Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are heree-JEMMI No.39 Vol.05/2002 / Mongolia

Mongolia


Luas 1.565.000 km2. Terdiri dari padang rumput, hutan di utara, 3 barisan pegunungan utama dan padang pasir Gobi yang besar di timur. Dikenal sebagai Mongolia sebelah Luar sebelum tahun 1911.

Bebas buta huruf 90 persen.

Bahasa nasional: Halh Mongolia. Diharapkan pada tahun 1995 perubahan dari tulisan Rusia (Cyrillic) menjadi tulisan tegak Mongolia dengan sistem ejaan tradisional akan berjalan dengan baik.

Ibu kota: Ulaan Baatar, 650.000. Penduduk perkotaan 58 persen.

Agama Kristen: 0.71 persen

Ekonomi:

Terutama pertanian, dengan sumber mineral dan minyak yang sangat besar. Negara ini belum berkembang karena jaraknya yang jauh dari laut, pengasingannya secara politik dan ekonomi serta ketergantungannya pada Uni Soviet pada masa yang lalu. Keruntuhan Uni Soviet dan kekacauan di Rusia telah melumpuhkan ekonomi Mongolia yang ditandai dengan berbagai kekurangan, inflasi yang sangat besar serta peningkatan pengangguran.

Politik:

Kekaisaran Mongolia pada abad ke-13 membentang dari China ke Eropa Tengah. Mejadi daerah otonomi dari penguasaan Manchu dan China pada tahun 1911. Revolusi didukung oleh pasukan Uni Soviet pada tahun 1921 menempatkan pemerintahan komunis yang menindas rakyat. Komunisme ditolak pada tahun 1990 dan demokrasi multi-partai didirikan melalui undang-undang pada tahun 1992. Dalam pemilihan yang berikutnya, partai komunis yang telah diperbaharui mendapat kemenangan yang besar.

Jawaban Doa

  1. Mongolia pernah menjadi salah negara yang paling tertutup di dunia tetapi sekarang telah terbuka, meskipun masih ada pembatasan-pembatasan, dengan sekitar 400 pekerja Kristen.

  2. Pada tahun 1989, hanya ada 4 orang penduduk Mongolia yang percaya kepada Kristus. Sampai tahun 2000, rata-rata ada 4.000-5.000 penduduk Kristen Mongolia bersekutu pada hari-hari Minggu tertentu, dengan komunitas jemaat sebanyak 8.000-10.000 orang yang tersebar di 60+ gereja dan ada sekitar 100 kelompok informal lainnya yang tersebar di berbagai tempat di Mongolia.

Pokok Doa:

  1. Kebebasan demokrasi dan agama adalah kemewahan baru bagi orang Mongolia. Doakanlah agar hal itu dapat dipertahankan dan pemerintah akan terus mendukungnya.

  2. Keadaan ekonomi yang gawat telah membawa penderitaan, pemerasan dan pergolakan sosial. Kejahatan di ibu kota telah menjadi suatu malapetaka dan sudah ada banyak pecandu alkohol serta banyak orang yang terlibat dalam percabulan. Berdoa agar pemerintah dapat menghadapi keadaan ini dengan bijaksana. Doakan juga program-program bantuan Kristen agar dapat dipergunakan dengan hati-hati demi keuntungan sebaik-baiknya dalam bidang sosial dan rohani. Sebagian besar lembaga terlibat dalam proyek-proyek kesehatan, pertolongan, pendidikan, dan literatur.

  3. Keterbukaan Mongolia bagi pelayanan Kristen merupakan suatu jawaban doa. Doakan agar hal ini berlangsung terus. Jumlah pelayan-pelayan Kristen meningkat dengan cepat. Doakan agar mereka dapat menyesuaikan diri dengan kebudayaan dan keadaan lingkungan yang serba sulit, dan agar mereka tetap menghasilkan buah-buah rohani. Kesatuan rohani dan pembagian tanggung jawab pelayanan yang tepat guna, merupakan dua kebutuhan pokok karena kerjasama yang baik telah terganggu. Berdoa agar Tuhan memanggil utusan Injil baru dari negara-negara Asia dan Barat, yang memunyai bakat dan watak yang dibutuhkan pada saat ini yang penuh kesempatan.

  4. Pelayanan Kristen khusus yang membutuhkan dukungan doa:

    1. Terjemahan Alkitab. Sudah ada tiga terjemahan Alkitab PB yang digunakan. Terjemahan Alkitab keseluruhan (PL dan PB) diterbitkan tahun 2000 dan terjemahan lainnya (Bible Society of Mongolia) diterbitkan tahun 2001. Ada dua terjemahan utama yang menyebut Allah dengan istilah yang berbeda. Berdoa agar gereja-gereja dan organisasi-organisasi Kristen mencapai kesepakatan bersama tentang penggunaan terminologi alkitabiah yang sesuai dengan kebudayaan mereka dan dengan demikian Firman Allah dapat memberikan pengaruh bagi kehidupan dan budaya Mongolia.

    2. Literatur Kristen. Literatur yang bagus tentang pemuridan dan proses follow-up sangat dibutuhkan. Beberapa organisasi pelayanan sedang berusaha menyediakannya, namun sering kali ada kesulitan untuk memasukkan literatur-literatur tersebut ke Mongolia.

    3. Film YESUS. Film ini telah tersedia dalam berbagai bahasa suku di Mongolia dan telah ditayangkan melalui televisi dan pemutaran film ke seluruh wilayah Mongolia. Banyak penduduk yang telah tersentuh dan digerakkan setelah melihat film tersebut.

    4. Mission Aviation Fellowship (MAF) telah mendapat izin pada tahun 1999 untuk memulai operasi penerbangan bekerja sama dengan Blue Sky Aviation, dan pesawat pertama tiba tahun 2000. Doakan agar hal ini dapat meningkatkan efektivitas bagi pelayanan di wilayah-wilayah terpencil.

    5. Radio dan Televisi Kristen. FEBC terdaftar pada tahun 2001 dan telah memulai stasiun radio Kristen di ibukota Mongolia. Sebuah stasiun televisi, buah kerja sama dari sebuah organisasi Kristen dan sebuah perusahaan Mongolia, telah menayangkan beberapa program Kristen dimana kesaksian-kesaksian penduduk Mongolia yang telah percaya menjadi salah

Bahan diringkas dari sumber:

Judul buku : Doakanlah Asia!
Penulis : Patrick Johnstone
Penerbit : Yakin dan WEC, 1995; WEC International, 2001
Alamat URL : http://www.operationworld.org/

CD-ROM SABDA [Nomor Topik: 18945]

e-JEMMi 39/2002