Eropa

Ada gerakan doa syafaat dari "Gerakan Ethn??┬╝ ke Ethn??┬╝" buat suku-suku terabaikan di Eropa Timur dan Eurasia, pada bulan Maret 08. Info: ethne@ethne.net - www.ethne.net.

Jerman
Jerman (82,5 juta), Ibukota Berlin (3,4 juta), agama: Kristen 33%, Katolik 33%, tanpa agama 28%, agama Islam 3,8%, yang berasal dari berbagai negara. Doakan pelayanan radio Kristen - TWR - yang memberitakan Injil 24 jam sehari tujuh hari seminggu lewat pemancar radio, kabel dan internet. Kel. Jakob Octavianus, YPPII/WEC memberitakan Injil di antara orang imigran dan di Asia Tengah. Kel. Pdt. S. Obadja melayani di Gereja Misi Indonesia (GMI) di Frankfurt. Ada perintisan pekabaran Injil.

KM LOGOS HOPE
KM LOGOS HOPE di pelabuhan Kiel/Jerman. Semua ruangan dalam kapal harus disiapkan, agar kapal ini menjadi cocok untuk pelayanan di pelabuhan-pelabuhan sedunia. Masih banyak tenaga sukarelawan diperlukan yang bisa membantu dalam mengatur kapal ini, untuk ini diperlukan berbagai keahlian, agar pekerjaan di dalam kapal akan lekas selesai dan pelayanan bisa dimulai. Minta TUHAN agar pekerja dipanggil dan datang di Kiel, tambahan awak kapal juga diminta.

Albania
Albania (3,1 juta), Ibukota Tirana (0,4 juta), agama: Islam 70%, Ortodoks 22%, Katolik 16%, Kristen 0,25% (20 000 orang). Kebebasan agama makin baik dan gereja-gereja bertumbuh dengan baik. Doakanlah perintisan. Masalah besar: Di negara ini ada anak-anak yang hidup di jalan dan mencari kehidupan lewat minta-minta. Sebagian besar anak-anak yang terlantar berasal dari suku Roma.

Moldavia
Moldavia (4,2 juta,), Ibukota Chisinau (0,6 juta), agama: Ortodoks 70,4%, Katolik 5,8%, Kristen 3,2%. O.M. sudah membuka pusat kegiatan baru. Bapak Butje L. bersama isterinya, (O.M. Indonesia) terlibat sebagai tata usaha dan dalam berbagai pelayanan bersama tim O.M. setempat.

Ukraina
Ukraina (46 juta), Ibukota Kiew (2,7 Juta), agama: Ortodoks 55%, Katolik 15%, Kristen 3,2%, tanpa agama 20%. Sdr. Endri Sulaksono, O.M. Indonesia, melayani di O.M. Ukraina di kota Rievne.

Rusia
Rusia (142 juta), Ibukota Moskow (10,4 juta), agama: Ortodoks 41%, Katolik 1%, Kristen 0,7%, Islam 15%, Budhis 0,7%, Animis 1%, tanpa agama 31%. Ekonomi membaik, tetapi hanya sebagian kecil penduduk bisa menikmati kemajuan dalam standard hidup. Rekaman Siberia sudah merekam 12 kesaksian di Buryatia dalam bahasa setempat, sekarang ini rekaman ini harus disiapkan, supaya bisa diedarkan. Rekaman Injil Siberia sudah menargetkan 34 bahasa direkam cerita Injil, agar mereka bisa mendengar berita keselamatan dalam bahasa mereka sendiri. Di Siberia orang asli tidak senang dengan bahasa Rusia, untuk mengjangkaui mereka harus dipakai bahasa mereka sendiri. Banyak orang kecanduan minuman keras, setahun 36 000 mati, karena minuman keras (mungkin jumlah sebenarnya lebih besar). Di musim dingin sering ada orang yang mati kedinginan, karena mereka mabuk mereka meletakkan diri untuk tidur di mana saja. Ada banyak kejahatan, karena itu penjara-penjara kelewatan penuh, di situ banyak penghuni mati karena berbagai penyakit. Dalam surat kabar dan majalah bahasa Rusia sering dicetak bagian Alkitab dan penjelasan tentang Firman TUHAN atau renungan, sejak 1990 sudah dalam 2,5 milyard exemplar koran. Para Navigators melayani di Vladiyostok. Dari situ mereka mau menjangkau suku-suku Buryat, Yakut, Evenk, Chukchi, Koryak, Nanai dan sekian suku lain di daerah Siberia. Seorang penginjil yang mengedarkan Alkitab mau mengunjungi desa-desa dari suku Chanten dan Mansen di daerah Sibiria. Selama musim dingin perjalanan lebih gampang, karena sungai dan danau penuh dengan es dan bisa dilewati. Di daerah ini sedikit jembatan dan hubungan laut dengan kapal juga jarang, dalam musim es para penginjil dan perintis bisa masuk keluar pulau-pulau yang sulit dijangkaui pada musim panas.

Di negara bagian Mari El (0,8 juta) tinggal suku Mari 43%, orang Rusia 47%, dan orang Tatar. Orang Mari biasanya orang Animis yang menyembah pohon dan gunung. Penduduk Mari El menganggap bahwa orang Injili merupakan satu sekte yang bahaya. Orang Mari penuh dengan frustasi, banyak orang bunuh diri, 120 kali lebih banyak daripada negara bagian sebelah Selatan. Sudah buku-buku Kristen dalam bahasa Mari disiapkan, agar lewat ini mata mereka dimelekkan, lalu mau meninggalkan cara lama yang tidak beruntungkan, terima Yesus dan terima damai dalam hati.

Doakan beberapa proyek penerjemahan Alkitab ke dalam sekian bahasa Kaukasus.

Kategori

  • Eropa dan Eurasia
  • Penginjilan
  • Misi Kristen
  • Doa Syafaat
  • Minoritas Etnis
  • Siberia
  • Penerjemahan Alkitab
  • Pelayanan misi dilakukan secara luas di berbagai negara Eropa dan Eurasia, menjangkau suku-suku minoritas dan komunitas terabaikan.
  • Terdapat kebutuhan mendesak akan dukungan sumber daya logistik (seperti persiapan kapal di Kiel) dan tenaga sukarelawan dengan berbagai keahlian untuk kelancaran pelayanan.
  • Pelayanan penginjilan menghadapi tantangan sosial dan geografis yang signifikan, termasuk anak jalanan, masalah kecanduan minuman keras, dan kawasan terpencil seperti Siberia.
  • Fokus utama di Rusia dan Siberia adalah upaya penjangkauan yang intensif dengan merekam dan mendistribusikan Injil dalam berbagai bahasa asli suku-suku di sana (misalnya Buryat, Yakut, Evenk).
  • Pentingnya doa syafaat untuk setiap wilayah, termasuk yang berkaitan dengan kebebasan beragama, pembangunan pusat kegiatan misi, dan proyek penerjemahan Alkitab ke bahasa-bahasa lokal.

Artikel ini memberikan laporan komprehensif mengenai berbagai kegiatan pelayanan penginjilan dan misi di berbagai negara di Eropa dan Eurasia. Upaya ini melibatkan dukungan doa syafaat untuk menjangkau suku-suku terabaikan, mulai dari pelayanan radio 24 jam di Jerman, penjangkauan di Asia Tengah, hingga fokus pada pembangunan gereja di Albania. Pelaporan juga menyoroti situasi di Moldova, Ukraina, dan Rusia, di mana tantangan sosial seperti kemiskinan, kecanduan, dan kejahatan menjadi masalah besar. Secara khusus, penekanan diberikan pada wilayah Siberia yang luas, yang menuntut upaya penerjemahan dan penginjilan dalam banyak bahasa lokal. Keseluruhan laporan ini menekankan perlunya dukungan logistik, tenaga sukarelawan, dan doa agar pekerjaan pencerahan Firman Tuhan dapat terus berlanjut di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.