Japan Mission (JM) yang berlokasi di Jepang, didirikan oleh Neil dan Peggy Verwey pada tahun 1957. Organisasi ini merupakan organisasi misi interdenominasi yang bertujuan menolong gereja dalam melakukan pelayanannya. Di Jepang, ada sekitar 7.500 gereja dan para pendeta sering membutuhkan bantuan dengan literatur, audio-visual, dan program penginjilan. Japan Mission menolong gereja menyediakan kebutuhan-kebutuhan tersebut. Slogan yang mereka miliki, yaitu "Dipanggil untuk Melayani". Visi organisasi ini adalah membantu gereja-gereja di Jepang dan keselamatan bagi bangsa Jepang.
Program pelayanan Japan Mission antara lain melalui pelayanan penjangkauan dalam bahasa Inggris, penjangkauan para pelajar, pertemuan-pertemuan pelayanan penginjilan, pelayanan penginjilan melalui rumah sakit, penjara, dan pelayanan kepada para lansia. Melalui program-program tersebut, ratusan orang berkesempatan mendengarkan Injil. Banyak orang juga dijangkau melalui jam-jam konseling maupun surat-menyurat. (DW)
- Printer-friendly version
- Log in to post comments
- Japan Mission (JM)
- Misi Interdenominasi
- Jepang
- Pelayanan Gereja
- Penginjilan
- Keselamatan Bangsa Jepang
- Japan Mission (JM) adalah organisasi misi interdenominasi yang didirikan pada tahun 1957 oleh Neil dan Peggy Verwey, berpusat di Jepang.
- Tujuan utama JM adalah mendukung dan menolong gereja-gereja di Jepang agar dapat menjalankan pelayanannya secara optimal.
- JM menyediakan berbagai sumber daya yang dibutuhkan gereja, termasuk literatur, materi audio-visual, dan program penginjilan.
- Program pelayanan JM sangat luas, mencakup penjangkauan bahasa Inggris, pelajar, pertemuan penginjilan, serta pelayanan khusus di rumah sakit, penjara, dan kepada para lansia.
- Visi organisasi ini adalah membantu gereja-gereja di Jepang dan membawa kabar keselamatan bagi seluruh bangsa Jepang.
Japan Mission (JM) adalah organisasi misi interdenominasi yang berlokasi di Jepang dan didirikan oleh Neil serta Peggy Verwey pada tahun 1957. JM bertujuan untuk membantu gereja-gereja di Jepang—di mana terdapat sekitar 7.500 gereja—dalam menjalankan pelayanannya, terutama dengan menyediakan kebutuhan literatur, audio-visual, dan program penginjilan. Dengan slogan "Dipanggil untuk Melayani," visi organisasi ini adalah membantu gereja dan membawa keselamatan bagi bangsa Jepang. Program pelayanannya sangat beragam, meliputi penjangkauan dalam bahasa Inggris, siswa, pertemuan penginjilan, serta pelayanan kepada lansia melalui rumah sakit dan penjara, sehingga banyak orang berkesempatan mendengarkan Injil.