Bulgaria Tahun 2009

Bethany Christian Services bersyukur atas keberhasilan program unggulan mereka di Bulgaria. Sudah ada delapan keluarga yang mau mengadopsi anak, dan separuh dari delapan keluarga itu berharap selamanya bisa menjadi keluarga dari anak yang berkebutuhan khusus itu.

Di beberapa negara di Eropa Timur, anak-anak berkebutuhan khusus yang menginjak usia 5 tahun dikirim ke "Institutions for the Handicapped" (Yayasan Penyandang Cacat). Di sana, mereka menjalani hidup yang tidak berpengharapan. Beberapa diikat di tempat tidur atau kursi atau dibius supaya tidak menyulitkan para perawat.

Anak-anak yang menginjak usia 15 atau 16 tahun harus meninggalkan panti asuhan. Mereka benar-benar dibawa ke jalan dengan pendidikan atau keterampilan yang rendah. Hasilnya, 40% menjadi pecandu obat terlarang dan alkohol, 40% berisiko terhadap prostitusi dan kejahatan, kira-kira 10% menyesuaikan diri dengan masyarakat, dan hampir 15% melakukan bunuh diri.

Ada harapan. Dengan memberikan pelayanan di negara-negara Eropa Timur melalui cara pandang Kristen dan melalui keluarga-keluarga yang mengikut Kristus, anak-anak ini bisa mendapat harapan masa depan bersama Kristus. Teruslah berdoa bagi anak-anak ini. (t/Ratri)

Diterjemahkan dari: Mission News, October 2009

Kisah selengkapnya:http://mnnonline.org/

Pokok doa:

  • Mengucap syukur untuk keluarga Kristen yang telah bersedia mengadopsi dan memberikan pendidikan Kristen kepada anak-anak cacat di Bulgaria. Doakan agar Tuhan menggerakkan lebih banyak keluarga untuk melakukan tindakan serupa.

  • Doakan bagi anak-anak yang harus keluar dari panti asuhan dan harus hidup mandiri, agar Tuhan melindungi dan menjauhkan mereka dari jerat kejahatan dan tipuan iblis.

e-JEMMi 45/2009



Kategori

Kolom Publikasi

  • Bulgaria
  • Anak berkebutuhan khusus
  • Adopsi
  • Institusi panti asuhan
  • Eropa Timur
  • Pelayanan Kristen
  • Program adopsi di Bulgaria menunjukkan harapan dan keberhasilan dalam memberikan kehidupan baru bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
  • Banyak anak berkebutuhan khusus di Eropa Timur dikirim ke institusi yang memberikan kehidupan tanpa harapan, bahkan ada yang diikat atau dibius.
  • Ketika anak-anak tersebut mencapai usia 15-16 tahun, mereka harus meninggalkan panti asuhan tanpa pendidikan dan keterampilan yang memadai.
  • Tingkat risiko bagi anak-anak yang keluar dari institusi sangat tinggi, mencakup kecanduan narkoba, kriminalitas, dan bunuh diri.
  • Melalui pelayanan Kristen dan dukungan keluarga, anak-anak ini memiliki kesempatan untuk mendapatkan harapan masa depan bersama Kristus.
  • Perlunya doa untuk menggerakkan lebih banyak keluarga Kristen agar mau mengadopsi dan memberikan perlindungan bagi anak-anak penyandang disabilitas.

Artikel ini melaporkan keberhasilan program adopsi di Bulgaria oleh Bethany Christian Services, yang memberikan harapan bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Namun, kontrasnya, di beberapa negara Eropa Timur, anak-anak penyandang disabilitas menjalani kehidupan yang tidak berpengharapan di institusi panti asuhan. Ketika mereka mencapai usia remaja, mereka harus meninggalkan panti dengan bekal pendidikan dan keterampilan yang rendah, membuat mereka sangat rentan terhadap kecanduan, kejahatan, prostitusi, hingga bunuh diri. Oleh karena itu, melalui pelayanan kasih dan pendekatan Kristen, harapan masa depan bagi anak-anak ini dikuatkan, dan artikel ini mengajak pembaca untuk mendoakan keluarga Kristen yang bersedia mengadopsi serta perlindungan bagi anak-anak tersebut agar terhindar dari jerat kejahatan.