Betapa sering kita mendengar khotbah tentang misi yang hanya menunjuk kepada Amanat Agung, "Pergilah ke seluruh dunia . . ." sebagai dasar kegiatan misionari. Berhubung bagian itu terlalu ditekankan di luar bagian-bagian Alkitab lainnya, timbul kesan bahwa perintah terakhir Yesus kepada murid-murid-Nya itu hanyalah merupakan gagasan yang mendadak, "Ah, sebelum Aku pergi, lebih baik Kukatakan kepada mereka apa yang harus dilakukan sekarang".
Walaupun itu mungkin terlalu dilebih-lebihkan, nampaknya kita mempunyai kesan yang keliru tentang misi Allah untuk dunia karena kita tidak mengetahui betapa luas dan dalamnya bahan yang dijumpai dalam Alkitab mengenai topik yang sangat penting ini. Seperti halnya bangsa Israel tidak yakin Tuhan sungguh-sungguh memerintah atas segala bangsa. Karena itu, pengertian mereka tentang misi sangat dipengaruhi konsep mereka tentang Allah.
Sekarang kita bertanya, apakah Allah cukup besar untuk dapat memperhatikan seluruh isi dunia? Apakah Ia mempunyai pandangan ke depan yang cukup sehingga dapat menyusun rencana untuk segala waktu? Pengertian tentang Allah serta tujuan-tujuan-Nya untuk seluruh dunia juga mempengaruhi konsep kita tentang diri kita sendiri dan tujuan hidup kita di dunia ini. Jelas dibutuhkan pengertian yang benar mengenai hal tersebut bila kita ingin menjadi manusia seperti yang dikehendaki Allah yang menjalankan kehendak-Nya di dunia ini. Karena itulah, rangkaian pelajaran ini dimulai dengan pembahasan tentang Allah di Kej 1:1-31 dan segala sesuatu yang dikehendaki-Nya bagi kita dan bagi seluruh dunia. Kemudian tujuan Allah diuraikan lebih lanjut dalam semua Kitab Perjanjian Lama. Kita dapat mempelajari puji-pujian yang terdapat dalam Kitab Mazmur ("Tuhanlah yang empunya bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya"- Mazm 24:1; "Katakanlah di antara bangsa-bangsa: Tuhan itu Raja! Sungguh tegak dunia, tidak goyang. Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran" - Mazm 96:10). Kita juga dapat mempelajari penghakiman Allah yang dinubuatkan para nabi. ("Tuhan akan menengking dari tempat tinggi dan memperdengarkan suara-Nya dari tempat pernaungan-Nya yang kudus; Ia akan mengaum hebat terhadap tempat penggembalaan-Nya, suatu pekik seperti dipekikkan pengirik-pengirik buah anggur, terhadap seluruh penduduk bumi." - Yer 25:30; "Baiklah bangsa-bangsa bergerak dan maju ke lembah Yosafat, sebab di sana Aku akan duduk untuk menghakimi segala bangsa dari segenap penjuru." Yoel 3:12). Sayang tempatnya kali ini tidak memungkinkan pembahasan hal itu.
Namun demikian, kami telah memilih beberapa bagian Alkitab yang memberi gambaran mengenai kehendak dan tujuan Allah bagi seluruh dunia. Anda akan melihat janji-Nya kepada semua bangsa melalui Abraham. Anda juga akan memperoleh pandangan sekilas mengenai kerajaan-Nya dalam kitab Yesaya, serta pandangan yang lebih lengkap lagi dalam kehidupan Yesus sendiri. Dan kami berharap dan berdoa, Anda juga dapat melihat lebih jelas di manakah Allah menghendaki kita masing-masing berada dalam rencananya bagi dunia ini.
Pelajaran ini dapat digunakan baik perorangan maupun kelompok. Jika digunakan kelompok, alangkah baiknya jika setiap anggota mempunyai buku penuntun ini dan mempelajari dulu setiap pelajaran sebelum kelompok tersebut berkumpul untuk mengadakan diskusi. Untuk keperluan pelajaran ini, gunakanlah Alkitab dari beberapa versi, baik bahasa Indonesia maupun asing.
- Printer-friendly version
- Log in to post comments
- Misi Allah
- Amanat Agung
- Rencana Ilahi
- Tujuan Allah
- Perjanjian Lama
- Kekuasaan Allah
- Pemahaman tentang misi Allah harus melampaui fokus sempit pada Amanat Agung, yang harus dilihat sebagai bagian dari keseluruhan skema Alkitab.
- Sifat misi Allah adalah sangat luas dan mendalam, menunjukkan bahwa Allah memiliki rencana menyeluruh untuk setiap bangsa dan segala zaman.
- Pengertian yang benar tentang Allah dan tujuan-Nya di dunia sangat krusial karena akan memengaruhi konsep diri dan tujuan hidup manusia.
- Materi pelajaran ini akan menguraikan rencana dan tujuan Allah bagi dunia melalui berbagai sumber Alkitab, mulai dari penciptaan (Kejadian), pujian (Mazmur), penghakiman (Nabi), hingga janji universal (Abraham, Yesaya, dan Yesus).
Artikel ini menyoroti bahwa pemahaman mengenai misi Allah bagi dunia tidak boleh terbatas hanya pada Amanat Agung, melainkan harus dipahami secara luas dan mendalam melalui seluruh bagian Alkitab. Seringkali, fokus yang terlalu sempit pada perintah "Pergilah ke seluruh dunia" dapat menciptakan kesan yang keliru mengenai cakupan rencana Allah. Oleh karena itu, rangkaian pelajaran ini bertujuan untuk memberikan pengertian yang benar tentang kemahakuasaan Allah dan tujuan-Nya bagi seluruh dunia, dimulai dari kajian Kejadian pasal 1, dilanjutkan dengan studi mendalam mengenai puji-pujian (Mazmur), penghakiman (Nabi-nabi), janji kepada bangsa-bangsa (Abraham), serta pandangan komprehensif dari kitab Yesaya dan kehidupan Yesus sendiri. Tujuan akhirnya adalah agar pembaca dapat melihat dengan jelas di mana Allah ingin menempatkan mereka dalam rencana-Nya bagi dunia ini.