Jerman Tahun 2003

Semenjak Paskah sampai Pentakosta, jaringan kota Berlin 'Together for Berlin' mengundang gereja-gereja untuk berdoa bagi kota Berlin. Sebuah buklet telah diproduksi dalam bahasa Jerman dan Inggris yang menyediakan informasi doa-doa tertentu yang perlu didoakan.

Koordinator Kerstin Hack menuliskan:

"Di Jerman ada pepatah mengatakan 'Not allowing anybody to steal the butter from your slice of bread' -- artinya: tidak mengijinkan seorang pun mengambil sesuatu/seseorang yang sudah menjadi hak Anda. Banyak orang Kristen di Berlin mengenal istilah 'pencurian domba' gereja. Melihat hal tersebut, kami semakin termotivasi untuk mengadakan revolusi alkitabiah guna melawan pandangan 'pencurian domba' tersebut. Kami mengucapkan terima kasih atas semua dukungan yang diberikan dari berbagai kota dan tempat. Terima kasih karena bersedia bekerja sama dengan kami."

Sumber: JOEL-NEWS-INTERNATIONAL-438, 14 APRIL 2003



  • Doakan persekutuan doa yang diadakan di Berlin agar banyak jiwa dapat dilayani dan ditumbuhkan imannya. Doakan juga agar perasaan saling curiga dari gereja-gereja yang ada dihilangkan oleh kerinduan untuk melayani umat Tuhan yang masih tersesat.

  • Berdoa agar persekutuan doa ini menjadi langkah awal bersatunya gereja-gereja dan terjadinya transformasi di Berlin.

e-JEMMi 22/2003

Kategori

  • Berlin
  • Persekutuan doa
  • Gereja
  • Revolusi alkitabiah
  • Persatuan gereja
  • Jaringan gereja 'Together for Berlin' mengadakan persekutuan doa di Berlin mulai dari Paskah hingga Pentakosta pada tahun 2003.
  • Kegiatan ini dipicu oleh keprihatinan akan adanya praktik 'pencurian domba' dalam lingkungan gereja-gereja di Berlin.
  • Tujuan utama dari inisiatif ini adalah menyelenggarakan 'revolusi alkitabiah' guna melawan pandangan 'pencurian domba' dan mempererat persekutuan.
  • Didukung doa agar persekutuan doa tersebut dapat melayani banyak jiwa, menghilangkan rasa saling curiga antar gereja, dan mencapai persatuan serta transformasi di Berlin.

Pada tahun 2003, jaringan gereja kota Berlin yang bernama 'Together for Berlin' mengadakan persekutuan doa dari Paskah hingga Pentakosta, sambil menyediakan materi doa dalam bahasa Jerman dan Inggris. Gerakan ini dipicu oleh kekhawatiran akan praktik 'pencurian domba' di gereja-gereja Berlin. Sebagai respons, mereka termotivasi untuk menyelenggarakan 'revolusi alkitabiah' guna melawan praktik tersebut. Secara keseluruhan, artikel ini menjadi seruan doa agar persekutuan doa di Berlin dapat melayani dan menumbuhkan banyak jiwa, menghilangkan kecurigaan antar gereja, dan menjadi awal dari persatuan gereja serta transformasi spiritual di Berlin.