Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are heree-JEMMI No.05 Vol.05/2002 / Maladewa (Maldives)

Maladewa (Maldives)


Luas: 298 km2. Terdiri dari 1200 pulau karang yang dikelompokkan dalam 19 kelompok administratif, 600 km di sebelah barat daya dari Srilanka. 202 pulau berpenghuni. Seluruh negeri berada pada ketinggian kurang dari 2 meter di atas permukaan laut dan sangat rawan terhadap dampak penghangatan cuaca sedunia.

Suku bangsa: Pribumi 93 persen. Orang Maldivia adalah keturunan orang Sinhal dan Dravid dan juga campuran Arab dan Afrika.

Bebas buta huruf 93 persen.

Bahasa resmi: bahasa Dhiveh, berhubungan dengan bahasa Sinhal, tetapi dengan tulisan tersendiri.

Ibu kota: Male 70.000; Penduduk perkotaan 26 persen.

Ekonomi:

Industri perikanan dan pariwisata menghasilkan pendapatan devisa yang terpenting dalam perdagangan dengan luar negeri. Kurangnya tanah yang subur dan air bersih serta kepadatan penduduk yang tinggi menyebabkan penduduk berada pada tingkat usaha untuk menyambung hidup.

Politik:

Telah lama berdiri sendiri tanpa hubungan dengan negara lain. Statusnya sebagai daerah perlindungan Inggris berakhir pada tahun 1965. Menjadi negara republik demokrasi non-partai sejak tahun 1968.

Pokok Doa:

  1. Orang Maladewa adalah salah satu suku bangsa yang paling sedikit diinjili di dunia. Tidak pernah ada utusan Injil yang menetap di negeri ini, dan tidak ada orang Kristen Maldivia yang diketahui secara resmi di sana, karena pemerintah menggunakan kuasanya untuk menghalangi penginjilan dan mendorong orang untuk tetap setia kepada agama Kaum Sepupu. Doakan agar kecurigaan terhadap kekristenan dan prasangka terhadap kebenaran Kristus selama berabad-abad dihapuskan dan Injil dapat dikabarkan dengan bebas.

  2. Ada orang Barat dan orang Srilanka yang menetap di negeri ini. Tidak ada persekutuan Kristen yang diizinkan secara resmi. Juga literatur Kristen dan Alkitab tidak dapat diimpor secara sah. Doakan agar mereka tidak patah semangat, melainkan dapat bercahaya karena Yesus meskipun mereka mengalami tekanan rohani.

  3. Media Kristen dibatasi. Tidak ada siaran radio, Kitab Suci dalam bahasa Dhivehi belum tersedia, dan semua surat yang masuk diteliti, kalau-kalau ada literatur yang dapat memengaruhi, yang diizinkan hanya literatur Islam. Doakan agar orang Maldivia dapat mendengar Injil meskipun ada pembatasan-pembatasan ini.

  4. Orang Maldivia pergi ke negara-negara lain sebagai pelaut, mahasiswa, dll.. Mereka tinggal di beberapa kota di pesisir pantai di India dan Srilanka. Doakan agar Tuhan membuka jalan dan menunjukkan sarana yang dapat dipakai untuk memenangkan sejumlah mereka bagi Kristus.

Bahan diringkas dari sumber:

Judul buku : Doakanlah Asia!
Penulis : Patrick Johnstone
Penerbit : Yakin dan WEC, 1995; WEC International, 2001
Alamat URL : http://www.operationworld.org/

CD-ROM SABDA [Nomor Topik: 18932]

e-JEMMi 05/2002