Di tengah situasi yang tidak stabil, pelayanan di Chad tetap berjalan. Kelompok pemberontak minggu ini menyerang Chad. Situasi menjadi memanas, namun wakil Africa Inland Mission, Peter Maclure, mengatakan bahwa aksi pemberontak itu tidak dapat menghalangi pekerjaan mereka.
"Kami memantau situasi keamanan dengan hati-hati, dan sejauh ini, kejadian itu tidak benar-benar menghentikan kegiatan para misionaris kami di manapun mereka berada. Kami sekarang hanya lebih waspada dalam melakukan perjalanan. Kami juga selalu menjalin komunikasi satu sama lain. Ada begitu banyak isu yang menyebar seputar keamanan di negara ini dan kami sendiri hanya terus berdoa supaya kedamaian dapat segera tercapai. Maclure mengatakan bahwa dalam tugas penerjemahan Alkitab yang sedang dilakukan, tim mereka telah dapat melakukannya dengan bebas. Namun, jika kondisi yang tidak stabil ini terus berlanjut, penerjemahan ini akan dilanjutkan oleh tim penduduk asli. "Ini adalah kondisi yang sangat, sangat berat dan transportasi juga menjadi sangat, sangat sulit. Kami terus berjuang, dan kami masih harus mengurus banyak hal untuk mendukung pelayanan kami. Namun di saat bersamaan banyak pekerja dari Chad yang sangat tabah dalam melayani. Mereka adalah penduduk asli Chad dan mereka dapat pergi ke desa-desa di wilayah Chad yang tidak bisa kami jangkau."
Sumber: Mission Network News, November 18th 2005
- Doakan agar keamanan dan kedamaian di negara Chad segera tercapai, supaya anak-anak Tuhan yang melayani di sana dapat bekerja dengan maksimal.
- Berdoa bagi para misionaris yang melayani di Chad dalam melakukan setiap pelayanannya. Doakan untuk kerja sama mereka dengan penduduk lokal khususnya dalam menerjemahkan Alkitab.
Kategori
- Printer-friendly version
- Log in to post comments
- Chad
- Pelayanan Misi
- Keamanan
- Pemberontakan
- Penerjemahan Alkitab
- Penduduk Asli
- Situasi di Chad pada tahun 2005 sangat tidak stabil, ditandai dengan serangan kelompok pemberontak yang menyebabkan ketegangan keamanan.
- Meskipun menghadapi tantangan keamanan dan transportasi yang sulit, pelayanan para misionaris tetap beroperasi dan berjuang untuk melanjutkan tugas mereka.
- Kerja penerjemahan Alkitab dapat dilanjutkan oleh penduduk asli Chad, yang menunjukkan ketabahan dan kemampuan lokal dalam menjalankan misi.
- Komunikasi dan koordinasi antar tim sangat penting, dan pihak misionaris terus memantau situasi keamanan dengan sangat hati-hati.
Meskipun Chad menghadapi situasi yang tidak stabil dan serangan dari kelompok pemberontak pada tahun 2005, pelayanan misi tetap berlanjut. Wakil Africa Inland Mission, Peter Maclure, menyatakan bahwa aksi pemberontak tidak mampu menghentikan kegiatan para misionaris, meskipun mereka harus lebih waspada dalam perjalanan dan terus berjuang mengatasi kesulitan keamanan serta transportasi. Dalam bidang penerjemahan Alkitab, meskipun tim saat ini berhasil bekerja, pekerjaan ini diprediksi akan dilanjutkan oleh tim penduduk asli Chad yang sangat tabah, yang mampu menjangkau desa-desa yang sulit diakses. Artikel ini menekankan pentingnya doa agar kedamaian dan keamanan segera tiba, sehingga pelayanan dapat berjalan secara maksimal.