 |
Resources |
 |
 |
 |
 |
Artikel
Artikel-artikel MISI |
Bahan PA
Misi Allah Bagi Dunia & Para Pengubah Dunia |
Cerita Misi
Alkitab di Seluruh Dunia : 48 Kisah Nyata |
Buku
Buku-buku Misi |
|
|
Doa |
|
|
|
Info |
|
|
|
|
 |
 |
 |
Seri Mutiara Iman (RBC/Yayasan Gloria/YLSA):
SMI-001 Kristen: Religi atau Kristus? |
halaman 5 dari 12 |
|
 |
 |
 |
| |
|
D. MENGAPA KRISTUS MENJADI ANCAMAN BAGI RELIGI?
Orang-orang religius menilai Yesus berbahaya. Dia
menimbulkan kericuhan yang mengancam stabilitas religius dan
kemantapan politik Israel. Dia banyak melakukan hal-hal yang
sulit dijelaskan. Dia mengajar dengan kuasa dan mengalihkan
perhatian dari hal-hal religi yang lahiriah kepada sikap hati yang
mendalam. Dia mengajarkan bahwa Allah tidak mencari orang
yang berbuat baik sesuai dengan tuntutan religi, melainkan orang
yang:
- Miskin rohani, yang mengakui ketergantungan mereka pada
Allah dalam setiap aspek kehidupan.
- Berdukacita, yang meratapi hakekat dan akibat dosa dalam diri
mereka sendiri maupun orang lain.
- Lemah-lembut, yang mau hidup dibawah kuasa Allah.
- Lapar dan haus akan kebenaran, yang menerima kebenaran
yang datang dari Allah.
- Berbelas kasihan, yang memberi pertolongan tanpa pamrih
kepada orang lain yang hidup dalam kesusahan.
- Murni hatinya, yang bersih secara spiritual.
- Pembawa damai, yang bekerja untuk mendamaikan hubungan
manusia dengan Allah dan dengan sesamanya (Mat 5:1-9)
Kristus lebih menerima hati yang hancur daripada
religi yang sombong. Dia menjadi ancaman bagi orang-orang
religius sebab siapa pun yang menerima Dia, tidak akan pernah lagi
membutuhkan religi orang-orang Farisi. Sementara orang-orang Farisi
sangat menekankan ketaatan hukum secara detil, Yesus mengajarkan
bahwa Allah mau mengampuni orang-orang yang paling berdosa
sekalipun. Bertahun-tahun kemudian Paulus, rasul Kristus yang dulunya
orang Farisi, menyatakan bahwa hukum-hukum religi tidak pernah, tidak
mampu dan tidak akan dapat menyelamatkan manusia dari dosa. Dalam
surat-suratnya, Paulus menerangkan bahwa hukum Allah diberikan
kepada kita untuk menunjukkan betapa kita memerlukan seorang
Juruselamat yang lebih dalam segala hal dari religi.
Kristus lebih tinggi dari religi dari segala sisi:
- Belakang - Dia adalah Pencipta dan Firman yang kekal, yang bukan
saja bersama Allah sejak semula, tetapi adalah Allah itu sendiri
(Yoh 1:1-3).
- Depan - Dia adalah Raja dan Hakim yang akan datang, yang suatu hari
kelak akan memerintah bumi dan menghakimi setiap hati (Kis 1:6-11,
Rom 14:7-12).
- - Dia adalah Juruselamat dan Tuhan yang merendahkan diriNya
sendiri untuk menyelamatkan kita, sekaligus menyatakan kuasaNya
dengan kasih dan bijaksana (Yoh 3:13-16; Fili 2:9-11)
- Bawah - Dia memegang kita dengan tanganNya sebagai Pemelihara dan
Penopang (Kol 1:16).
- Kanan - Jika kita "menoleh ke kanan" untuk mencari hal-hal yang
benar secara moral, Dia menjadi Guru dan Teladan kita (1Pet 2:21;
1Yoh 2:6).
- Kiri - Jika kita "menoleh ke kiri" dan meneliti hal-hal yang salah,
Dia menjadi Pengantara dan Pembela kita (1Yoh 2:1-2).
- Dalam - Dialah Hidup, Damai dan Kekuatan kita (Gal 2:20, Kol 1:27).
Inilah Pribadi yang meliputi segala hal, yang tidak dilihat
oleh orang-orang Farisi. Bagaimana hal ini dapat terjadi? Bagaimana
mereka dapat menanti-nantikan kedatangan Mesias bersama orang-orang
Israel, kemudian berusaha membunuhNya ketika Dia datang? Mari kita
pelajari kata-kata Yesus sendiri tentang hal ini.
 |
| |
|
|
 |
 |
| |
|
 |
 |
|
|