Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are hereDoa Bagi Misi Dunia / Doa Bagi Misi Dunia

Doa Bagi Misi Dunia


Pakistan Tahun 2011

Para pemrotes melakukan aksi menentang penghapusan pasal dalam rancangan amandemen Undang-Undang tentang Hukuman Mati (digantung pada tiang pancang, Red), bagi mereka yang melakukan penghinaan terhadap agama Lain.

Syria dan Mesir Tahun 2011

Menurut beberapa sumber, kelompok teroris Hamas telah memindahkan markas mereka dari Syria ke Mesir. Perdana Menteri Israel, Binyamin Netanyahu mengatakan bahwa Persaudaraan Radikal, yang memiliki hubungan yang dekat dengan Hamas juga semakin kuat di Mesir. Syria telah menjadi medan pertumpahan darah dahsyat, yang disebabkan oleh diberlakukannya perlakuan keras terhadap kekerasan dan kerusuhan yang dilakukan oleh golongan anti pemerintah. Meskipun perpindahan Hamas ini dapat membuat ketidakstabilan yang lebih jauh lagi di Timur Tengah, namun hal itu dapat menjadi kabar baik bagi orang-orang percaya di Syria, yang menghadapi penganiayaan yang lebih hebat dari yang mereka alami selama berpuluh-puluh tahun. TD dari E3 Partners mengatakan, "Beberapa orang berasumsi bahwa (penganiayaan) hanya dilakukan oleh pemerintah, akan tetapi penganiayaan ternyata juga diakibatkan oleh kelompok teroris yang ada di negara itu. Jadi, jika salah satu dari penganiaya itu pergi, maka akan membuat keadaan menjadi sedikit lebih baik bagi umat Kristen. (t/Yudo)

Mesir Tahun 2011

Ancaman kelompok garis keras dan meningkatnya sentimen anti Kristen, menyebabkan ketegangan di antara komunitas Kristen Coptic di Mesir. Di Kairo, sejumlah petugas keamanan berjaga-jaga di luar gedung gereja. Di Zamalek, para pengunjung yang datang meramaikan bazar dan festival di Gereja All Saints Cathedral, diperiksa dengan metal detektor dan anjing pelacak. Compass Direct melaporkan bahwa pemerintah telah meminta para pendeta untuk "membatalkan pertemuan-pertemuan skala besar yang tidak begitu penting".

Aljazair Tahun 2011

N adalah seorang penganut agama setempat yang taat. Ia rajin bersembahyang dan berpuasa. Suatu hari saat ia bangun, ia benar-benar tidak dapat mengingat ayat-ayat kitab suci agamanya ini maupun berdoa sebagai seorang penganut agama setempat yang saleh. Hal itu membuatnya panik. Seseorang menyuruhnya untuk masuk ke kamarnya dan berdoa agar Tuhan berkenan menunjukkan jalan kepadanya. Jadi, N pergi ke kamarnya dan pada saat itulah Allah Bapa melawatnya. Melalui peristiwa itu dan kasih yang ditunjukkan oleh saudara dan saudarinya yang telah percaya kepada Kristus, N pun menemukan imannya dalam Yesus Kristus.

Iran Tahun 2011

Seorang wanita membuka atlasnya dan mulai berdoa bagi sebuah kota yang tak jauh dari Teheran. Bertahun-tahun setelah itu, seorang warga negara Iran datang ke gerejanya. Setelah ibadah selesai, wanita itu bergegas menemui pria Iran itu. "Anda berasal dari kota apa?" tanyanya.

Azerbaijan Tahun 2011

Di sebuah negara yang memiliki aturan agama yang ketat, sebuah gereja di Azerbaijan justru sedang bertumbuh dan menjangkau keluar. Demikianlah berita yang dibawa oleh presiden Russian Ministries, SR, ketika sedang berkeliling di bekas wilayah Uni Soviet itu. Dia berkata pemerintah Azerbaijan mewajibkan pendaftaran ulang semua organisasi keagamaan, sayangnya tidak ada satu pun gereja misi yang diizinkan untuk mendaftar.

Nigeria Tahun 2011

Selama ini, kekerasan politik telah mengacaukan kegiatan gereja. Polisi telah memperingatkan jemaat, bahwa tempat ibadah menjadi sasaran dan mereka mencatat beberapa serangan terhadap orang percaya selama minggu yang lalu.

Juga ada rumor bahwa para ekstremis berupaya untuk menciptakan situasi darurat negara menjelang pemilihan Presiden. TN dari Voice of the Martyrs berkata, "Akan ada serangkaian pemilihan umum presiden dan parlemen (tingkat pusat dan provinsi) di bulan April."

TN menjelaskan bahwa ada isu agama yang masuk dalam beberapa kampanye, khususnya di wilayah mayoritas, karena pemilihan kali ini menghadapkan presiden beragama Kristen yang berkuasa selama beberapa tahun terakhir dengan tiga kandidat lain dari kalangan mayoritas.

Ada banyak serangan yang diarahkan pada pelayanan gereja dan orang-orang percaya, serta isu keamanan dapat mengacaukan pekabaran Injil. "Inilah tantangan bagi umat Kristen di sana yang akan melakukan pelayanan dan penjangkauan. Inilah masa sulit bagi umat Kristen untuk melangkah maju, bersaksi, dan terlibat dalam pelayanan."

Sumber: http://mnnonline.org/article/15520

Pokok doa:

  1. Doakan umat percaya di Nigeria, supaya mereka tetap tekun beribadah, menginjili, dan mengalirkan pengampunan kepada pihak-pihak yang menjadikan gereja dan pelayanan sebagai sasaran teror.
  2. Doakan para teroris dan pihak-pihak yang menjadikan orang Kristen sebagai target provokasi di Nigeria, supaya Kristus melawat mereka dan mereka disadarkan dari perbuatan mereka.

e-JEMMi 14/2011



"Pertahankan imanmu dalam Yesus maka kita akan bertemu dan tidak akan pernah berpisah lagi," itulah kata-kata pendeta JMR kepada istrinya yang sekarat. Ekstremis Mayoritas yang menyerang desa mereka di daerah B, telah membunuh dua anak mereka yang berumur 1 dan 13 tahun dengan parang, dalam sebuah serangan yang dimulai pada tengah malam pada tanggal 4 Mei 2011. Setelah mengambil barang-barang berharga dan membakar rumah, gerombolan tersebut juga membunuh 14 orang Kristen yang lain di daerah K yang kebanyakan adalah anak-anak. Serangan itu terjadi menyusul kematian 500 orang di daerah B dan beberapa negara bagian lain di bagian Utara bulan lalu, setelah kaum Mayoritas mengobarkan kerusuhan pada saat pemilihan presiden di bulan April, yang dimenangkan oleh GJ yang mengalahkan seorang kandidat Mayoritas. Laporan mengatakan bahwa lebih dari 200 bangunan gereja dibakar, para pemimpin Kristen di wilayah Nigeria sebelah utara menyerukan penyelidikan atas aksi kekerasan tersebut, sementara orang-orang Kristen menyusun pertahanan. (t/Yudo)

Kazakhstan Tahun 2011

Ibadah Minggu pagi tanggal 1 Mei yang lalu di A, Kazakhstan, tiba-tiba dihentikan oleh aparat kepolisian yang menangkap pendeta Z, istrinya, dan ketiga anak mereka, juga seorang pengurus gereja dan istrinya. Walaupun aparat kepolisian juga memutus aliran listrik ke gereja tersebut, namun para jemaat tetap berdoa dan memuji Tuhan dalam kegelapan. Sampai kini tak ada kabar mengenai mereka yang ditahan itu, begitu pula mengenai penjelasan untuk membubarkan ibadah gereja yang sudah terdaftar secara hukum. Republik Kazakhstan sesumbar mengenai peningkatan ekonomi di negara mereka. Tetapi umat beragama tengah berjuang untuk menciptakan kebebasan beragama, setelah beberapa dekade yang keras di bawah pemerintahan Soviet. Di negara ini terdapat komunitas-komunitas Kristen yang bertumbuh di antaranya ada lebih dari 15 juta populasi yang terdiri dari 76 suku, bahasa, dan bangsa. (t/Yudo)

Sudan Tahun 2011

Beberapa gereja, paroki, dan sekolah milik gereja di Sudan bagian utara ditutup karena perpindahan besar-besaran orang-orang menuju ke selatan setelah dikeluarkannya Referendum Kemerdekaan Rakyat Sudan. Para pemilih di Sudan bagian selatan, sangat menyetujui kemerdekaan wilayah mereka dan kemerdekaan itu diharapkan sudah resmi terjadi Juli 2011. RC, Sekretaris Jenderal Dewan Gereja-Gereja Sudan menyatakan, "Karena perpindahan besar-besaran penduduk asal selatan dan Pegunungan Nuba, beberapa gereja (di wilayah utara) ditinggalkan dalam keadaan kosong. Setiap denominasi sedang memikirkan apa yang akan mereka lakukan dengan properti mereka..." Walaupun banyak orang Kristen dikabarkan telah kembali ke selatan dengan sukarela, beberapa pengamat mengatakan bahwa mereka pergi karena tidak yakin dengan keamanan mereka. Para pemimpin gereja khawatir gereja akan menderita seandainya pemerintah "agama sepupu" di utara mengadopsi hukum agama dengan tegas, seperti yang telah dikatakan. (t\Rinto)

Timur Tengah Tahun 2011

MESIR

Para pemimpin gereja mengecam kekerasan yang menelan korban jiwa sejumlah orang Kristen di sebuah gereja di Mesir. Peristiwa ini merupakan suatu rangkaian dari penyerangan terakhir terhadap orang-orang Kristen di Timur Tengah dan Afrika. Dalam penyerangan tersebut telah terbunuh 21 orang di Mesir dan setidaknya telah menewaskan dua orang dan melukai 13 orang lainnya di Bagdad, Irak. Penyerangan brutal tersebut telah menimbulkan ketakutan, ketegangan dan kegusaran di kalangan umat Kristen di sana, khususnya orang-orang Kristen di Mesir yang akan merayakan Natal pada bulan Januari ini sesuai dengan kalender mereka.

SAT-7, sebuah media pelayanan televisi satelit Kristen untuk wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara telah menyebarluaskan berita terkini tentang peristiwa tersebut, berdoa bagi para korban, dan menyerukan perdamaian melalui dialog di televisi demi terwujudnya toleransi dan saling menghormati di antara umat Kristiani dan pemeluk agama lain.

Sumber: http://mnnonline.org/article/15175

pokok-pokok Doa:

  1. Doakan terciptanya suasana kondusif dan toleran di antar kaum beragama di Mesir, pasca terjadinya penyerangan terhadap orang Kristen.
  2. Doakan agar perayaan Natal di Mesir pada bulan Januari ini berlangsung aman, sehingga umat Kristiani dapat merayakan Natal dengan penuh sukacita.
  3. Doakan pula pelayanan SAT-7, agar menjadi alat pelayanan efektif demi terwujudnya perdamaian dan toleransi di Timur Tengah dan Afrika Utara.

e-JEMMi 02/2011



N pernah berada di dalam penjara selama beberapa bulan karena ia adalah seorang percaya. Pada suatu kesempatan, ia berkata kepada pegawai penjara bahwa ia tidak akan memberi mereka informasi apa pun mengenai orang-orang yang dikenalnya ataupun mengenai suaminya, tetapi hanya tentang dirinya sendiri. Karena itulah, ia ditempatkan di sebuah sel isolasi selama empat hari. "Di sana benar-benar dingin dan tidak terdapat jamban maupun fasilitas mencuci. Pada suatu saat, aku merasa sangat kedinginan dan merasa pengalaman itu begitu berat. Tiba-tiba aku merasakan suatu hembusan udara yang hangat di wajahku, bahkan begitu hangat, sehingga saat aku bernapas dan udara itu menyentuh paru-paruku, aku terbatuk."