Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

You are heree-JEMMi No.36 Vol.15/2012 / e-JEMMi No.36 Vol.15/2012

e-JEMMi No.36 Vol.15/2012

warning: Creating default object from empty value in /home/sabdaorg/public_sabda/misi/modules/taxonomy/taxonomy.pages.inc on line 33.

Prinsip-Prinsip Kontekstualisasi

Istilah kontekstualisasi pertama kali dicetuskan oleh Aharon Sapaezian dan Shoki Coe, kepada direktur Theological Education Fund WCC pada tahun 1972.