Angola Tahun 2003

Lebih dari 500.000 orang di Angola Afrika memberikan respon kepada
Injil. Para pekerja EHC (Every Home for Christ) di Malawi masih
terpana. Setelah menjangkau 98.000 keluarga dengan Injil, mereka
melihat lebih dari 90.000 orang memberikan respon kepada Injil.

Umat
percaya di Kenya juga diberkati secara melimpah. Lebih dari 108.000
orang dari berbagai kelompok suku, termasuk suku legendaris Masai,
menyerahkan hati mereka kepada Allah. Respon terhadap usaha-usaha
penginjilan yang dilakukan EHC telah mengakibatkan terbentuknya 1400
lebih kelompok persekutuan Kristen, perintisan gereja di desa-desa
terpencil dan di kelompok suku-suku dimana sebelumnya tidak ada
gereja di wilayah tersebut.

Sumber: Fax of The Apostles, November 2002

  • Bersyukur untuk munculnya 1400 lebih persekutuan di Afrika dan
    doakan agar setiap orang yang bersekutu semakin dikuatkan untuk
    menjadi murid-murid Kristus yang setia.
  • Berdoa untuk usaha follow-up bagi kedewasaan iman para petobat
    baru yang telah dimenangkan.
  • Berdoa untuk EHC yang melakukan pelayanan di Afrika dan segenap
    sarana yang dipakai guna memberitakan Injil di wilayah tersebut.

e-JEMMi 01/2003

Kategori

  • Penginjilan
  • Afrika
  • Injil
  • Persekutuan Kristen
  • EHC (Every Home for Christ)
  • Angola
  • Konversi
  • Upaya penginjilan di Afrika menghasilkan respons masif, dengan angka konversi yang sangat tinggi (contoh: lebih dari 500.000 orang di Angola dan lebih dari 108.000 orang di Kenya).
  • Pelayanan yang dilakukan oleh EHC (Every Home for Christ) berhasil menyentuh keluarga-keluarga dan suku-suku yang sebelumnya belum memiliki gereja.
  • Dampak positif dari penginjilan ini adalah terbentuknya lebih dari 1400 kelompok persekutuan Kristen dan gereja perintisan di berbagai daerah terpencil di Afrika.
  • Artikel ini menyampaikan permohonan doa agar para petobat baru mendapatkan pendewasaan iman dan agar misi pelayanan EHC terus diperkuat.

Artikel ini merangkum keberhasilan besar upaya penginjilan di berbagai wilayah Afrika, termasuk Angola, Malawi, dan Kenya. Hasil upaya tersebut sangat signifikan, dengan puluhan ribu hingga ratusan ribu jiwa memberikan respons kepada Injil di berbagai suku dan kelompok. Secara keseluruhan, kegiatan penginjilan telah berkontribusi pada terbentuknya lebih dari 1400 kelompok persekutuan Kristen dan gereja perintisan di daerah terpencil. Tulisan ini ditutup dengan seruan doa agar umat percaya yang baru bertobat semakin dikuatkan imannya, serta agar misi pelayanan EHC di Afrika dapat terus dilanjutkan.