Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

You are heree-JEMMi No. 08 Vol.17/2014 / Karakalpak di Afganistan

Karakalpak di Afganistan


Pendahuluan/Sejarah

Orang-orang Karakalpak ("Kara" berarti "hitam" dan "Kalpak" berarti "topi") tinggal di wilayah barat laut Uzbekistan, sebagian kecil dari populasi mereka juga tinggal di Turki, Iran, dan di negara-negara Asia Tengah lainnya.

Orang Karakalpak muncul sebagai konfederasi dari beberapa suku yang bergabung pada sekitar abad ke-15 dan 16. Selama tahun 1500-an, mereka menjadi semakin merdeka meskipun kurang adanya kesatuan dalam konfederasi mereka sendiri. Sayangnya, kemerdekaan mereka hanya berumur pendek, selama lebih dari 200 tahun setelah itu, mereka dijajah oleh orang-orang Dzungari, Bukhara, dan orang-orang Khazakh. Orang Dzungari memaksa suku ini melarikan diri ke dua arah, sebagian (yang di kemudian hari disebut Orang Karakalpak Atas) melarikan diri ke bagian atas sungai Syr Darya dan ceruk Ferghana, sementara sekelompok yang lain (yang menjadi Karakalpak Bawah) terpaksa melarikan diri ke arah Laut Aral.

Seperti Apa Kehidupan Mereka?

Masyarakat Karakalpak biasanya miskin dan banyak dari mereka yang menganggur. Akan tetapi, kebanyakan mereka berusaha melakukan apa yang dapat mereka lakukan untuk bertahan hidup; biasanya, mereka menanam sayuran di petak-petak kebun, memancing, berjualan di pasar, memelihara ternak, melakukan pekerjaan musiman, dll.. Mereka tidak memiliki sistem keamanan sosial, hanya "makankenes" (disebut juga "mahalla"; organisasi masyarakat lokal, --red.) untuk menopang mereka yang benar-benar miskin.

Masyarakat Karakalpak hidup dalam sistem patrilineal, dan biasanya tinggal dalam sebuah keluarga besar. Keluarga inti biasanya terdiri atas empat generasi yang tinggal dalam satu rumah. Mereka percaya bahwa keluarga yang saling berbagi makanan setiap hari akan memiliki hubungan yang sangat dekat.

Mayoritas anak-anak Karakalpak menerima pendidikan sekolah sampai mereka berusia 15 atau 16 tahun. Tingkat melek huruf mereka termasuk tinggi, dan ada banyak tokoh perempuan yang memegang posisi senior dalam berbagai segi kehidupan mereka. Hal ini merupakan salah satu warisan yang berharga dari periode pemerintahan Soviet.

Apa Kebutuhan Mereka?

Masalah kesehatan merupakan sesuatu yang umum di antara orang Karakalpak, penyebab utamanya adalah kombinasi antara kemiskinan dan makanan yang tidak bergizi. Air mereka tercemar oleh herbisida yang digunakan di perkebunan kapas. Akan tetapi, akhir-akhir ini, terdapat peningkatan dalam hal pemeliharaan kesehatan di tengah-tengah suku ini. Tingkat kematian bayi yang dahulu menjadi masalah, kini semakin menurun hingga menjadi 1,8 % saja; hal ini disebabkan oleh banyaknya proyek dan inisiatif yang dilakukan di tengah masyarakat Karakalpak. Kasus-kasus penyakit seperti TBC, anemia, gondok, dan kanker sering ditemukan di delta laut Aral daripada di daerah lain di Asia Tengah, tetapi kini jumlahnya semakin menurun.

Hanya sedikit orang Karakalpak yang pernah mendengar Injil Tuhan Yesus Kristus; dan dari antara mereka yang pernah mendengarnya itu, hanya sedikit yang memberi tanggapan. Di dalam Republik Karakalpak, hanya ada beberapa anggota jemaat saja. (t/Yudo)

POKOK DOA:

  1. Berdoalah kepada Tuhan Yesus agar mengirim tim medis Kristen untuk melayani di tengah suku Karakalpak.
  2. Berdoalah agar ada sumber air bersih bagi suku ini.
  3. Mintalah agar Allah memanggil orang-orang yang mau melayani di Uzbekistan dan membagikan tentang Kristus kepada orang-orang Karakalpak.

Diterjemahkan dan diringkas dari:

Nama situs : JoshuaProject.net
URL situs : http://www.joshuaproject.net/people-profile.php?peo3=12526&rog3=AF
Judul asli artikel : Karakalpaks of Afghanistan
Penulis artikel : Tidak dicantumkan
Tanggal akses : 4 Maret 2014