa. Secara geografis, mereka tersebar di 17 kecamatan, dan mata pencaharian utama mereka adalah bertani dan berkebun, serta terkenal dengan produksi jeruknya. Secara budaya, mereka adalah campuran suku Melayu Sambas yang berbaur dengan Dayak, China, dan Bugis. Meskipun kehidupan mereka dinamis, dari sudut pandang rohani, mereka masih menghadapi tantangan besar karena minimnya akses terhadap sumber daya keagamaan seperti Alkitab, radio, dan literatur, sehingga sangat membutuhkan doa dan upaya pelayanan untuk mencapai kebangunan rohani.