Afrika Tahun 2010

Epidemi HIV/AIDS yang tersebar ke seluruh dunia tampaknya tidak akan melambat. Sebaliknya, epidemi tersebut merusak negara-negara termiskin di daerah Sub-Sahara Afrika. EV dari Global Action mengatakan, "Saya pikir banyak orang mengira bahwa AIDS akan punah dan keadaan akan semakin membaik. Akan tetapi, sebenarnya terdapat 5 juta kasus-kasus AIDS baru setiap tahunnya." EV mengatakan bahwa banyak negara miskin Afrika yang sangat menderita. Pada akhir tahun 90-an, gejala tersebut terlihat pada korban AIDS di Sub-Sahara Afrika. "AIDS menjadi penyakit yang menjalar dengan cepat di antara wanita dan gadis-gadis," ujar EV. Alhasil, banyak wanita kehilangan pekerjaan dan martabatnya. Untuk menanggulanginya, Global Action meluncurkan program-program usaha mikro untuk wanita di empat negara Afrika. Program-program tersebut memberikan keterampilan merintis bisnis bagi para wanita. Program-program itu juga memberikan pinjaman bagi mereka yang membutuhkan. Demikian juga dengan doa dan pedalaman Alkitab. "Saya rasa mereka sangat terbuka untuk Injil, untuk mendapatkan kasih dan pengharapan," ujar EV. "Banyak dari mereka yang terjepit dalam situasi yang tanpa pengharapan di bumi." (t/Uly)

Sumber: Mission News, April 2010

[Selengkapnya: http://www.mnnonline.org/article/14087]

Pokok doa:

  • Doakan untuk masyarakat negara-negara Afrika yang menjadi tempat epidemi HIV/AIDS, terkhusus para wanita, agar segera mendapat pertolongan sehingga tidak mematahkan semangat dan harapan.

  • Berdoa agar ketika Injil diberitakan di antara masyarakat Afrika, Roh Kudus bekerja dan memampukan mereka mendapatkan harapan untuk hidup kekal di dalam Tuhan.

e-JEMMi 23/2010



Kategori

Kolom Publikasi

  • HIV/AIDS
  • Sub-Sahara Afrika
  • Global Action
  • Usaha Mikro
  • Bantuan Sosial
  • Pemberitaan Injil
  • Epidemi HIV/AIDS terus merusak negara-negara miskin di Sub-Sahara Afrika, dengan perkiraan masih terdapat 5 juta kasus baru setiap tahunnya.
  • Dampak penyakit tersebut sangat berat, khususnya bagi wanita dan gadis-gadis yang kehilangan mata pencaharian dan martabat.
  • Sebagai upaya bantuan, Global Action melaksanakan program-program usaha mikro yang memberikan pelatihan keterampilan dan pinjaman kepada para wanita.
  • Masyarakat di Afrika menunjukkan keterbukaan yang tinggi terhadap Injil, sehingga menawarkan harapan akan kasih, pengharapan, dan hidup kekal di dalam Tuhan.

Epidemi HIV/AIDS tetap menjadi masalah global yang serius, merusak negara-negara termiskin di Sub-Sahara Afrika. Dampaknya sangat parah, terutama bagi para wanita yang kehilangan pekerjaan dan martabat. Untuk menanggulanginya, Global Action meluncurkan program usaha mikro di empat negara Afrika, memberikan keterampilan merintis bisnis dan pinjaman kepada para wanita. Selain bantuan fisik, masyarakat di sana dilaporkan sangat terbuka menerima Injil, menawarkan harapan spiritual dan kesempatan akan kehidupan kekal di dalam Tuhan.