Perwakilan dari EvangeCube International yang baru saja datang dari Afghanistan melaporkan respon yang positif tentang pelayanan yang mereka lakukan di Taliban, Afganistan. "Kami bekerja dengan gereja- gereja baru di Afganistan. Penduduk menyukai EvangeCube karena 70% dari masyarakat Afganistan masih buta huruf. Jadi, EvangeCube adalah cara terbaik untuk memberitakan Injil kepada mereka. Dan, gereja bertumbuh secara sehat." Tetapi tidaklah mudah karena Taliban masih aktif. Perwakilan tersebut mengatakan bahwa fokus Taliban berubah -- yang semula adalah kekuatan-kekuatan koalisi sekarang beralih ke gereja-gereja. Anda bisa membantu lebih lagi bagi pertumbuhan gereja dengan EvangeCube, yang telah terbukti keefektivitasannya. "Penduduk Afghanistan ingin mengetahui perbedaan antara kekristenan dengan Islam. Dan EvangeCube tampak seperti sebuah mainan, jadi tidak berbahaya dan orang-orang tidak perlu merasa cemas ketika melihatnya. Secara otomatis Anda bisa melibatkan mereka dalam percakapan mengenai Tuhan."
Sumber: Mission Network News, December 20th 2004
- Doakan EvangeCube International dalam usahanya untuk memberitakan Injil di Afghanistan. Doakan supaya penduduk di sana dipersiapkan hatinya untuk menerima pemberitaan Kabar Baik.
- Berdoa agar Allah memberi kekuatan kepada gereja-gereja dan jemaat di Afghanistan. Mereka bisa bertahan dan semakin kuat imannya meskipun menghadapi banyak hambatan.
Kategori
- Printer-friendly version
- Log in to post comments
- Afghanistan
- EvangeCube International
- Pemberitaan Injil
- Taliban
- Pelayanan Gereja
- Buta Huruf (Literasi)
- Pelayanan EvangeCube di Afghanistan dinilai efektif untuk memberitakan Injil karena sebagian besar masyarakat masih buta huruf.
- Meskipun ada pertumbuhan gereja yang positif, kegiatan misi ini terancam oleh perubahan fokus Taliban yang kini menyasar gereja-gereja.
- EvangeCube dilihat sebagai inisiatif yang tidak berbahaya oleh penduduk lokal, memudahkan mereka untuk terlibat dalam pembahasan tentang Tuhan dan Kekristenan versus Islam.
- Laporan ini menyerukan doa agar EvangeCube berhasil, hati penduduk Afghanistan siap menerima kabar baik, dan jemaat lokal diberi kekuatan untuk bertahan.
Perwakilan EvangeCube International melaporkan bahwa pelayanan mereka di Afghanistan berjalan dengan respons positif, mengingat 70% penduduk masih buta huruf, menjadikan metode ini cara efektif untuk memberitakan Injil dan memicu pertumbuhan gereja yang sehat. Namun, pelayanan ini menghadapi tantangan besar karena fokus Taliban yang telah beralih menyerang gereja-gereja, bukan lagi kekuatan koalisi. Karena EvangeCube dianggap sebagai kegiatan yang tidak berbahaya, organisasi ini dapat membantu memfasilitasi percakapan tentang Tuhan. Oleh karena itu, artikel ini menekankan kebutuhan mendesak akan doa bagi keberhasilan misi EvangeCube, persiapan hati penduduk, serta kekuatan bagi jemaat gereja di Afghanistan.