Gereja dan pendeta-pendeta muda telah lama berjuang keras agar dapat menyampaikan pesan-pesan Kristus kepada anak muda secara efektif. Apa alasan yang menyebabkan ketidaksinambungan ini? Jawaban umum dari pertanyaan ini barangkali karena orang Kristen kurang "gaul" dan relevan, namun sebuah artikel terbaru di Situs Christian Century berpendapat bahwa masalahnya lebih mendasar dari itu.
Menurut artikel tersebut, sebagian masalahnya adalah karena orang Kristen terlalu berfokus pada perilaku pribadi, tanggung jawab dan keuntungan dari agama... dan pada proses pengamatan arti sejati dari Injil. Bagian ini merupakan bagian yang merangsang pikiran, dan layak untuk dibaca, khususnya jika Anda terlibat sepenuhnya dalam pelayanan pemuda atau "reach out" di gereja. Komentar lebih lanjut di blog Michael Spencer tentang artikel ini juga sama bermanfaatnya untuk dibaca.
==> http://www.christiancentury.org/article.lasso?id=1219
==> http://www.internetmonk.com/archives/2005/09/020017.html
Edisi e-JEMMi
Kategori
Kolom Publikasi
- Printer-friendly version
- Log in to post comments
- Pelayanan pemuda
- Pesan Kristus
- Injil
- Christian Century
- Relevansi
- Komunitas Kristen
- Kesulitan menyampaikan pesan Kristus kepada anak muda adalah tantangan pelayanan yang sudah lama dihadapi gereja.
- Masalah komunikasi ini sering kali disalahartikan hanya karena orang Kristen dianggap kurang relevan atau "gaul".
- Christian Century berpendapat bahwa akar masalah lebih mendalam, yaitu fokus umat Kristen yang terlalu berat pada perilaku pribadi dan manfaat duniawi dari agama.
- Penting untuk mengamati kembali dan memahami arti sejati dari Injil, bukan hanya aspek kepatuhan atau keuntungan.
- Artikel ini sangat relevan dan direkomendasikan bagi mereka yang terlibat dalam pelayanan pemuda atau kegiatan penjangkauan gereja.
Artikel ini membahas tantangan yang dihadapi gereja dan pendeta muda dalam menyampaikan pesan Kristus secara efektif kepada generasi muda. Meskipun jawaban umum sering menunjuk pada kurangnya relevansi atau kesan "tidak gaul" di kalangan umat Kristen, Christian Century mengajukan pandangan yang lebih mendasar. Menurut artikel tersebut, sebagian masalah muncul karena orang Kristen terlalu berfokus pada perilaku pribadi, tanggung jawab, dan keuntungan yang diperoleh dari agama, sehingga mengabaikan pengamatan terhadap arti sejati dari Injil.