Israel Tahun 2002

Igor dan Svetlana pernah tinggal di Ukraina bersama dengan seorang anak perempuan mereka. Selama 18 tahun, Igor tidak hanya kecanduan heroin tetapi juga terlibat dalam tindak kejahatan dan prostitusi. Igor akhirnya mencapai suatu titik dimana gaya hidupnya telah sangat merusak kesehatannya bahkan para dokter pun menyerah. Tubuhnya mulai membusuk. Istri dan anaknya meninggalkan Igor karena tidak mungkin lagi hidup bersamanya. Suatu hari Igor terbangun dan dia melihat Allah berbicara padanya.

Allah menunjukkan bahwa Dia telah melindunginya sampai saat itu dan telah menyelamatkan hidupnya. Peristiwa itu membuat Igor menerima Yesus dan hidupnya diubahkan secara total. Igor lalu kembali kepada istri dan anaknya, lalu mereka berimigrasi ke Israel untuk memulai sebuah pelayanan gereja di rumah mereka. Ruang tamu di rumah mereka terlalu kecil untuk menampung 45 penduduk yang datang beribadah, lalu mereka berdoa agar dapat membangun gereja "Bread of Life". Allah mencukupkan dana untuk membangun gereja tersebut dengan menggerakkan sekelompok orang Kristen di Jerman yang mengetahui tentang kebutuhan tersebut.


Sumber: FridayFax, June 7, 2002

  • Doakan pelayanan yang dilakukan Igor dan keluarganya agar dapat dipakai untuk memenangkan lebih banyak jiwa.
  • Berdoa supaya Allah yang setia mencurahkan berkat dan perlindungan bagi keluarga Igor dalam melaksanakan setiap pelayanan yang dipercayakan Allah kepada mereka.

e-JEMMi 27/2002



Kategori

  • Igor dan keluarga
  • Pertobatan
  • Pelayanan gereja
  • Israel
  • Bread of Life
  • Transformasi hidup
  • Igor mengalami transformasi radikal dari gaya hidup yang sangat merusak (kecanduan dan kejahatan) menjadi penerimaan iman kepada Yesus.
  • Setelah pertobatannya, keluarga Igor beremigrasi ke Israel untuk memulai pelayanan gereja di rumah mereka.
  • Pelayanan mereka berkembang pesat hingga ruang tamu yang kecil tidak mampu menampung jumlah jemaat yang meningkat.
  • Allah memenuhi kebutuhan pembangunan gereja "Bread of Life" dengan menggerakkan dana dari komunitas Kristen di Jerman.

Artikel ini menceritakan kisah Igor, yang selama 18 tahun hidup dalam kondisi merusak akibat kecanduan heroin, kejahatan, dan prostitusi di Ukraina. Hidupnya berubah total setelah ia mengalami peristiwa ilahi di mana ia menerima Yesus Kristus. Bersama istri dan putrinya, keluarga tersebut berimigrasi ke Israel dan memulai pelayanan gereja di rumah mereka. Karena ruang tamu mereka tidak mampu menampung jemaat yang jumlahnya mencapai 45 orang, mereka berdoa untuk membangun gereja "Bread of Life." Allah kemudian mencukupkan dana yang dibutuhkan melalui pergerakan sekelompok orang Kristen di Jerman.