Home
       

Resources
Artikel
Artikel-artikel MISI
Bahan PA
Misi Allah Bagi Dunia &
Para Pengubah Dunia
Cerita Misi
Alkitab di Seluruh Dunia :
48 Kisah Nyata
Buku
Buku-buku Misi
Doa
Doa bagi Negara
Doa bagi Kota
Doa bagi Suku
PD Timotius
40 Hari Doa
e-KJDN
Info
Sejarah
Ulasan Tokoh MISI
Lembaga
Mengenal Lembaga MISI
Media
Berbagai program pengabaran Injil
Lintas Budaya
Lintas Religi
Profil Suku di Indonesia
Profil Bangsa
Profil Bangsa di Dunia
 
 Renungan
 Kesaksian
 
Seri Mutiara Iman (RBC/Yayasan Gloria/YLSA):
SMI-003 Bagaimana Membuktikan Bahwa Allah Ada?
halaman 9
dari 10

|
H. SEKARANG SAYA PERCAYA PADA ALLAH

Craig James Wood adalah seorang ahli meteorologi yang bekerja pada sebuah stasiun televisi, yang profesionalismenya dan ketepatan prakiraan cuacanya membuat ia sangat disegani. Di sini ia menceritakan tentang perjalanannya dari ateisme sampai beriman.

Lima belas tahun yang lalu saya adalah seorang ateis. Saya telah memutuskan bahwa tidak ada Allah. Bagi saya, satu-satunya kekuatan yang bekerja di dunia adalah gaya berat -- bukan sesuatu yang lebih berpribadi dan peduli dari itu

.

Saya selalu diberitahu bahwa manusia diciptakan menurut gambar Allah. Namun berdasarkan apa yang saya lihat pada diri dan cara orang-orang saling memperlakukan, hal itu bukanlah gambar yang saya sukai. Di samping itu, penderitaan meluas yang ditanggung umat manusia -- disebabkan oleh banjir, gempa bumi, penyakit, kebakaran dan bencana-bencana lainnya -- menyebabkan saya menyimpulkan bahwa bila ada Allah, Dia pasti tidak mempedulikan manusia lebih baik dari saya. Jauh lebih masuk akal untuk dipercaya bahwa tidak ada Allah daripada ada "Seorang" Allah yang kejam dan semauNya sendiri.

Dengan keyakinan-keyakinan dan semua argumen untuk mendukungnya, saya tiba di Grand Rapids pada tahun 1972. Saya siap bekerja keras untuk mencapai semua tujuan yang telah saya tetapkan bagi diri saya. Saya menginginkan keluarga yang bahagia, rumah yang bagus, pekerjaan yang menyenangkan dan penghasilan yang layak. Pada usia 25 tahun, kelihatannya saya telah mencapai semua tujuan itu. Namun sesungguhnya saya merasakan kekecewaan yang mendalam karena saya tidak merasakan kepuasan. Bahkan sebaliknya, saya mulai merasakan ketidakpuasan dan ketidaktenangan yang kuat. Saya mulai merasakan kebosanan dalam hidup.

Pada masa itu saya mulai bertemu (atau memperhatikan untuk pertama kalinya) orang-orang yang berbeda kehidupannya. Mereka memiliki damai di dalam diri yang tidak saya miliki dengan kemauan saya sendiri. Hal ini membuat saya sangat marah. Dan ketika orang-orang ini mengatakan kepada saya bahwa damai mereka datang dari Allah yang hidup yang ada dalam diri mereka, saya menjadi lebih marah lagi.


Mereka memiliki damai di dalam diri yang tidak saya miliki dengan kemauan saya sendiri

Biasanya saya dapat mengabaikan percakapan tentang Allah yang hidup sebagai suatu yang omong kosong. Namun kenyataan adanya sesuatu yang berbeda dalam kehidupan orang-orang ini, terlalu kuat untuk dibantah. Kemudian saya melihat suatu perubahan pada istri saya Marcie, yang lebih tak mungkin pula untuk dibantah. Dalam sekejap, banyak kekecewaan, kekhawatiran dan kebencian dalam dirinya, diganti dengan roh kedamaian dan kemantapan, sama seperti yang dialami oleh teman-teman saya.

Tiga minggu kemudian, Marcie memberanikan dirinya untuk menceritakan kepada saya bahwa ia telah menyerahkan hidupnya kepada Yesus Kristus. Saya tidak dapat melawanNya lebih lama lagi. Saya pun menyerahkan hidup saya kepada Allah yang hidup ini, yang telah memperkenalkan diriNya kepada saya melalui istri dan teman-teman saya yang diubahNya.

Sekarang saya tahu bahwa Allah ada. Dia telah menyatakan diriNya melalui Alkitab, yang dulu tidak pernah saya percayai. Dia menyatakan diriNya melalui perencanaan alam semesta yang sekarang saya lihat dari sudut pandang yang berbeda. Dan Dia telah menyatakan diriNya melalui hidup orang-orang yang menjadi kunci yang membuka hati saya.

Dia siap dan mau menyatakan diriNya kepada Anda juga, bila Anda memintaNya untuk memperkenalkan diriNya kepada Anda.


|
 




 Ke atas 
© 2003 YLSA