Seorang yang baru percaya kepada Kristus di Afrika Barat telah disiksa karena menolak untuk mengingkari Yesus sebagai Tuhan dan JuruSelamatnya. Sesudah dia dibebaskan, dia berkata, "Saat saya sedang dipukuli, dalam hati aku merenung, Yesus juga mengalami perlakuan serupa. Mengapa aku tidak? Darah kita merupakan pupuk bagi Injil." Seorang misionaris mengajak orang Kristen untuk mendukung petobat baru tersebut dan teman-temannya:"Doakan mereka, meskipun kamu tidak tahu nama mereka, namun Allah Maha Tahu." Terpujilah Allah atas iman yang telah dimiliki oleh orang tersebut. Doakan agar kesaksiannya dapat menyentuh banyak hati dan dapat membawa ribuan jiwa kepada Kristus. Berdoa juga supaya anda tetap setia saat anda menghadapi penganiayaan.
Sumber: FRIDAYFax Januari, 2000
Kategori
- Printer-friendly version
- Log in to post comments
- Afrika Barat
- Penganiayaan
- Kesaksian Iman
- Kekristenan
- Doa
- Seorang penganut Kristus baru di Afrika Barat pernah mengalami penyiksaan karena teguh pada imannya dan menolak mengingkari Yesus.
- Pengalaman penyiksaan tersebut memperdalam iman penganut tersebut setelah ia merenungkan kesamaan penderitaan yang dialami dengan Kristus ("Darah kita merupakan pupuk bagi Injil").
- Misionaris menyerukan agar umat Kristen mendampingi dan mendoakan para penganut baru tersebut, meskipun identitas mereka tidak diketahui.
- Keutamaan iman dan kesaksian yang dihasilkan harus didukung melalui doa, serta kesetiaan harus dipertahankan di tengah ancaman penganiayaan.
Sebuah laporan dari Afrika Barat pada tahun 2000 menceritakan kisah seorang penganut Kristus baru yang mengalami penyiksaan berat karena menolak mengingkari Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Setelah dibebaskan, ia merenungkan penderitaannya dan menyimpulkan bahwa Yesus pun pernah mengalami perlakuan serupa, sebuah kesaksian yang memperkuat imannya. Misionaris setempat kemudian menyerukan kepada komunitas orang Kristen untuk mendukung dan mendoakan para penganut baru ini, mengingatkan bahwa meskipun mereka tidak diketahui namanya, Allah Maha Tahu akan mereka. Doa juga diminta agar para penganut ini tetap setia di tengah penganiayaan.