Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are hereRenungan Misi / Renungan Misi

Renungan Misi


Menjadi Saksi

Bacaan: Yohanes 15:18-16:3

"Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu. Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku. Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku." (Yohanes 15:18, 26-27)

Kelahiran yang Ajaib

Bacaan: Lukas 1:30-33

"Natal telah tiba." Banyak orang Kristen mengikuti arus zaman yang hanya menjalani rutinitas pergi ke gereja menghadiri kebaktian Natal, ikut memasang pohon Natal, dan lain-lain, tetapi melupakan makna Natal sesungguhnya. Natal sudah lama dijauhkan dari intinya, yaitu kelahiran Kristus, yang lebih penting Kristus itu sendiri.

Kerelaan Memberitakan Injil

"... kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera." (Efesus 6:15)

Hati yang Berbelas Kasihan (MATIUS 14:1-21)

Dalam bacaan ini, kita dapat melihat bahwa Yesus juga mengalami hari yang buruk. Ia baru saja menerima kabar bahwa orang yang paling memahami-Nya, sepupu-Nya, sang nabi Yohanes Pembaptis, telah dibunuh untuk memenuhi sebuah janji yang dangkal dari seorang raja yang dikuasai hawa nafsu.

Berikanlah kepada Kaisar apa yang Menjadi Haknya -- Matius 22:15­22

Pompey, seorang jenderal yang terkenal pada tahun-tahun terakhir Kekaisaran Romawi, menaklukkan wilayah Palestina bagi Kekaisaran Romawi saat pasukannya memberikan kemenangan kepada salah satu pihak dari bangsa Yahudi dalam perang saudara mereka (63 sM). Sejak itulah, Israel mulai dipimpin oleh raja boneka -- seperti Herodes Agung -- yang setia kepada Kaisar. Pada tahun 6 M, Kekaisaran Romawi mulai memerintah secara langsung di daerah Palestina, yaitu di Yudea melalui prokurator (gubernur). Bersamaan dengan itu, diterapkan juga pajak tahunan sebesar 1 dinar (sebesar upah sehari) yang harus dibayar oleh setiap orang dewasa di daerah itu. Kebanyakan orang Yahudi membenci kebijakan tersebut karena melambangkan kekuasaan penuh Kekaisaran Romawi atas tanah Yehuda.

Kesatuan dalam Tubuh Kristus

Salah satu dari sekian banyak masalah yang signifikan dalam tubuh Kristus adalah perpecahan. Kekristenan telah terkotak-kotak dan menjadi terpecah menjadi begitu banyak kelompok dan denominasi yang kelihatannya melemahkan keefektifan kita.

Perjanjian Abrahamik I

"Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat." (Kejadian 12:2–3).

- Kejadian 12:1-3

Hari Natal Adalah Hari Perayaan Amanat Agung

"Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu." (Yohanes 20:21)

Dengan kalimat itu, Yesus memberi kuasa dan kehormatan kepada kita untuk merayakan Natal sepanjang tahun!

Kaum Perempuan Di Ladang Misi

Alkitab

Berbagai pertanyaan mungkin timbul dalam pikiran kita tentang kebenaran Alkitab. Bukankah Alkitab itu hanya ditulis oleh manusia? Kalau demikian, apakah Alkitab tidak ada salahnya? Apakah maksudnya bahwa Alkitab ditulis dengan ilham Allah? Apakah perbedaan antara Alkitab dan buku-buku lainnya?