Membimbing Seseorang Menerima Yesus

Shalom,

e-JEMMi minggu ini menyajikan dua artikel yang akan sangat membantu Anda dalam melaksanakan tugas penginjilan dan pelayanan. Artikel pertama akan membahas tentang tugas penginjilan -- bagaimana membawa seseorang yang belum menerima Yesus untuk menerima Yesus. Ada beberapa langkah penting yang harus kita lakukan dalam membimbing orang kepada keselamatan agar orang yang kita bimbing tersebut betul-betul berakar di dalam Kristus.

Artikel kedua akan membahas tentang tugas pelayanan -- bagaimana pelayanan kita dapat berkenan kepada Tuhan. Ada perbedaan antara melayani Tuhan -- seperti yang dilakukan oleh Maria, atau melayani pekerjaan Tuhan -- seperti yang dilakukan oleh Marta. Walaupun kedua-duanya ini penting tetapi melayani Tuhan adalah yang utama, kemudian melayani keluarga kita, baru setelah itu melayani pekerjaan Tuhan. Nah, mengapa melayani Tuhan dan melayani pekerjaan Tuhan perlu dibedakan?

Silakan menyimak sajian kami. Kami berdoa supaya Roh Kudus terus memberkan pembaharuan dalam hidup dan pelayanan kita masing masing supaya nama Tuhan dimuliakan.

Redaksi Tamu e-JEMMi,
Santi Titik Lestari
http://misi.sabda.org
http://fb.sabda.org/misi

  • Penginjilan
  • Pelayanan
  • Menerima Yesus
  • Keselamatan
  • Melayani Tuhan
  • Kristus
  • Melakukan tugas penginjilan dengan langkah-langkah yang tepat untuk membimbing seseorang agar betul-betul berakar dalam Kristus.
  • Pelayanan yang dilakukan harus berkenan kepada Tuhan dan perlu dibedakan jenis-jenis pelayanannya.
  • Terdapat urutan prioritas dalam melayani, yaitu melayani Tuhan adalah yang utama, dilanjutkan dengan melayani keluarga, dan terakhir melayani pekerjaan Tuhan.

Artikel ini menyajikan pembahasan mengenai dua tugas krusial dalam kehidupan rohani, yaitu penginjilan dan pelayanan. Dalam penginjilan, dibahas langkah-langkah sistematis untuk membimbing seseorang yang belum menerima Yesus agar dapat berakar kuat di dalam Kristus. Sementara itu, mengenai pelayanan, penulis menekankan bahwa pelayanan yang berkenan kepada Tuhan harus dibedakan prioritasnya, yaitu utamanya adalah melayani Tuhan, kemudian melayani keluarga, dan baru setelah itu melayani pekerjaan Tuhan.