Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are heree-JEMMI No.04 Vol.06/2003 / Suku Banyuasin (Sumatera)

Suku Banyuasin (Sumatera)


Suku ini terutama tinggal di kabupaten Musi Banyuasin yaitu di kecamatan Babat Toman, Banyu Lincir, Sungai Lilin, dan Banyuasin Dua dan Tiga. Umumnya, mereka tinggal di dataran rendah yang diselingi rawa-rawa dan berada di daerah aliran sungai. Sungai terbesar adalah sungai Musi yang memiliki banyak anak sungai. Mata pencaharian pokoknya adalah bertani di sawah dan ladang. Mereka masih percaya terhadap berbagai takhyul, tempat keramat, dan benda-benda kekuatan gaib. Mereka juga menjalani beberapa upacara dan pantangan. Sampai sejauh ini, orang Musi Banyuasin sudah ada yang berpindah dari kerajaan kegelapan kepada kerajaan Terang Yesus Kristus. Mari kita mendoakan agar mereka dapat menceritakan kepada orang-orang satu sukunya bagaimana mereka juga dapat mengalami kasih Allah.

Rumpun : Musi
Wilayah : Sumatera
Jumlah penduduk : 150.000
Kristen yang diketahui : 20 (0,01 persen)
Film Yesus : Tidak ada
Radio : Tidak ada
Alkitab : Tidak ada

Pokok Doa:

  1. Berdoa agar Tuhan melembutkan hati orang Musi Banyuasin agar mereka terbuka dan mau menerima Injil.

  2. Berdoa agar ada literatur, Alkitab, pelayanan radio, dan film Yesus yang dapat diterjemahkan dan disebarkan kepada suku ini, sehingga mereka dapat mengenal berita Injil.

  3. Berdoa agar gereja-gereja di Sumatera Selatan dan daerah lain di Indonesia dipenuhi rasa belas kasihan dan kasih Allah untuk melayani dan mengirimkan utusan Injil kepada suku ini.

  4. Berdoa untuk sejumlah murid Kristus (pendatang) yang tinggal di daerah kabupaten Musi Banyuasin dan sekitarnya, supaya mereka dipenuhi oleh api Roh Kudus untuk menyatakan kasih Kristus kepada orang Banyuasin.

  5. Berdoa bagi pemerintah daerah dan tokoh-tokoh masyarakat setempat, agar dapat menerapkan program-program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung dan mereka terbuka bagi pelayanan Injil.

Sumber: SABDA-CD, Topik: 19038

e-JEMMi 04/2003