Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are hereTimur Tengah dan Afrika Utara

Timur Tengah dan Afrika Utara


Ada gerakan doa syafaat dari "Gerakan Ethnê ke Ethnê" untuk suku-suku terabaikan di Saudi Arabia pada bulan Desember 2009 , .

Berdoalah untuk mereka yang mendengarkan radio dan CDs, menonton satelit TV, membaca literatur, atau membuka Internet dan yang merima berita Injil. Semua media ini sudah terdapat di wilayah ini, dan makin banyak penduduk di daerah ini yang menerima berita dan komunikasi lewat media ini.

Libia

Libia (5,7 juta), Ibukota Tripolis (1,7 juta), agama Islam. Penduduk: orang Arab 63%, orang Berber 9,4%, Touareg 1%, orang asing 25%. Tidak ada kebebasan untuk pindah agama. Orang Kristen asli harus hidup sembunyi sebagai Kristen atau harus pindah ke luar negeri. Mereka takut untuk bertemu dan berkumpul. Berdoalah untuk hikmat dalam menghadapi situasi yang sulit.

Israel

Israel (6 juta), agama: Yahudi 81,4%, Islam 14,5%, Druze 1,6%, Katolik 1,3%, Ortodoks 0,8%, Kristen 0,2%, suku: Yahudi 79%, Arab 20%. Biasanya orang Yahudi tidak senang dengan orang Kristen dan mencoba menghalangi pelayanan Kristen. Berdoalah, agar mata mereka dibukakan dan mereka sadar bahwa Yesus adalah Mesias untuk mereka. Jalur Gaza (1,3 juta), Palestina (3 juta, Islam 95%, Kristen berbagai aliran 1-2%), di Jalur Gaza ada 2.500 orang Kristen (hampir semua orang Ortodoks, sedikit orang Injili), mereka takut, jangan mereka menjadi sasaran serangan.

Lebanon

Lebanon (4,5 juta), Ibukota Beirut (2,1 juta), agama: Islam 60% (Syiah 35%, Sunni 25%), Katolik 22%, Ortodoks 9%, Druze 7%, Kristen 0,6%. Gereja-gereja di Timur Tengah sangat membutuhkan para pemimpin berpendidikan teologia. Beberapa sekolah teologia telah memulai semester baru dengan mahasiswa dari berbagai negara. Berdoalah bagi mahasiswa yang baru bergabung, agar mereka diperlengkapi dengan kebenaran firman untuk akan menggembalakan dan melayani jemaat Tuhan. Sulit mendapat tempat pendidikan teologia, karena kekurangan tempat studi.

Jordania

Jordania (4,8 juta), Ibukota Amman (1,4 juta), agama: Islam 94%, Ortodoks 2,7%, Katolik 1,5%, Kristen 0,5%. Buat orang Kristen keturunan ada sedikit kebebasan agama, tetapi yang bertobat dari agama lama menghadapi berbagai kesulitan, khususnya dari keluarga dan lingkungan mereka sendiri. Tidak diperbolehkan menginjili orang lain. Berdasarkan satu penelitian, ada 35% orang Jordania yang berminat untuk mengetahui tentang Yesus. Berdoalah agar orang Kristen setempat menemukan satu cara yang cocok dan sensitif untuk menjelaskan kepada para mereka siapakah Yesus sebenarnya.

Arab Saudi

Arab Saudi (27,6 juta, termasuk 5,6 juta orang asing), Ibu kota Riyadh (2,8 juta), agama Islam, sedikit orang Kristen secara diam-diam. Persekutuan Kristen harus bertemu secara diam-diam. Jangan berhenti mendoakan mereka yang di penjara karena Kristus. Penduduk: 72,7% orang Arab Saudi, 27,3% orang asing. Orang Saudi bertobat lewat radio, literatur, juga lewat mimpi/visi. Berdoa untuk mereka yang menuntut ilmu di negara lain bahwa mereka di situ ketemu dengan orang Kristen yang bisa menjelaskan kepada mereka berita Injil.

Irak

Irak (24,5 juta), Ibukota Baghdad (4,8 juta), orang Arab 75-80%, orang Kurdi 15-20%, orang Asyur dll 5%, agama Islam 97% (aliran Syiah 62%, aliran Sunni 35%), Katolik 1%, Ortodoks 0,5%, Kristen 0,05%. Tidak ada keamanan sama sekali di dalam negara ini, penduduk menderita karena sering ada peledakan bom. Bagi orang Kristen dari aliran apa pun -- masa depan makin suram, mereka dibunuh, dirampasi, diancam, dipukuli, dan diusir. Hanya di daerah otonom Kurdi yang lebih aman untuk penduduk secara umum dan juga buat orang Kristen. Doakanlah pembagian Alkitab di negara ini, supaya semua orang yang memerlukannya akan mendapatnya, meskipun banyak bahaya dalam negara ini. Daerah otonom Kurdi: Pembangunan gedung-gedung perkantoran, rumah, sekolah, pertokoan, dan jalan maju begitu pesat. Meskipun situasi keamanan yang belum stabil, makin banyak persekutuan orang Kurdi bertumbuh. Orang Kristen Kurdi dan para pemimpin memerlukan pengajaran yang baik, mereka perlu saling menguatkan. Revisi Perjanjian Baru bahasa Sorani belum selesai dan PL masih belum dicetak.

KM. DOULOS

KM. DOULOS sebenarnya ingin mengunjungi beberapa pelabuhan di Timur Tengah, tetapi dalam pemeriksaan di Singapura, kapal KM. DOULOS, yang sudah berumur 95 tahun memerlukan banyak perbaikan yang mahal, sehingga diputuskan pelayaran KM. DOULOS tidak diteruskan. Berdoalah masa depan Elly dari Manado dan Robert Cahyono yang di atas kapal KM. DOULOS.

Bahrain

Bahrain (1 juta), Ibukota Manama (0,2 juta), agama Islam (Syiah 65%, Sunni 35%). Alkitab dan buku-buku Kristen termasuk video dijualbelikan di dua toko buku Kristen di pasar besar.

Uni Emirat Arab

Uni Emirat Arab (3 juta, 25% orang asli, 75% orang asing antara lain dari negara-negara Arab lain, India, Pakistan, Bangladesh, Pilipina), Ibukota Abu Dhabi (1 juta), agama: Islam, antara orang asing 3% Kristen. Penduduk Abu Dhabi keturunan orang Beduin yang sudah ribuan tahun hidup di situ dengan tradisi yang kolot, tetapi anak muda tidak melihat ada satu alasan untuk meneruskan tradisi. Berdoalah bahwa kehampaan dalam kehidupan mereka di isi dengan lapar akan kebenaran.

Yaman

Yaman, (20 juta), Ibu kota Sana'a (1,3 juta), agama Islam (62% Sunni, 37% Syiah), 200 orang Kristen, tetapi tersembunyi. Dahulu tinggal di negara ini 77.000 orang Yahudi, tetapi karena mereka sering diserang oleh orang fanatik, lambat laun mereka pindah ke negara lain, ke Israel dan Amerika Utara, tetapi juga negara-negara lain. Sekarang ini ada sekitar 300 orang. Negara ini kurang aman, di mana-mana terjadi pemberontakan, pertikaian, dan penculikan. Ada 60 juta pucuk senjata api di tangan penduduk. Ribuan orang pernah ikut perang di Afghanistan, sekarang ini mereka membawa filsafat dari situ. Sebagian daerah di sebelah Utara, di sekitar kota Saada, sudah dikuasai oleh gerombolan Huthi yang dipimpin oleh aliran Islam Zaidi, semacam aliran Syiah. Kelompok ekstrim agama bertambah, mereka menekan masyarakat, sehingg masyarakat karena takut, terpaksa mengikuti aliran mereka dengan berbagai peraturan. Pemerintah sudah mencoba mengusir gerombolan Huthi, meskipun sudah jatuh banyak korban jiwa, mereka tidak berhasil mendamaikan daerah ini. Pada tanggal 13 Juni yang lalu ada sembilan tenaga asing yang bekerja di salah satu rumah sakit diculik. Tiga wanita dibunuh oleh para penculik, yang lain nasib sampai kini tidak diketahuinya. Berdoalah! 8% dari penduduk mendengarkan radio Kristen dari luar negeri, mereka memikirkan berita Injil, tetapi rata-rata orang tidak berani bertobat.

Turki

Turki (74 juta), Ibukota Ankara (3 juta), kota besar Istanbul (10 juta), agama: Islam 99,8% berbagai aliran, termasuk aliran Alewi, dan dicampuri dengan berbagai kepercayaan kebatinan, okultisme, dan tahyul. Sudah lama sebagian dari orang Kurdi di Turki memberontak melawan pemerintahan pusat, ribuan orang menjadi korban. Bulan Oktober, 34 pemberontak menyerahkan diri kepada yang berwajib. Diharapkan akan ada damai dalam pertikaian ini. Orang Khorasani (830.000) yang beragama Islam tinggal di bagian Utara dari provinsi Khorasan. Kebanyakan orang Khorasani adalah petani. Mereka menggunakan irigasi tradisional dan juga yang modern untuk menghasilkan gandum, padi ladang, kapas, umbi manis, kentang, dan semangka. Domba, kambing, dan sapi menyediakan susu, keju, minyak, dan daging bagi mereka. Tidak ada pelayanan di antara mereka.

Afghanistan

Afghanistan (30 juta), Ibukota Kabul (3 juta). Agama Islam secara radikal, semua agama lain dilarang keras. Baik pemerintahan maupun pemberontak Taliban melawan kekristenan. Pemerintah membiarkan orang Kristen asing berkumpul untuk berbakti secara diam-diam. Kalau pemberontak bertemu Kristen, mereka mau membununh mereka. Pemerintahan dikuasai oleh korupsi.

Maroko

Maroko (31 juta), Tunisia (10,3 juta),Aljazair (33,7 juta), Mesir (77 juta), Suriah (19,5 juta), Kuwait (2,7 juta), Qatar (0,7 juta), Oman (3 juta), Iran (69 juta), agar masyarakat di negara-negara ini dapat hidup tenteram dan Injil bisa diberitakan di antara mereka dengan jelas, sehingga mereka bisa memperoleh pengetahuan akan kebenaran dan keselamatan (1 Timotius 2:1-8).