Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are heree-JEMMI No.33 Vol.10/2007 / US Center for World Mission (USCWM)

US Center for World Mission (USCWM)


US Center for World Mission (USCWM) didirikan pada tahun 1976 oleh pasangan suami istri Ralph and Roberta Winter, misionaris yang pernah melayani selama sepuluh tahun di suku Maya, Guatemala. Mereka menyadari bahwa meskipun setiap orang Kristen di dunia menyaksikan Injil di lingkungan budayanya masing-masing, hanya setengah dari populasi dunia yang akan mendengar Injil. Karena masalah budaya dan bahasa, banyak suku bangsa yang pasti terisolasi dari Injil jika tidak ada gereja yang aktif menginjili setiap komunitas suku bangsa itu. Demikianlah US Center for World Mission (USCWM) bermisi -- untuk mendirikan gereja di setiap suku bangsa yang belum pernah mendengar Injil.

USCWM mengajak dan bekerja sama dengan organisasi pelayanan, misionaris, dan orang-orang yang rindu untuk mewujudkan pergerakan gereja yang aktif dalam setiap suku bangsa. Itulah sebabnya motto mereka adalah "Gereja bagi setiap orang pada tahun 2000". Untuk mewujudkan kerinduan tersebut, Theological Education by Extension (TEE) didirikan dengan tujuan melatih para pendeta di gereja-gereja kecil di seluruh dunia sehingga pelayanan mereka berdampak. Apakah motto itu telah terwujud saat ini? Untuk mendapatkan jawabannya, silakan Anda berkunjung ke situs USCWM dan kami percaya Anda akan mendapat berkat dan inspirasi bagi pelayanan Anda.

==> http://www.uscwm.org/

e-JEMMi 33/2007



The U.S. Center for World Mission (USCWM) adalah suatu komunitas yang didedikasikan untuk memuliakan Allah dan mengajak semua orang dari berbagai suku bangsa di dunia untuk menyembah dan mentaati Allah. USCWM memproduksi dan menerbitkan bahan-bahan yang dipakai untuk memotivasi dan memperlengkapi anggota tubuh Kristus untuk bersama-sama menggenapi rencana Allah. USCWM juga terlibat dalam beragam aktivitas guna mendukung pelayanan untuk menjangkau semua suku bangsa, sekaligus memberitakan Injil dan memuridkan mereka. Banyak rintangan dalam menjangkau suku-suku terabaikan yang dihadapi gereja-gereja dan calon misionaris. Biro-biro misi dan misionaris lapangan juga menghadapi masalah dalam bentuk yang berbeda. Untuk itu, USCWM menyediakan banyak informasi khususnya tentang pelayanan yang bertujuan untuk menjangkau suku-suku terabaikan. Bagi Anda yang mempunyai hati untuk mereka yang terabaikan dan terlibat langsung dalam pelayanan tersebut, maka situs USCWM sangat bagus untuk menambah referensi Anda.

==> http://www.uscwm.org/

e-JEMMi 24/2005



The U.S. Center for World Mission (USCWM) adalah suatu komunitas yang didedikasikan untuk memuliakan Allah dan mengajak semua orang dari berbagai suku bangsa di dunia untuk menyembah dan menaati Allah. USCWM memproduksi dan menerbitkan bahan-bahan yang dipakai untuk memotivasi dan memperlengkapi anggota tubuh Kristus untuk bersama-sama menggenapi rencana Allah. USCWM juga terlibat dalam beragam aktivitas guna mendukung pelayanan untuk menjangkau semua suku bangsa, sekaligus memberitakan Injil dan memuridkan mereka.

Guna menjangkau 10.000 suku terabaikan yang ada di planet bumi ini, USCWM menyediakan sumber informasi tentang Strategy, Training, Mobilization, dan Services untuk mendukung pelayanan tersebut. Keempat bagian tersebut bisa Anda akses melalui situs USCWM. Dalam situsnya ini Anda juga bisa mempelajari banyak informasi khususnya tentang pelayanan yang bertujuan untuk menjangkau suku-suku terabaikan. Anda bisa langsung mengakses bagian Resources, Learn and Serve, Explore the USCWM, Perspectives Alumni, Some Future Goals, USCWM Divisions, dan Links/Research.

Dalam situs USCWM juga tersedia link ke beberapa organisasi misi lain seperti Mission Frontiers, Perspectives, William Carey Library Publishers, World Christian Foundations, Global Prayer Digest, dan Adopt-A-People. Bagi Anda yang mempunyai hati untuk mereka yang terabaikan dan terlibat langsung dalam pelayanan tersebut, maka situs USCWM sangat bagus untuk menambah referensi Anda.

==> http://www.uscwm.org/

e-JEMMi 25/2003