Nigeria Tahun 2004

Para pemeluk animis Juju yang tinggal di wilayah terpencil di Nigeria baru-baru ini dengan terus terang telah meninggalkan roh-roh kepercayaan mereka dan mulai menyembah Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka.

Balai utama yang biasa mereka gunakan sebagai tempat pemujaan Juju telah didedikasikan kepada Kristus dan dipakai sebagai tempat ibadah (gedung gereja). Sekitar 265 komunitas warga kota ikut bersama-sama memuji dan menyembah di gereja tersebut, dan para misionaris lokal Nigeria telah diminta untuk mengatur sebuah gereja yang bertumbuh dalam komunitas tersebut. Kurang lebih ada 16 pekerja yang sekarang terlibat dalam pelayanan penginjilan harian di wilayah tersebut. Mereka berkeliling dari rumah ke rumah, memberikan konseling kepada para penduduk setempat, menjawab pertanyaan- pertanyaan penduduk, mengajarkan Alkitab, dan memimpin baik untuk masing-masing anggota keluarga maupun seluruh keluarga agar semakin mengenal Allah. Persekutuan-persekutuan di rumah penduduk mulai dirintis. Wilayah terpencil yang semula dikenal karena praktek- praktek perdukunannya, sekarang telah dikenal sebagai pos terdepan yang mengenalkan kerajaan Allah bagi lingkungan di sekitarnya.

[Sumber: CMDNet Weekly Update, March 20, 2004]

Pokok Doa:

  • Doakan para misionaris lokal yang saat ini melayani wilayah terpencil di Nigeria ini supaya mereka mendapat hikmat untuk menolong para penduduk bertumbuh dalam iman-Nya kepada Yesus.

  • Berdoa untuk gereja dan persekutuan-persekutuan yang baru dirintis supaya dapat berkembang dan menjadi wadah yang memberikan follow-up bagi para jemaat dan petobat baru sehingga mereka bisa menjadi saksi-saksi Kristus yang efektif bagi wilayah di sekitarnya.

  • e-JEMMi 13/2004

Kategori

  • Nigeria Tahun 2004
  • Animisme Juju
  • Konversi Keagamaan
  • Yesus Kristus
  • Pelayanan Misionaris
  • Evangelisasi
  • Terjadi peralihan signifikan dalam keyakinan, di mana penganut animisme Juju mulai meninggalkan praktik lama mereka dan beralih memuja Yesus Kristus.
  • Tempat pemujaan Juju yang semula digunakan telah dialihfungsikan dan didedikasikan menjadi gereja Kristen.
  • Aktivitas misionaris melibatkan sekitar 16 pekerja yang berfokus pada pelayanan evangelisasi harian (door-to-door), konseling, dan pengajaran Alkitab di komunitas terpencil.
  • Perkembangan ini menghasilkan rintisan persekutuan di rumah dan mentransformasi wilayah yang sebelumnya dikenal karena perdukunan menjadi pos terdepan pengenalan kerajaan Allah.
  • Adanya fokus doa untuk para misionaris agar diberi hikmat dan untuk pengembangan gereja serta persekutuan baru agar dapat menjadi saksi Kristus yang efektif.

Pada tahun 2004, komunitas penganut animisme Juju yang tinggal di wilayah terpencil Nigeria dilaporkan telah meninggalkan kepercayaan tradisional mereka dan mulai menyembah Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Tempat pemujaan Juju mereka telah didedikasikan menjadi tempat ibadah Kristen, melibatkan sekitar 265 komunitas warga kota. Pelayanan misi lokal di wilayah ini melibatkan sekitar 16 pekerja yang aktif melakukan evangelisasi harian dari rumah ke rumah. Kegiatan mereka meliputi memberikan konseling, mengajarkan Alkitab, dan memimpin keluarga agar mengenal Allah. Dengan rintisan persekutuan di rumah, wilayah yang sebelumnya terkait dengan praktik perdukunan kini telah berubah menjadi pusat penyebaran kabar baik tentang kerajaan Allah.