Minggu, 5 oktober 2003, akan diperingati sebagai Orphan Sunday (Minggu bagi Yatim Piatu) -- hari untuk menggugah kesadaran komunitas-komunitas Kristen dalam menyikapi bertambahnya jumlah anak-anak yatim piatu di seluruh negara di dunia. Menurut laporan Children on the Brink 2002 yang dipelopori oleh U.S. Agency for International Development, populasi total anak yatim piatu di seluruh negara di dunia akan mencapai jumlah 106 juta pada tahun 2010 nanti. Hal ini akan menimbulkan krisis yang membutuhkan perawatan anak secara global dalam skala yang sangat besar. Gary Schneider, pimpinan penyelenggara Orphan Sunday, bahkan mengatakan, "Kematian orang tua anak-anak yatim piatu itu yang disebabkan oleh berbagai sebab, diantaranya: HIV/AIDS, penyakit-penyakit menular, perang sipil, konflik-konflik regional, kelaparan, dan peristiwa- peristiwa tragis lainnya, telah mengakibatkan populasi anak-anak yatim piatu meningkat dan penderitaan serta keputusasaan akan pengharapan untuk masa depan semakin nyata." Informasi lebih lengkap tentang bagaimana Anda dan gereja Anda dapat terlibat dalam peringatan Orphan Sunday ini, bisa Anda dapatkan dengan berkunjung ke situs web di atas.
- Log in to post comments
- Orphan Sunday
- Yatim Piatu
- Krisis Global
- Kesadaran Komunitas
- HIV/AIDS
- Orphan Sunday diperingati untuk meningkatkan kesadaran komunitas Kristen terkait krisis anak yatim piatu secara global.
- Populasi global anak yatim piatu diprediksi mencapai 106 juta pada tahun 2010, menuntut perhatian dan perawatan global dalam skala besar.
- Peningkatan jumlah anak yatim piatu dipicu oleh berbagai penyebab tragedis, termasuk HIV/AIDS, penyakit menular, konflik sipil, dan kelaparan.
- Artikel tersebut mendorong gereja dan komunitas untuk terlibat dalam upaya penyikapan masalah anak yatim piatu.
Orphan Sunday diperingati pada tanggal 5 Oktober 2003 sebagai upaya meningkatkan kesadaran komunitas Kristen mengenai meningkatnya jumlah anak yatim piatu di seluruh dunia. Laporan menunjukkan bahwa populasi global anak yatim piatu diperkirakan mencapai 106 juta pada tahun 2010, sebuah angka yang menandakan krisis kebutuhan perawatan anak global berskala besar. Peningkatan jumlah ini disebabkan oleh berbagai pemicu tragis, seperti HIV/AIDS, perang, konflik regional, hingga kelaparan, sehingga menyerukan perlunya keterlibatan global.