Asia Tahun 2007

Sepasang misionaris telah melayani di suatu negara non-Kristen. Mereka menjadi sangat berkecil hati karena usaha menyebarkan Injil kepada orang non-Kristen di sana tidak berhasil. Karena itu, mereka berencana berhenti melayani lalu pulang. Namun, mereka memutuskan untuk berpuasa dan berdoa selama beberapa hari terlebih dahulu, memohon petunjuk dan tuntunan Tuhan. Tiba-tiba, selama masa berpuasa, Tuhan memberi mereka perintah sederhana seperti ini: "Pergilah kepada orang-orang yang tinggal di tempat pembuangan sampah." Mereka segera menjangkau orang-orang itu. Berkat Tuhan benar-benar nyata, dan dalam waktu singkat, 30 -- 40 orang mulai berkumpul bersama mereka untuk belajar Alkitab di tempat pembuangan sampah. Dalam waktu kurang dari setahun, 800 -- 900 orang datang saat pasangan misionaris itu datang untuk berkhotbah dan mengajar -- tiga kali seminggu. Mereka segera menyadari hikmat Tuhan dalam pelayanan yang unik ini. Tempat pembuangan sampah benar-benar merupakan tempat yang aman karena tidak seorang pun, termasuk pemerintah, mau datang ke tempat itu untuk menghalangi apa yang mereka lakukan.

Diterjemahkan dari: Asia Harvest, Juni 2007

Pokok Doa

  • Bersyukur untuk anugerah Tuhan bagi orang-orang yang berada di tempat pembuangan sampah. Sekarang mereka boleh mendengar berita Injil Yesus Kristus.
  • Berdoa agar pelayanan yang terus dikerjakan di tempat pembuangan sampah ini boleh berkesinambungan. Kiranya Tuhan mengirimkan pekerja-pekerja untuk menindaklanjuti pelayanan ini.

e-JEMMi 26/2007

Kategori

Kolom Publikasi

  • Asia Tahun 2007
  • Misionaris
  • Tempat Pembuangan Sampah
  • Injil/Kabar Baik
  • Pelayanan
  • Anugerah Tuhan
  • Misionaris menghadapi tantangan dan rasa putus asa dalam melayani di negara non-Kristen.
  • Setelah berdoa, mereka menerima petunjuk ilahi untuk menjangkau orang-orang yang tinggal di tempat pembuangan sampah.
  • Pelayanan yang dimulai di lokasi yang tidak terduga ini menunjukkan keberhasilan yang luar biasa, berkembang dari puluhan menjadi ratusan jemaat dalam waktu singkat.
  • Tempat pembuangan sampah menjadi lokasi pelayanan yang aman dan unik karena tidak ada yang berani mengganggu kegiatan mereka.
  • Artikel ini menjadi dorongan untuk bersyukur atas anugerah Tuhan dan mendoakan kesinambungan pelayanan di lokasi tersebut.

Sepasang misionaris yang merasa putus asa karena upaya menyebarkan Injil kepada orang non-Kristen tidak berhasil, akhirnya berdoa memohon petunjuk Tuhan. Mereka menerima perintah ilahi untuk melayani orang-orang di tempat pembuangan sampah. Dengan keberanian dan anugerah Tuhan, pelayanan mereka dimulai dengan jemaat kecil, namun berkembang pesat hingga kurang dari setahun mampu menjangkau 800 hingga 900 orang. Lokasi pembuangan sampah terbukti menjadi tempat pelayanan yang unik dan aman karena tidak ada pihak yang mau mengganggu kegiatan mereka, memicu rasa syukur sekaligus seruan doa agar pelayanan di tempat tersebut dapat terus berkesinambungan.