Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are hereLiberia Tahun 2006

Liberia Tahun 2006


Liberia/AS -- Perang saudara selama bertahun-tahun di Liberia yang menyebabkan para misionaris bangsa Barat pergi dari negara itu dan memaksa misionaris lokal melanjutkan pelayanan di sana. Meskipun ini adalah hal positif bagi gereja, Pastor Isaac Wheiger, penanggung jawab Liberian Wesleyan Church mengatakan hal tersebut berdampak pada kurangnya pendidikan teologi. Wheiger mengatakan banyak pendeta telah pergi ke Amerika untuk mendapatkan pelatihan, namun itu pun belum berhasil. "Lebih dari 90% dari mereka yang memperoleh beasiswa ke Amerika tidak kembali lagi kemari. Jadi, Grand Rapids Theological Seminary (GRTS) memutuskan akan menyelenggarakan pendidikan teologi di Liberia." Presiden GRTS dari Cornerstone, Doug Fagerstrom,
mengatakan bahwa rencana ini lebih dari sekadar membawa teologi ke Liberia. "Grand Rapid Theological Seminary tidak tertarik untuk membuka cabang sekolah di seluruh dunia. Kami hanya tertarik untuk melatih sekelompok warga pribumi yang nantinya dapat membuka sekolah teologinya sendiri." Para pendeta dibutuhkan untuk menghadang laju pertumbuhan agama lain yang kemungkinan besar akan menguasai seluruh negeri kecuali ada sesuatu yang dilakukan.

[Sumber: Mission Network News, Mei 2006]

Pokok Doa:

  • Naikkan permohonan dalam doa agar para hamba Tuhan dari gereja lokal di Liberia diperlengkapi dengan pendidikan teologia yang layak, juga agar mereka diberikan hikmat untuk memimpin dan mengajar jemaat.

  • Mari kita mendoakan para hamba Tuhan yang disekolahkan ke luar negeri/Amerika agar berbeban untuk kembali lagi ke negera mereka dan membangun jemaat lokal yang kokoh serta mendirikan sekolah teologia di sana.

e-JEMMi 23/2006