Pengembangan kepemimpinan gereja di Asia merupakan sebuah tantangan. JH adalah presiden Asian Access, atau A2, yang memiliki program pelatihan yang terbilang sangat sukses. Gereja lokal sudah meniru mereka. "Di ibukota-ibukota provinsi, kami menyebutnya 'B2'", kata JH. Mereka telah meluncurkan gerakan pelatihan kepemimpinan yang dipusatkan pada visi berikut: menjadi komunitas hidup, yang meliputi para hamba Tuhan yang memimpin, memiliki visi, berkarakter, dan berkompetensi untuk memimpin gereja-gereja di Asia. Injil sudah membuat satu terobosan yang besar, "Mereka bukan hanya memulai gerakan B2. Sekarang, mereka juga merintis gerakan C2 karena negara itu sangat besar. Mereka juga ingin berdampak nyata di wilayah pedesaan." Di India, pemimpin-pemimpin A2 rindu memulai gerakan B2. JH mengatakan bahwa doa berperanan sangat besar dan sangat bergantung pada penemuan pemimpin yang tepat. "Saat kita mendapat kesempatan untuk masuk ke negara-negara seperti India, salah satu unsur penting dalam tugas kita ialah menemukan pendeta yang tepat untuk dijadikan pemimpin wilayah atau perkotaan, yang memimpin gerakan Kristen." (t/Uly)
Sumber: Mission News, Maret 2010
Selengkapnya: http://www.mnnonline.org/article/13961
Pokok doa:
-
Bersyukurlah atas keberhasilan program pelatihan A2. Doakan agar program pelatihan itu berlanjut dan dapat berjalan dengan baik, sehingga menghasilkan pemimpin-pemimpin yang berintegritas.
-
Doakan agar setiap organisasi Kristen memiliki pemimpin yang bersemangat, bervisi, berkarakter, dan berkompetensi sehingga kasih Kristus dan Kabar Baik dapat dirasakan, khususnya oleh mereka yang belum percaya.
Edisi e-JEMMi
Kategori
Kolom Publikasi
- Printer-friendly version
- Log in to post comments
- Kepemimpinan Gereja
- Asia
- Asian Access (A2)
- B2 dan C2
- Pelatihan Pemimpin
- Kabar Baik
- Pengembangan kepemimpinan gereja merupakan tantangan utama di Asia.
- Model pelatihan kepemimpinan yang sukses, seperti Asian Access (A2), kini diadopsi oleh gereja-gereja lokal.
- Gereja memperluas jangkauan pelatihan melalui gerakan B2 (di ibukota provinsi) dan C2 (untuk dampak di wilayah pedesaan).
- Tujuan utama dari program ini adalah menciptakan komunitas pemimpin yang berintegritas, bervisi, berkarakter, dan berkompetensi.
- Keberhasilan misi di negara baru sangat bergantung pada doa dan penemuan pemimpin lokal (pendeta) yang tepat.
Pengembangan kepemimpinan gereja di Asia merupakan tantangan besar yang ditanggapi melalui berbagai program pelatihan yang sukses, seperti Asian Access (A2). Keberhasilan A2 telah ditiru oleh gereja-gereja lokal yang memperluas cakupan pelatihannya menjadi gerakan B2 di ibukota provinsi dan C2 untuk menjangkau wilayah pedesaan. Gerakan ini berfokus pada pembentukan komunitas hidup yang terdiri dari hamba-hamba Tuhan yang memiliki visi, berkarakter, dan kompetensi untuk memimpin gereja-gereja di Asia. Selain itu, penjangkauan di negara-negara seperti India sangat bergantung pada doa serta upaya menemukan pendeta yang tepat untuk memimpin gerakan Kristen di tingkat wilayah atau perkotaan.