Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are heree-JEMMI No.10 Vol.04/2001 / Suku Dampeles (Sulawesi Tengah)

Suku Dampeles (Sulawesi Tengah)


Suku Dampeles berdiam di Kecamatan Damsol (Dampeles Sojo), suatu kecamatan yang berbatasan dengan kecamatan Dampal Selatan. Daerah Tingkat II Kabupaten Buol, Toli-toli, Propinsi Sulawesi Tengah. Di sebelah Timur, wilayah suku Dampeles berbatasan dengan kecamatan Tomini dan di sebelah Barat dengan Selat Makasar.

Kehidupan suku Dampeles pada umumnya ialah berburu, meramu, pertanian, dan kerajinan. Sebagai petani, mereka sering berpindah-pindah karena mereka belum mengetahui cara-cara memelihara kesuburan tanah. Sebagian besar daerahnya adalah daerah pegunungan dan ditanami tanaman holtikultura, sedang daerah pedalaman masih merupakan hutan lebat. Hasil hutan yang terkenal ialah rotan, kayu, damar. Komoditi utamanya kopra, cengkeh, rotan, dan damar. Hasil terpenting yang diperdagangkan ke luar pulau adalah kopra dan rotan. Kerajinan tangan tradisional mereka adalah mogoolyo, kerajinan kain tenun sutera, dan bonja lipuku, kerajinan cengkeh khas Toli-toli.

Sebagian besar suku Dampeles beragama Islam namun mereka juga mempertahankan kepercayaan animisme. Suku Dampeles mengenal berbagai nama makhluk untuk kekuatan gaib dan juga sebagai tempat perlindungan dan tempat memohon berkat dengan menggunakan cara-cara tertentu. Suku Dampeles juga dikenal sebagai suku yang masih menggunakan benda-benda sakti yang berkhasiat sebagai penangkal serangan musuh. Orang yang menggunakan alat itu seakan-akan menjadi kebal, tidak diganggu oleh hantu, anti terhadap guna-guna yang lain dan sebagainya. Suku Dampeles memunyai suatu tradisi yaitu upacara kematian yang merupakan perpaduan antara adat dan agama, yang mereka sebut mogupas, yaitu upacara adat sebagai penghormatan terakhir bagi orang yang meninggal. Ada juga upacara mengusir wabah atau penyakit kronis yang disebut moguto bwuiyano; mobuso, gabungan dua upacara adat, yaitu monilam yang berarti khitanan dan malead yang berarti meratakan gigi bagi remaja putri; moduai, upacara adat menyambut tamu.

Saat ini mereka membutuhkan pelayanan medis yang baik serta obat-obatan, karena keadaan kesehatan mereka yang kurang baik. Mereka juga masih membutuhkan perbaikan tehnik pertanian agar memberikan hasil yang maksimal, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan hidup mereka yang saat ini masih minim.

Populasi : 13.000 jiwa
Bahasa : Dampeles
Anggota Gereja : 3 (0,02 persen)
Alkitab : Tidak Ada
Film Yesus : Tidak Ada
Radio : Tidak Ada

Pokok Doa:

  1. Baru ada sedikit orang percaya dari suku Dampeles. Berdoa agar Tuhan memakai mereka sebagai saluran berkat bagi orang-orang di sekitarnya, sehingga Kabar Baik dapat diberitakan melalui kesaksian hidup sehari-hari.

  2. Doakan agar ada pelayanan kesehatan, pelatihan tehnik pertaniaan untuk meningkatkan hasil pertanian sehingga kesejahteraan suku Dampeles meningkat.

Sumber: CD-ROM SABDA

e-JEMMi 10/2001