Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are hereDoa Bagi Indonesia / Indonesia Tahun 2009

Indonesia Tahun 2009


PERSIAPAN NATAL DI INDONESIA

Tanpa terasa kita telah sampai di penghujung tahun 2009, itu berarti sebentar lagi kita akan meninggalkan tahun 2009 dan memasuki tahun yang baru -- 2010. Kami percaya banyak rencana yang sudah Anda persiapkan untuk memasuki tahun yang baru. Namun sebelum kita memasuki tahun baru, kita akan terlebih dahulu melewati perayaan Natal yang saat ini kita nantikan bersama. Apa yang Anda harapkan untuk Natal tahun ini? Mari kita bersatu dalam doa agar Natal tahun ini membawa sukacita surga.

Pokok Doa:

  1. Berdoalah agar setiap orang percaya yang sedang mempersiapkan Natal menyiapkan hati untuk mengalami perubahan sehingga mereka dapat semakin bertumbuh dewasa dalam Kristus.

  2. Berdoa agar setiap orang percaya dapat memanfaatkan momen Natal untuk berbagi kasih dengan orang-orang yang belum mengenal Kristus sehingga banyak orang dimenangkan bagi Kristus.

  3. Masih ada banyak orang percaya yang tidak bisa merayakan Natal dengan tenang (sembunyi-sembunyi) karena alasan keamanan. Biarlah kasih dan sukacita Natal tetap mengalir di hati mereka.

  4. Berdoa bagi para aparat yang bertugas menjaga keamanan, agar diberi kekuatan dan kesehatan selama bertugas. Doakan juga untuk keluarga mereka agar dapat mendukung tugas dan kewajiban yang harus diemban.

  5. Berdoa juga untuk rencana-rencana yang sedang dipersiapkan oleh gereja dan setiap orang percaya pada tahun 2010, agar Tuhan ikut campur di dalamnya dan memimpin hati dan pikiran mereka untuk sejalan dengan rencana Tuhan.

  6. Doakan agar pada tahun 2010, setiap orang percaya dapat lebih bertumbuh dan mengenal Kristus secara pribadi, sehingga mereka menjadi orang Kristen yang kuat dan tidak mudah diombang-ambingkan arus dunia.

e-JEMMi 50/2009



HARI ANTI KORUPSI

Unjuk rasa yang berlangsung serentak di sejumlah kota di Indonesia untuk memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia, Rabu (9/12), berlangsung relatif damai. Hal ini menggambarkan meningkatnya kesadaran tentang pentingnya memberantas korupsi. Secara substansial, kejahatan korupsi telah menyengsarakan masyarakat Indonesia.

Pokok Doa:

  1. Mengucap syukur karena isu akan adanya aksi demonstrasi besar-besaran yang dikhawatirkan berujung pada kericuhan tidak terjadi, dan demonstrasi berlangsung dengan aman.

  2. Doakan agar Hari Anti Korupsi Sedunia tahun ini dapat membawa dampak positif bagi warga negara Indonesia, sehingga dapat bekerja dengan lebih baik dan tidak melakukan tindakan-tindakan yang tidak terpuji, seperti kejahatan korupsi.

  3. Doakan juga upaya pemerintah dalam memberantas kasus korupsi di Indonesia, agar Tuhan memberi kesadaran, hikmat, dan keberanian sehingga mereka dapat mengambil tindakan yang benar.

  4. Berdoa agar setiap masyarakat Indonesia dapat menopang kinerja pemerintah dalam memberantas korupsi dan dapat bersikap tegas serta tidak memberikan kesempatan kepada siapa pun melanggar hukum yang berlaku.

  5. Doakan agar pemerintah berani menindak tegas setiap mereka yang melakukan korupsi dan tidak terpengaruh oleh imbalan yang akan diberikan. Sebaliknya, mereka memiliki hati yang takut akan Tuhan.

e-JEMMi 49/2009



TENAGA KERJA INDONESIA (TKI)

Terbatasnya kesempatan kerja di dalam negeri membuat masyarakat Indonesia hijrah ke luar negeri untuk menjadi tenaga kerja Indonesia. Terbukanya peluang kerja di negara asing membuat animo masyarakat menjadi TKI terus meningkat. Bertambahnya penyerapan TKI itu karena permintaan tenaga kerja di luar negeri juga meningkat. Pada 2003 permintaan TKI masih berkisar 12.000 orang, tetapi pada 2007 permintaannya mencapai lebih dari 60.000 orang. Peluang tersebut rata-rata hanya terpenuhi sebagian dan bahkan pada 2007 hanya terpenuhi sekitar 50 persen. Tidak terpenuhinya kuota TKI tersebut bukan berarti hasrat masyarakat rendah, namun karena ada beberapa calon TKI yang terganjal persyaratan, seperti penguasaan keterampilan, pengoperasian alat-alat, kondisi fisik, bahasa, dan pendidikan. Kendala demikianlah yang akhirnya memunculkan praktik pencaloan TKI yang dilakukan oleh oknum-oknum PJTKI. Ironisnya, banyak masyarakat yang memanfaatkan jasa seperti ini dengan dalih mengambil jalan pintas bekerja di luar negeri. Namun tidak semua praktik di jalur ini berjalan lancar, karena tidak jarang berujung pada kisah memilukan. Salah satunya menjadi TKI ilegal yang tidak memiliki paspor atau visa sehingga majikan cenderung semena-mena terhadap TKI.

Sumber: Kompas, Rabu 25 November 2009, Halaman A

Pokok Doa:

  1. Doakan TKI yang ingin bekerja di luar negeri, agar dapat mempersiapkan dan melengkapi diri dengan keterampilan yang dapat digunakan untuk bisa bekerja dengan baik.

  2. Berdoa bagi para calon TKI, agar lebih hati-hati dalam mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan, sehingga tidak mudah dipermainkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

  3. Doakan juga agar pemerintah dapat bersikap lebih tegas dalam mengawasi dan menindaklanjuti oknum-oknum yang hanya memanfaatkan TKI dan menjerumuskan mereka ke perbuatan yang kurang terpuji.

  4. Berdoa kepada Tuhan agar para TKI dapat dipertemukan dengan orang-orang Kristen yang dapat membimbing mereka kepada Kristus.

  5. Doakan agar pemerintah Indonesia dapat membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakatnya, sehingga mereka tidak perlu mengadu nasib di negara lain.

e-JEMMi 48/2009



HUTAN INDONESIA

Hutan Indonesia kini sudah tidak lagi menjadi penyumbang devisa terbesar buat negara. Sumber daya alam itu semakin habis. Dalam 5 tahun mendatang, diperkirakan Indonesia bisa menjadi importir kayu. Kondisi ini bisa terjadi kalau kita tidak mengendalikan penebangan hutan dan dengan giat melestarikan hutan.

Sumber: Kompas, Sabtu 28 November 2009, Halaman 23

Pokok Doa:

  1. Kondisi hutan yang masih layak di Indonesia diperkirakan tinggal 60 juta hektar. Doakan agar pemerintah dapat memberikan perhatian dan perlindungan terhadap hutan Indonesia yang semakin terancam punah.

  2. Mengucap syukur untuk program-program yang diadakan, baik oleh pemerintah maupun LSM, dalam merehabilitasi lahan kritis. Doakan agar melalui program tersebut hutan di Indonesia dapat dilindungi dan diremajakan.

  3. Berdoa juga agar pemerintah dapat bertindak tegas terhadap oknum-oknum yang telah dengan sengaja melakukan penebangan liar, dan agar pemerintah tidak terpengaruh atas tawaran keuntungan yang akan mereka peroleh jika mereka mau diajak bekerja sama.

  4. Doakan agar masyarakat Indonesia, khususnya mereka yang bermukim di sekitar hutan, dapat ikut berpartisipasi menjaga hutan, dan tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat mengganggu ekosistem di hutan.

  5. Berdoa juga agar masyarakat Indonesia mulai peduli terhadap lingkungan, dan mulai sejak dini mengajarkan pentingnya menjaga lingkungan kepada anak-anak mereka, terutama dengan memberi pengertian akan pentingnya menjaga hutan.

e-JEMMi 47/2009



KORUPSI DI INDONESIA

Upaya Indonesia dalam memberantas korupsi hingga tahun 2009 mulai menunjukkan hasil. Indeks Persepsi Korupsi (IPK) 2009 naik menjadi 2,8. Kita patut bersyukur IPK dari tahun ke tahun terus membaik. Langkah tegas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak dibentuk tahun 2003 hingga 2009 telah membangkitkan persepsi publik bahwa ada keseriusan bangsa ini untuk memerangi korupsi. Sedikit atau banyak, KPK telah memberikan asa baru dalam pemberantasan korupsi di tengah adanya krisis kepercayaan terhadap lembaga penegak hukum di Indonesia.

Sumber: Kompas, Kamis 19 November 2009, Halaman 6

Pokok Doa:

  1. Mengucap syukur atas dukungan yang pemerintah berikan dalam menuntaskan masalah korupsi di Indonesia. Mari doakan agar Tuhan memampukan dan memberi keberanian yang lebih besar lagi pada masa yang akan datang sehingga terbuka jalan yang lebih luas untuk Indonesia dikenal menjadi negara yang bebas korupsi.

  2. Doakan agar Tuhan memberi hikmat kepada pemerintah dalam menyelesaikan kasus-kasus yang saat ini sedang terjadi, sehingga pemerintah dapat segera melangkah dan melanjutkan tugas mereka dalam memberantas kasus-kasus korupsi yang lebih besar.

  3. Doakan juga agar pemerintah dan aparat berwajib tidak terjebak dan mudah dipengaruhi oleh pihak-pihak yang mencoba untuk mengacaukan dan menggagalkan beberapa kasus hukum yang saat ini sedang terjadi di Indonesia.

  4. Mari berdoa agar kita, dan masyarakat umum, mulai mempraktikkan sadar hukum dan takut akan Tuhan sehingga tidak mendukung praktik-praktik korupsi, bahkan dari tingkat yang paling rendah/kecil sekali pun.

  5. Berdoa agar usaha pemberantasan korupsi ini juga diintegrasikan dengan komitmen untuk mendidik generasi muda, melalui sekolah dan lembaga-lembaga pendidikan lain, untuk membenci tindakan korupsi dan menjunjung tinggi kejujuran dalam segala bidang.

e-JEMMi 46/2009



SEKOLAH TEOLOGI SETIA

Lebih dari 1.000 siswa Sekolah Tinggi Teologia Arastamar (SETIA) di Jakarta saat ini harus tinggal di tempat penampungan, tidak dapat kembali ke kampus setelah mereka dievakuasi lebih dari setahun yang lalu. Pemerintah kota berjanji untuk menyediakan lokasi baru, tapi sampai saat ini tidak terjadi apa-apa. Hal ini berawal pada bulan Juli 2008 ketika seluruh siswa dipaksa mengungsi dan dievakuasi dari asrama mereka menyusul serangan ratusan massa dan kelompok fundamentalis. Sejak saat itu, mereka berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain. Siswa-siswa ini menghadapi tantangan setiap hari, seperti hujan yang turun hampir setiap hari, tidur di atas tanah yang keras, dan kondisi sanitasi yang memprihatinkan. Tanggal 10 Mei yang lalu, pengurus SETIA tengah mempertimbangkan untuk membeli sebuah area untuk pembangunan kampus baru. Meskipun pemerintah Indonesia berjanji akan mengeluarkan izin bagi pembangunan gedung, SETIA tetap harus mendapat izin dari tetangga dan komunitas di sekitar area kampus baru sebelum mereka mulai membangun.

Sumber: Buletin Open Doors, Edisi November -- Desember 2009, Halaman 11

Pokok Doa:

  1. Doakan para mahasiswa SETIA yang sampai saat ini masih tinggal di tempat pengungsian, agar Tuhan memberi kekuatan dan perlindungan kepada mereka.

  2. Berdoa agar Tuhan menggerakkan hati pemerintah untuk segera menangani masalah SETIA, serta janji untuk memberikan lokasi baru bagi kampus SETIA dapat segera terealisasi.

  3. Meskipun mendapat izin dari pemerintah untuk membangun kampus yang baru, namun pihak SETIA juga harus mendapat izin dari lingkungan setempat. Doakan agar Tuhan juga melembutkan hati komunitas setempat untuk memberikan izin guna pembangunan kampus yang baru.

  4. Doakan agar Tuhan menggerakkan hati para donatur dan tokoh masyarakat untuk ikut terbeban membantu kebutuhan mahasiswa SETIA, baik dalam dana maupun doa.

  5. Doakan untuk kesehatian para pengurus STT SETIA agar berharap dan bergantung pada Tuhan saja. Kiranya hanya kehendak Tuhan saja yang jadi.

e-JEMMi 45/2009



KEKERASAN TERHADAP ANAK

Setiap anak berhak mendapatkan perlindungan selama dalam pengasuhan orang tua, wali, atau pihak mana pun yang bertanggung jawab atas pengasuhan itu. Menurut undang-undang, bentuk perlindungan terhadap anak merupakan perlakuan yang bebas dari diskriminasi, eksploitasi secara ekonomi atau seksual, penelantaran, kekejaman, kekerasan, penganiayaan, ketidakadilan, dan perlakuan salah lainnya. Hak anak ini merupakan bagian hak asasi manusia yang wajib dijamin, dilindungi, dan dipenuhi orang tua, keluarga, masyarakat, pemerintah, dan negaranya. Meskipun demikian, hingga saat ini masih terdapat pelanggaran terhadap hak-hak anak. Kasus-kasus kekerasan terhadap anak yang mencuat belakangan ini membuktikan bahwa jaringan perlindungan terhadap anak yang dirajut orang tua, keluarga, masyarakat, hingga negara ternyata lemah. Akibatnya, anak-anak menjadi rentan terhadap perilaku kekerasan, baik yang berasal dari orang tua, keluarga, masyarakat, atau lingkungan.

Sumber: Kompas, Senin, 9 November 2009, Halaman A

Pokok Doa:

  1. Masalah ekonomi merupakan salah satu faktor pemicu terjadinya tindak kekerasan terhadap anak-anak. Doakan agar para orang tua yang sedang mengalami kesulitan ekonomi dapat bersikap kasih dan tidak menjadikan anak-anak sebagai korban.

  2. Doakan agar Undang-Undang Perlindungan Anak dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, sehingga setiap anak dapat memperoleh perlakuan yang baik dari orang-orang yang ada di sekitar mereka.

  3. Kekerasan terhadap anak dapat berdampak buruk terhadap perkembangan kepribadian mereka. Doakan agar ada lembaga-lembaga dan gereja yang mau terlibat untuk memulihkan keadaan anak-anak yang pernah menjadi korban kekerasan tersebut.

  4. Berdoa agar Tuhan memampukan setiap orang tua dalam mengasuh dan mendidik anak-anaknya dengan baik, sehingga setiap anak dapat memperoleh kehidupan yang layak dan dapat bertumbuh sebagai anak yang sehat jasmani dan rohani.

  5. Berdoa untuk lembaga dan organisasi Kristen yang ikut terlibat menangani kasus-kasus penganiayaan terhadap anak. Kiranya mereka dapat berlaku sebagai pembela hak anak-anak dan menolong mereka bertumbuh dalam kehidupan yang seutuhnya.

e-JEMMi 44/2009



MUSIM HUJAN DI INDONESIA

Musim hujan tiba, berarti kewaspadaan terhadap bencana alam seperti banjir dan tanah longsor perlu ditingkatkan. Kehati-hatian ini merupakan usaha antisipasi karena rusaknya ekosistem lingkungan akibat ulah manusia. Sebut saja perilaku membuang sampah sembarangan di sungai yang menyebabkan sedimentasi dan terganggunya arus air. Selain itu, adanya perambahan hutan dan penebangan pohon di daerah tangkapan air menyebabkan peralihan fungsi lahan dan erosi. Tindakan tersebut dapat menimbulkan potensi bencana yang terkadang belum dipikirkan sebelumnya. Oleh karena itu, pemerintah dan masyarakat perlu menumbuhkan kesadaran bersama untuk melestarikan lingkungan dengan tujuan mengembalikan keseimbangan ekosistem.

Sumber: Kompas, Senin, 2 November 2009, Halaman A

Pokok Doa:

  1. Doakan agar Tuhan menjagai mereka yang bermukim di bantaran sungai atau di kawasan pegunungan menjelang dan selama musim penghujan.

  2. Berdoa agar masyarakat Indonesia semakin terdidik sehingga tidak membuang sampah sembarangan di sungai karena dapat menyebabkan penyumbatan pada saluran-saluran air.

  3. Berdoa juga bagi aparat terkait maupun pemerintah, agar Tuhan memberi hikmat dalam mengambil kebijakan dan jalan keluar, dalam menanggulangi kemungkinan banjir dan tanah longsor yang mungkin terjadi menjelang dan selama musim hujan tiba.

  4. Doakan agar masyarakat dapat berkoordinasi dengan petugas SAR maupun aparat terkait dalam memantau keadaan dan kondisi wilayahnya masing-masing, terkhusus mereka yang bermukim di kawasan rawan bencana.

  5. Doakan agar masyarakat Indonesia dapat bersikap mawas diri terhadap karakteristik daerah tempat tinggal mereka, sehingga bencana lingkungan dapat diantisipasi.

e-JEMMi 43/2009



KABINET INDONESIA BERSATU

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, didampingi Wakil Presiden Boediono, Rabu (21/10) malam, mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Bersatu II. Meskipun sempat dilanda pro dan kontra, masyarakat Indonesia berharap kabinet yang dibentuk ini bisa mengelola harapan publik yang tinggi dan sekaligus mampu menghadirkan kesejahteraan rakyat, kuatnya demokrasi, dan penegakan keadilan.

Sumber: Kompas, Kamis, 22 Oktober 2009, Halaman 6

Pokok Doa:

  1. Mengucap syukur atas terbentuknya Kabinet Indonesia Bersatu II yang dipimpin oleh SBY. Doakan agar anggota kabinet baru dapat menjalankan tugas yang telah dipercayakan kepada mereka secara bertanggung jawab.

  2. Doakan juga agar Tuhan memberi hikmat kepada anggota Kabinet Indonesia Bersatu II dalam menyusun program kerja, sehingga program yang akan mereka susun dan jalankan, berorientasi pada kemajuan rakyat dan bangsa Indonesia.

  3. Berdoa agar anggota Kabinet Indonesia Bersatu II dapat saling bekerja sama dan menopang, sehingga kerja sama yang bertanggung jawab dan harmonis sedikit demi sedikit dapat menghilangkan pandangan negatif yang sempat beredar di kalangan elite politik dan masyarakat.

  4. Doakan juga agar Tuhan menjaga hati mereka dalam mengemban tugas ini, sehingga mereka tidak melakukan tindakan yang merugikan negara dan melecehkan nama bangsa.

e-JEMMi 42/2009



HARI PANGAN NASIONAL

Ketahanan pangan merupakan pilar utama pembangunan suatu bangsa. Kita tak ingin krisis pangan seperti 2008 jadi batu sandungan bagi pembangunan ekonomi ke depan. Ketahanan pangan di sini bukan hanya menyangkut stabilitas pasokan dan harga, tetapi juga terpenuhinya hak atas pangan dan gizi yang baik bagi semua. Artinya jangan lagi kita mendengar ada kasus gizi buruk di negeri ini. Oleh sebab itu, kita berharap momentum peringatan Hari Pangan Nasional (16 Oktober 2009) kali ini akan lebih banyak diisi tindakan nyata ketimbang seremonial.

Sumber: Kompas, Kamis, 15 Oktober 2009, Halaman 6

Pokok Doa:

  1. Besarnya ketergantungan pada impor pangan menjadi persoalan pangan yang dihadapi bangsa ini. Ditambah lagi perubahan iklim yang cukup ekstrem, sudah pasti akan berdampak pada pertanian, khususnya pangan. Doakan agar pemerintah dapat segera menindaklanjuti persoalan ini, sehingga dapat menentukan kebijakan- kebijakan yang harus diambil guna meningkatkan dan menjaga ketahanan pangan bagi rakyat.

  2. Doakan agar Tuhan memampukan pemerintah dalam memperlengkapi para petani dalam menghadapi anomali iklim seperti kekeringan dan banjir, yang cakupan dan frekuensinya semakin meningkat, termasuk pola budidaya dan bercocok tanam.

  3. Dilihat dari sisi daya dukung lahan, pertumbuhan penduduk, pola konsumsi, dan kondisi iklim ke depan, bukan tidak mungkin Indonesia akan semakin kewalahan menjaga ketahanan pangan. Doakan agar pemerintah dan setiap instansi terkait mulai serius untuk menggarap pertanian pangan demi kesinambungan ketahanan pangan jangka panjang.

  4. Kondisi masyarakat Indonesia yang mengalami gizi buruk masih sering terdengar. Doakan agar pemerintah segera mengambil tindakan untuk menanggulangi masalah ini, sehingga ke depannya kita tidak mendengar lagi adanya masyarakat Indonesia yang mengalami gizi buruk.

  5. Doakan juga agar masyarakat Indonesia secara sadar menjaga sumber daya alam dan lingkungan, serta tidak bersikap konsumtif. Biarlah ada perubahan ke arah yang lebih bijaksana dalam mengelola sumber alam yang sudah Tuhan berikan.

e-JEMMi 41/2009



VIDEO PORNO ANAK-ANAK

Tim polisi dari unit "cyber crime" Badan Reserse Kriminal Mabes Polri berhasil membongkar perdagangan rekaman video porno anak-anak dan menangkap si pemilik situs. Perdagangan video porno anak-anak berupa kepingan cakram padat tersebut dilakukan secara online melalui situs yang telah diblokir oleh pihak yang berwajib. Berdasarkan penyidikan polisi, anak-anak tersebut diperkirakan masih berusia di bawah 10 tahun, dan "bintang" di rekaman video itu bukan warga negara Indonesia. Yang sangat menyedihkan adalah video porno anak-anak tersebut mulai diminati oleh orang-orang Indonesia.

Sumber: Kompas, Kamis, 8 Oktober 2009, Halaman 27

Pokok Doa:

  1. Mengucap syukur untuk kerja keras Mabes Polri yang telah berhasil menangkap pelaku pengedar video porno anak-anak di Indonesia. Doakan juga agar Tuhan memampukan Mabes Polri dalam menangani kasus-kasus serupa dan menangkap para pelakunya dengan segera.

  2. Mari doakan anak-anak yang telah menjadi korban, agar mereka dapat segera terlepas dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, dan bisa mendapatkan perlindungan yang seharusnya.

  3. Doakan agar setiap orang tua dapat lebih memerhatikan anak-anaknya, sehingga anak-anak terhindar dari perbuatan yang menyeleweng dari kebenaran.

  4. Doakan juga agar Tuhan melindungi anak-anak Indonesia sehingga tidak mudah terpengaruh oleh bujukan oknum-oknum tertentu yang hendak mengeksploitasi mereka.

  5. Berdoa agar Tuhan memampukan setiap orang tua untuk mengasuh, membimbing, dan memberikan pengarahan pada anak-anak mereka, sehingga anak-anak dapat lebih kritis terhadap sikap orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

  6. Biarlah gereja dapat semakin memerhatikan pelayanan kepada anak-anak agar hidup mereka benar-benar dilandasi oleh firman Tuhan dan tidak mudah terperangkap dalam dosa yang menyakitkan hati Tuhan.

e-JEMMi 40/2009



GEMPA SUMATERA

Rentetan gempa yang terjadi akhir-akhir ini kian mempertegas Indonesia sebagai kawasan rawan gempa. Yang terkini, gempa Padang, Sumatera Barat, Rabu (30/9) sore, yang berkekuatan 7,6 SR, menghancurkan kota Padang dan Pariaman. Kamis pagi (1/10), gempa mengguncang Jambi. Ratusan orang tewas, ratusan tertimbun reruntuhan rumah dan bangunan. Suka atau tidak, gempa bumi bakal muncul di daerah-daerah rawan bencana. Hal ini tidak bisa dihindari karena secara geologis, Indonesia ada pada pertemuan tiga lempeng bumi: Eurasia, Samudera Pasifik, dan Indo-Australia. Ketiga lempeng itu bergerak aktif dalam kecepatan dan arah berbeda dalam kisaran beberapa sentimeter sampai 12 sentimeter per tahun.

Sumber: Kompas, Jumat, 2 Oktober 2009, Halaman 6

Penulis: Subandono Diposaptono (Direktur Pesisir dan Lautan di Departemen Kelautan dan Perikanan)

Pokok Doa:

  1. Doakan para korban gempa, agar Tuhan memberi kekuatan dan ketabahan sehingga mereka sanggup bertahan dan mampu mengatasi kota yang dipenuhi dengan puing-puing reruntuhan.

  2. Doakan juga untuk anggota keluarga mereka yang selamat, baik yang berada di lokasi maupun yang berada di luar kota, agar Tuhan memberi ketabahan dan kesabaran dalam menunggu hasil evakuasi keluarga yang menjadi korban.

  3. Berdoa bagi petugas yang sedang melakukan evakuasi di lapangan, agar Tuhan memberi kekuatan dan perlindungan kepada mereka, sehingga proses evakuasi dapat berjalan dangan aman dan lancar.

  4. Berdoa untuk datangnya bantuan yang dibutuhkan oleh para korban di tempat pengungsian sementara, agar Tuhan menolong sehingga bantuan dapat segera datang untuk meringankan penderitaan mereka.

  5. Doakan bagi mereka yang bertangung jawab dalam menyalurkan bantuan yang telah diterima, agar Tuhan menjaga hati mereka, sehingga bantuan bisa sampai kepada korban tanpa masalah.

  6. Doakan juga agar bantuan yang sedang disalurkan dapat cepat sampai kepada sasaran sehingga mereka yang benar-benar membutuhkan bisa segera ditolong.

  7. Doakan untuk umat percaya yang menjadi korban gempa, agar di tengah situasi ini mereka dapat tetap beriman dan menjadi saksi kasih Tuhan sehingga mereka menjadi berkat bagi para korban lainnya.

  8. Berdoa bagi gereja-gereja Tuhan, agar dapat secara aktif berpartisipasi menolong dan membantu para korban gempa, baik secara langsung terjun ke lapangan maupun melalui doa dan dana. 9. Doakan agar setiap unsur masyarakat bersatu padu menolong tanpa membeda-bedakan ras atau agama sehingga kasih Tuhan dapat tersalur kepada sesama manusia.

e-JEMMi 39/2009



DAMPAK ARUS BALIK PASCA LEBARAN

Selain fenomena mudik (menjelang Lebaran), ada juga fenomena arus balik (paska-Lebaran), yaitu kebiasaan para pemudik kembali ke kota dengan mengajak serta kerabat atau rekannya untuk ikut mengadu nasib, khususnya ke Jakarta. Hal ini sering menimbulkan masalah karena sebagian besar dari mereka datang dengan tanpa rencana dan memiliki kemampuan dan keterampilan bekerja yang sangat terbatas. Akibatnya, banyak dari mereka akhirnya hidup telantar di Jakarta tanpa uang, tempat tinggal, atau pun pekerjaan.

Pokok Doa:

  1. Berdoa bagi para pemudik yang telah kembali ke Jakarta untuk bekerja. Kiranya mereka dapat kembali bekerja dengan baik dan bersemangat.

  2. Doakan arus balik pasca-Lebaran yang membawa penduduk desa berurbanisasi ke Jakarta untuk mencari pekerjaan, agar Tuhan menolong mereka untuk mendapat pekerjaan yang layak dan berguna, dan mereka dapat bekerja dengan baik.

  3. Doakan juga untuk mereka yang belum mendapatkan pekerjaan di Jakarta, supaya mereka tidak jatuh ke dalam pencobaan dan memutuskan untuk mengambil pekerjaan yang menyalahi hukum.

  4. Mintalah Tuhan untuk melindungi para pendatang yang tidak mendapat pekerjaan, agar mereka tidak jatuh ke tangan orang-orang yang tidak bertanggung jawab, tapi tetap berpegang pada hati nurani untuk tidak melakukan tindakan-tindakan asusila demi sesuap nasi.

  5. Pemukiman kumuh adalah kawasan yang menjadi hunian sebagian besar para pendatang baru ini. Doakan agar Tuhan menjaga mereka dari kemungkinan terserang penyakit dan tindakan kriminal.

  6. Berdoa agar pemerintah dan lembaga-lembaga sosial untuk bekerja sama mengantisipasi arus urbanisasi pasca-Lebaran ini, agar dapat memberikan bimbingan bagi mereka yang telantar di Jakarta dan dapat segera memulangkan mereka ke desanya masing-masing.

e-JEMMi 38/2009



JELANG LEBARAN

Tradisi mudik alias pulang kampung yang sering terjadi menjelang Lebaran bukan merupakan hal baru bagi masyarakat Indonesia. Di tengah suasana antisipasi untuk bergembira berkumpul bersama keluarga, kadangkala terjadi hal-hal yang tidak diinginkan menjelang Lebaran. Seperti yang terjadi saat ini, ada berita-berita kecelakaan di sekitar jalan pantura sementara para pemudik sedang dalam perjalanan ke kampung halaman. Tingkat kejahatan juga meningkat menjelang Lebaran, seperti pencopetan, perampokan dll.. Mari kita tingkatkan rasa persaudaraan kita dengan berdoa agar Tuhan melindungi para pemudik yang sedang dalam perjalanan pulang ke kampung halaman mereka sehingga mereka bisa sampai dengan selamat untuk berkumpul dengan keluarga masing-masing.

Pokok Doa:

  1. Menjelang Lebaran, jumlah kendaraan beroda dua dan empat di jalan-jalan meningkat sehingga menyebabkan kemacetan, bahkan kecelakaan. Doakan agar setiap pengendara kendaraan dapat bersabar dan hati-hati dalam mengendarai kendaraannya sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

  2. Doakan juga agar Tuhan memberi kesehatan dan kekuatan kepada para pemudik, serta memberi perlindungan sehingga mereka dapat tiba di tempat tujuan dengan selamat.

  3. Berdoa agar aparat yang berwajib dapat melancarkan dan mengamankan jalan-jalan sehingga para pemudik terhindar dari aksi-aksi tak bertanggung jawab yang merugikan.

  4. Doakan juga untuk para pemilik angkutan umum, agar tidak hanya mencari keuntungan sebesar-besarnya, tapi juga harus lebih memerhatikan keamanan kendaran mereka, sehingga jumlah kecelakaan yang terjadi akibat kerusakan mesin dapat diminimalkan.

  5. Berdoa agar momen Lebaran ini menjadi saat yang berbahagia untuk berkumpul dengan keluarga dan membagikan kasih Kristus.

e-JEMMi 37/2009



GEMPA BUMI MELANDA BEBERAPA WILAYAH DI INDONESIA

Pulau Jawa, Bali, dan Sumatera, Rabu 2 September 2009, pukul 14.55 WIB berguncang menyusul gempa besar yang berkekuatan 7,3 Skala Richter dan berpusat di kedalaman 30 kilometer di bawah dasar Samudera Indonesia atau 142 kilometer sebelah barat daya kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Hingga Kamis petang kemarin, jumlah korban akibat gempa menjadi 53 orang meninggal, 167 orang luka berat dan ringan. Sementara 37 orang hilang akibat gempa yang memicu kelongsoran tersebut. Gempa juga mengakibatkan 13.660 (323 keluarga) mengungsi.

Kerugian dan korban ini tersebar dari Cianjur, Garut, Sukabumi, Tasikmalaya, Bandung, Bandung Barat, Bogor, Kuningan, Ciamis, Purwakarta, Subang, sampai Banjar. Di luar itu, menurut Satuan Koordinasi Pelaksanaan Penanggulangan Bencana Jawa Barat, gempa juga mengakibatkan 97 rumah hancur, 32.293 rumah rusak, dan 671 bangunan fasilitas umum rusak.

Sumber: Kompas, Jumat, 4 September 2009, Halaman 1

Pokok Doa:

  1. Doakan para korban gempa yang kehilangan anggota keluarga maupun harta benda, agar Tuhan memberi kekuatan dan penghiburan kepada mereka.

  2. Doakan juga untuk aparat yang sedang melakukan evakuasi untuk mencari korban yang belum ditemukan, agar Tuhan memberi kecakapan sehingga pencarian bisa dilakukan dengan bijaksana dan cepat.

  3. Berdoa untuk para pengungsi yang masih ada di tenda-tenda penampungan, agar Tuhan memelihara dan melindungi mereka dari wabah sakit penyakit yang menyerang mereka sesudah gempa.

  4. Berdoa untuk pemerintah pusat dan daerah yang sedang berupaya menolong para korban gempa, agar Tuhan menjaga hati mereka sehingga mereka dapat melaksanakan tugasnya dengan bertanggung jawab.

  5. Doakan juga agar setiap bantuan dapat datang tepat waktu, diberikan sesuai dengan sasaran dan dapat menolong mereka yang membutuhkan.

  6. Doakan bagi para siswa sekolah yang mengalami gangguan proses belajar karena gedung sekolah yang rusak, agar mereka tetap memiliki semangat untuk terus belajar meskipun dengan kondisi yang terbatas.

  7. Berdoa agar pemerintah dapat berhikmat dalam menyusun strategi dan rencana sehingga masalah-masalah yang timbul dapat segera dibenahi dan diatasi.

  8. Berdoa bagi para relawan yang sedang bertugas di lapangan untuk menolong para korban, agar Tuhan memberikan kasih, perlindungan dan memberi kekuatan selama bertugas.

  9. Berdoa juga bagi orang percaya yang juga menjadi korban gempa, kiranya Tuhan menolong mereka untuk memiliki sikap yang baik dan mengasihi orang-orang yang berada di sekitar mereka, sehingga kasih Kristus terpancar melalui mereka.

  10. Berdoa bagi gereja-gereja Tuhan di mana pun mereka berada, agar dapat terlibat meringankan beban para korban gempa, baik melalui dana maupun daya.

e-JEMMi 36/2009



PAPUA

Papua adalah pulau terbesar kedua di dunia -- wilayah yang sangat luas dan kaya akan budaya dan sumber daya alam. Namun sayang, kebanyakan masyarakat Papua tidak menyadari bahwa mereka memiliki potensi kekayaan yang bisa dikembangkan untuk memajukan daerah mereka. Selain karena minimnya informasi, rendahnya tingkat pendidikan di daerah ini juga menghambat perkembangan masyarakat Papua. Ada gap besar yang memisahkan Papua dari pulau-pulau lain di Indonesia. Masih perlu usaha ektra untuk menolong mereka mengejar keterbelakangan, baik dalam hal ekonomi, pendidikan, atau pun sosial.

Banyak jemaat Tuhan yang tinggal di pulau ini dan berharap pekerjaan pengabaran Injil bisa terus dilaksanakan di sana. Hal ini yang mendorong The Evangelical Alliance Mission (TEAM) untuk melayani masyarakat di Papua. Keberadaan mereka, selain untuk menunjukkan kasih Kristus kepada masyarakat sekitar, juga untuk membangun pusat kemasyarakatan sebagai media untuk menjalin relasi dengan masyarakat sekitar, sehingga diharapkan masyarakat Papua pada kemudian hari dapat lebih bersikap kritis dan kreatif dalam melihat dan mengembangkan potensi yang mereka miliki.

Pokok Doa:

  1. Mengucap syukur atas keberadaan TEAM di Papua. Doakan agar keberadaan mereka dapat memberikan dampak kepada masyarakat, khususnya untuk mengubah pola pikir yang masih sangat terbelakang.

  2. Berdoa untuk upaya penyebaran kasih Kristus di antara masyarakat setempat, agar Tuhan memampukan mereka mengenal Tuhan dan memuliakan nama-Nya.

  3. Berdoa bagi orang percaya lokal di Papua dan gereja Tuhan di sana, agar tidak terjebak pada kebudayaan nenek moyang yang menghambat pemberitaan Injil.

  4. Doakan juga agar Tuhan menjamah hati setiap orang percaya di sana, sehingga mereka dapat melihat pentingnya membagikan Kabar Baik kepada mereka yang belum percaya.

  5. Berdoa bagi setiap pelatih dan relawan dari berbagai denominasi yang melayani di Papua, agar Tuhan memberi hikmat sehingga Papua boleh diubahkan untuk menjadi jemaat Tuhan yang dipulihkan dan hidup bagi Kristus.

  6. Doakan program-program yang sedang dipersiapkan untuk membagikan kasih Kristus kepada setiap orang di Papua, agar Tuhan memberkati dan mencukupkan setiap kebutuhan yang diperlukan.

  7. Doakan agar Tuhan memampukan masyarakat Papua mengejar ketertinggalan mereka, sehingga tidak selamanya mereka dicap sebagai masyarakat yang terbelakang.

  8. Pendidikan merupakan sesuatu yang sangat dibutuhkan bagi masyarakat Papua. Doakan agar pemerintah setempat dapat lebih memerhatikan kebutuhan pendidikan masyarakatnya.

  9. Doakan juga agar pemerintah setempat melindungi sumber alam agar tidak diekploitasi, sehingga setiap masyarakat Papua dapat menikmati kekayaan alam yang mereka miliki, termasuk generasi-generasi selanjutnya.

  10. Doakan agar masyarakat Papua tidak mudah diprovokasi untuk melakukan tindakan-tindakan anarkis yang melawan pemerintah resmi. Kiranya Tuhan menjaga mereka sehingga tidak terpengaruh oleh ajaran-ajaran menyesatkan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

  11. Berdoa bagi para misionaris penuh waktu yang melayani masyarakat di Papua, agar Tuhan menambahkan hikmat dan kemampuan kepada mereka dalam memahami dan menyampaikan pesan Injil kepada masyarakat di sana.

  12. Doakan juga agar Tuhan melindungi dan mencukupkan setiap kebutuhan dan keperluan para misioanris di Papua yang sedang melayani, sehingga kasih Kristus dapat terus terpancar, baik melalui pelayanan maupun kehidupan sehari-hari mereka.

e-JEMMi 35/2009



KOMPETISI USAI, SAATNYA BERSATU

Hasil Pemilu untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden RI akhirnya menetapkan pasangan SBY -- Boediono sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2009 -- 2014. Dalam pidatonya pada Kamis, 20 Agustus 2009, presiden terpilih SBY menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh rakyat Indonesia dan juga menyerukan persatuan serta menyudahi kompetisi Pemilu 2009. Kami mengajak segenap umat percaya untuk mendukung kepemimpinan SBY dalam menjalankan kepemimpinannya 5 tahun ke depan.

Pokok Doa:

  1. Mengucap syukur atas pimpinan Tuhan bagi bangsa Indonesia sehingga Pemilu 2009 dapat berlangsung dengan baik. Bersyukur pula atas kerja keras semua pihak yang telah menyukseskan Pemilu ini.

  2. Biarlah segenap rakyat dan seluruh jajaran partai politik Indonesia menerima dan mendukung SBY selaku Presiden RI periode 2009 -- 2014. Biarlah seluruh lapisan masyarakat bekerja sama untuk memajukan Indonesia.

  3. Doakan presiden dan wakil presiden terpilih, agar Tuhan memberi kemampuan kepada mereka dalam menyusun program kerja lima tahun ke depan. Saat ini SBY sedang mempersiapkan orang-orang yang akan membantunya memimpin negara ini. Biarlah Tuhan memberikan hikmat dalam memilih orang-orang yang tepat untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.

  4. Mohon kepada Tuhan agar selalu melindungi dan menuntun negara ini memasuki pemerintahan yang baru. Kiranya melaluinya, kehendak Tuhan bagi negara Indonesia tercinta terwujud sehingga bangsa ini pun dimenangkan bagi kemuliaan Tuhan.

e-JEMMi 34/2009



TERORISME SEBAGAI DRAMA

Hasil identitas melalui tes DNA memperlihatkan bahwa mayat yang tewas disergap Detasemen Khusus 88 bukanlah gembong teroris Noordin M. Top, tetapi Ibrohim. Penjelasan kepolisian tentang hasil pemeriksaan DNA itu telah mengakhiri segala silang pendapat, kontroversi, dan spekulasi tentang teroris yang tewas dalam serangan Densus 88 di Beji, Temanggung, Jawa Tengah. Perlu dikemukakan pula, sebagian masyarakat tetap gundah karena sempat terkecoh oleh pemberitaan media media massa, terutama siaran televisi yang menyebutkan Noordin M. Top sebagai teroris yang ditembak mati di Temanggung. Kredibilitas media memang dipertaruhkan karena terlalu dini menyimpulkan Noordin M. Top sudah berhasil disergap aparat. Berbagai kalangan kemudian mempertanyakan cara kerja media massa yang dinilai lebih mengutamakan sensasi ketimbang substansi dalam meliput teroris, yang pada akhirnya peristiwa itu lebih menjadi tontonan bagi masyarakat ketimbang tekad melakukan perlawanan terhadap bahaya terorisme.

Sumber: Kompas, Jumat, 14 Agustus 2009, Halaman 6

Pokok Doa:

  1. Mengucap syukur untuk kerja aparat berwajib dalam menangkap gembong teroris beberapa waktu lalu. Doakan agar melalui peristiwa ini, para pihak berwajib semakin gigih bekerja memberantas para teroris yang masih berkeliaran di Indonesia.

  2. Doakan pihak berwajib yang saat ini masih terus berupaya menangkap para teroris, agar Tuhan memampukan dan memberi kecerdasan kepada mereka untuk menjalankan tugasnya dengan baik.

  3. Doakan masyarakat Indonesia agar turut membantu aparat berwajib dalam memberantas teroris di Indonesia. Doakan juga agar Tuhan memberi keberanian sekaligus perlindungan kepada masyarakat umum, mengingat bahwa para teroris hidup di tengah-tengah mereka.

  4. Doakan agar melalui peristiwa kesalahan pemberitaan tentang tewasnya Noordin M. Top, masyarakat Indonesia dapat bersikap lebih kritis dan tidak mudah dipengaruhi oleh pemberitaan media massa yang kurang bertanggung jawab.

  5. Doakan kerja sama antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan tokoh agama setempat dalam memberikan pendidikan moralitas kepada masyarakat sehingga tidak mudah tertipu dengan ajaran-ajaran menyesatkan yang didalangi oleh para teroris.

e-JEMMi 33/2009



MISI DAN PEPERANGAN ROHANI

Rasul Paulus mengingatkan kepada jemaat di Efesus dan juga kepada para hamba Tuhan atau pun misionaris-misionaris yang sedang melayani di ladang misi untuk selalu teguh dalam iman dan berpegang pada firman-Nya, karena di tengah-tengah pelayanan mereka, ada peperangan rohani yang sedang mereka hadapi. Kalau kita melihat pengalaman Paulus dalam pelayanan misi-Nya di Kitab Kisah Para Rasul, ia selalu diperhadapkan dengan peperangan rohani, yakni menghadapi orang-orang yang terlibat dengan kuasa kegelapan atau pun dengan para tokoh agama dan penguasa-penguasa. Yesus juga berkata bahwa Ia mengutus murid-murid-Nya, hamba-hamba-Nya, atau para misionaris seperti domba ke tengah-tengah serigala. Ini merupakan suatu kenyataan peperangan rohani yang selalu dihadapi oleh para misionaris ke mana pun mereka pergi untuk melayani.

Ada banyak kegagalan yang telah terjadi dalam sejarah pelayanan misi oleh misionaris dari Barat. Mereka yang banyak mengandalkan rasio dan keahlian di ladang misi tidak mendatangkan hasil. Mereka tidak mengerti akan faktor spiritual dalam pelayanan misi. Peter Wagner mengatakan sisi spiritual dalam peperangan rohani ini sering dilupakan oleh misionaris Barat yang pergi ke dunia pagan di negara dunia ketiga. Mereka tidak mengalami itu di negaranya, dan melihat konteks pelayanan mereka seperti di Barat. Akhirnya mereka mengalami kesulitan ketika berhadapan dengan kasus-kasus spiritisme di ladang misi. Apa yang dikatakan oleh Paulus dan Yesus itu memang merupakan suatu peringatan, agar para misionaris atau hamba-hamba Tuhan yang melayani di ladang misi selalu bergantung dengan kuasa Tuhan dan bukan bergantung pada rasio. Peperangan rohani hanya dapat dimenangkan oleh kuasa Roh Kudus dan kuasa Firman.

Diambil dan disunting seperlunya dari:

Judul buku : Misi, Diskusi dan Doa 1
Penulis : Dr. Makmur Halim
Penerbit : Gandum Mas, Malang 2000
Halaman : 75 -- 78

Pokok Doa:

  1. Berdoalah agar Tuhan memberi kekuatan dan kuasa-Nya senantiasa kepada para misionaris yang saat ini sedang melayani di ladangnya, supaya tetap bertahan dalam menghadapi peperangan rohani dengan kemenangan.

  2. Berdoalah agar Tuhan memberikan kepekaan rohani kepada setiap orang percaya dalam mengantisipasi peperangan rohani yang ada di depan mereka.

  3. Berdoalah untuk misionaris-misionaris yang melayani di negara dunia ketiga, khususnya di Indonesia, agar Tuhan mengurapi mereka dengan kuasa-Nya untuk menghadapi peperangan rohani serta mereka selalu mengandalkan kuasa Tuhan untuk pelayanan mereka.

  4. Berdoalah agar dalam hidup kita, orang percaya, peperangan rohani tersebut selalu mendatangkan berkat yang besar dalam kemajuan iman secara pribadi.

  5. Berdoalah untuk misionaris-misionaris yang melayani di Indonesia, agar Tuhan senantiasa memberikan perlindungan-Nya dalam pelayanan misi untuk penyelamatan jiwa-jiwa yang terhilang.

e-JEMMi 32/2009



RASA KEADILAN HARUSNYA MENJADI DASAR PENEGAK HUKUM

Menjunjung tinggi hukum dan keadilan seharusnya menjadi pertimbangan tertinggi bagi para hakim untuk membuat keputusan. Sayangnya, para advokat sering kali lebih mengejar kemewahan yang diperoleh secara tidak benar dalam menangani perkara-perkara yang ditangani. Tidak heran kalau akal sehat dan rasa keadilan sering kali tidak dipakai sebagai pertimbangan.

Sumber: Kompas, Jumat, 31 Juli 2009, Halaman 2

Pokok Doa:

  1. Doakan agar aparat penegak hukum dapat tetap optimis membangun lembaga peradilan yang lebih baik, meskipun banyak praktik yang membuat miris sehingga pesimisme terhadap penegak hukum dan rasa keadilan bagi para pencari keadilan selalu muncul.

  2. Doakan agar masalah jual beli perkara yang sering terjadi di lembaga peradilan dapat segera disingkirkan, karena hal ini sangat tidak sesuai dengan prinsip kebenaran. Biarlah mereka yang bekerja di lembaga peradilan dapat melaksananan tugas mereka dengan sebaik-baiknya dan bertanggung jawab serta tidak menghalalkan segala cara untuk memenangkan kasus dalam peradilan.

  3. Doakan agar anak-anak Tuhan yang duduk sebagai penegak hukum di lembaga-lembaga peradilan di negara ini dapat menjadi saksi kebenaran. Biarlah Tuhan menolong mereka untuk berani menolak hal-hal yang tidak sesuai dengan kebenaran firman Tuhan dan mereka dipakai lebih luar biasa lagi untuk menegakkan hukum di negara tercinta ini.

e-JEMMi 31/2009



PERINGATAN DINI TERHADAP DAMPAK TERBURUK EL NINO

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksikan musim kering tahun ini terjadi sampai Januari 2010, dan hampir semua wilayah Indonesia akan mengalami anomali cuaca yang merata. Fenomena perubahan iklim yang semakin menjadi-jadi pada dekade terakhir telah mengacaukan dan memundurkan musim hujan di Indonesia sehingga ancaman penurunan produksi pangan bukanlah mitos, apalagi dianggap bermotif politik. Musim kering tahun ini terasa lebih menyengat karena bersamaan dengan dampak fenomena moda positif samudera Hindia (Indian Ocean Dipole). Hasil sebuah penelitian yang dikembangkan oleh Japan Agency for Marine-Earth Science and Technology (Jamstec) telah menjelaskan perubahan iklim global saat kekeringan hebat tahun 1997. Minimnya uap air di atas Indonesia dan sekitarnya, karena fenomena anomali cuaca di samudera Pasifik dan samudera Hindia, menjadi rekor buruk impor beras Indonesia, yakni 5,8 juta ton pada tahun 2008. Dengan peringatan dini kepada masyarakat dan pelaksanaan strategi antisipasi dampak kekeringan yang memadai, Indonesia seharusnya terhindar dari kejadian buruk, seperti pada awal era reformasi.

Sumber: Kompas, Senin, 27 Juli 2009, Halaman 15

Pokok Doa:

  1. Sehubungan dengan fenomena perubahan iklim global dan dampak kekeringan terhadap penurunan produksi pangan yang merata di seluruh negeri, doakan agar permerintah segera dapat mengambil langkah kebijakan untuk mengantisipasinya sehingga tidak terjadi akibat yang buruk bagi rakyat.

  2. Doakan agar pemerintah, baik dari pusat maupun daerah sesegera mungkin memberikan pengarahan dini secara rinci kepada masyarakat Indonesia, mulai dari teknis pola tanam, langkah hemat air, dan pemanenan air setiap ada hujan, sampai pelestarian sumber air.

  3. Musim kering saat ini adalah momen paling tepat bagi pemerintah untuk menunjukkan langkah pengabdian kepada masyarakat. Doakan agar aparat pemerintah tidak saling menyalahkan atau mengambil keuntungan di tengah kesempitan. Doakan agar Tuhan menggerakkan para pemimpin di Indonesia agar dapat bekerjasama dengan berbagai pihak untuk menanggulangi persoalan yang sedang terjadi ini.

e-JEMMi 30/2009



BOM YANG MENGGUNCANG JAKARTA

Bom yang mengguncang Jakarta, Jumat, 17 Juli 2009, seolah membuka kembali luka lama yang pernah menimpa bangsa Indonesia beberapa tahun silam. Bagaikan petir di tengah teriknya siang, peristiwa pengeboman di dua jaringan hotel internasional -- JW. Marriott dan Ritz-Carlton -- yang menewaskan 8 jiwa dan melukai 53 orang itu amat menyentak rasa aman publik. Hampir 4 tahun tidak terdengar aksi pengeboman semacam ini. Masyarakat amat diyakinkan, aksi terorisme telah pupus. Itulah salah satu ironi zaman ini. Ketika dunia merasa aman, maju, dan beradab, gerakan dan aksi biadab terorisme tidak tinggal diam.

Sumber: Kompas Selasa, 21 Juli 2009, Halaman 5 dan 6

Pokok Doa:

  1. Doakan keluarga korban yang meninggal akibat pengeboman hotel JW. Marriott dan Ritz-Carlton, agar Tuhan memberi kekuatan dan ketabahan kepada mereka.

  2. Doakan juga korban yang luka-luka, agar Tuhan memberi kesembuhan dan ketabahan dalam menghadapi pencobaan ini, khususnya yang masih dirawat di rumah sakit atau di rumah.

  3. Berdoa agar Tuhan memberi hikmat dan ketelitian pada pihak berwajib yang sampai hari ini masih terus berusaha mencari dalang di balik peristiwa yang sangat terkutuk ini. Biarlah keadilan ditegakkan dan pemerintah memberi hukuman bagi para pelakunya.

  4. Berdoa bagi aparat pemerintah yang mencoba meningkatkan pengamanan pascaledakan bom, agar Tuhan menolong mereka.

  5. Efektivitas lembaga dan petugas antiteror memerlukan dukungan dan partisipasi kita, warga yang sadar dan bertanggung jawab. Doakan agar baik pemerintah maupun masyarakat dapat bekerja sama dan bersikap kritis dalam mengungkap kasus ini.

  6. Doakan agar masyarakat semakin waspada tanpa harus menjadi ketakutan, sehingga kegiatan sehari-hari terus bisa berlangsung dengan baik.

e-JEMMi 29/2009



PELAKSANAAN MASA ORIENTASI SEKOLAH

Pelaksanaan masa orientasi siswa baru yang dimulai pada hari Senin, 13 Juli 2009, harus jauh dari tindakan kekerasan atau perpeloncoan serta kegiatan-kegiatan yang tidak bernuansakan pendidikan. Sekolah-sekolah seharusnya mengisi masa orientasi siswa baru dengan beragam kegiatan yang berfokus pada pengenalan lingkungan dan budaya sekolah guna menyiapkan siswa baru agar mampu beradaptasi dengan sekolah baru mereka.

Sumber: Kompas, Senin, 13 Juli 2009, Halaman 25


Pokok Doa:

  1. Mengucap syukur karena mulai senin kemarin, mereka yang masih berada di bangku sekolah sudah dapat memulai aktivitas belajar mereka. Doakan agar setelah melewati masa liburan yang cukup panjang, para siswa dapat kembku2. gan antusias.

  2. Doakan juga untuk para siswa baru, agar mereka dapat beradaptasi dengan lingkungan mereka yang baru dan dapat melakukan setiap kegija3. nggung jawab.

  3. Masa orientasi siswa baru akan berlangsung selama beberapa hari. Doakan agar para perserta (siswa baru) dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk dapat mengenal n 4. baru mereka.

  4. Doakan para pendidik atau senior yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan orientasi ini, agar dapat menjalankan tugas mereka untuk mendampingi dan mengenalkan kegiatan-kegiatan dise5. nggung jawab.

  5. Berdoa agar pelaksanaan masa orientasi sekolah tahun ini benar-benar tidak diisi dengan kegiatan yang berbau kekerasan atau perpeloncoan, melainkan dapat diisi dengan kegiadik dan menambah wawasan peserta.

e-JEMMi 28/2009



HASIL PEMILU 8 JULI 2009

Puji Tuhan! Pelaksanaan pemilihan umum untuk memilih presiden dan wakil presiden negara Republik Indonesia pada 8 Juli 2009 telah berjalan dengan baik. Tidak ada gejolak berarti yang berpotensi mengganggu perjalanan demokrasi Indonesia. Kita patut berterima kasih kepada rakyat yang telah memberikan suaranya untuk memilih pemimpin bangsa Indonesia periode 2009-2014. Kita juga patut berterima kasih kepada elite politik -- pasangan calon presiden dan wakilnya -- yang telah membangun budaya demokrasi Indonesia yang masih muda ini. Kita berharap pemungutan suara 8 Juli 2009 bisa menjadi tahap awal bagi bangsa Indonesia untuk masuk dalam jajaran negara-negara dengan demokrasi yang matang.

Sumber: Kompas, Kamis 9 Juli 2009, Halaman 6

Pokok Doa:

  1. Mengucap syukur untuk keamanan dan kedamaian yang tercipta menjelang dan saat pelaksananan Pemilu 8 Juli. Doakan agar rakyat dan petugas yang berwenang bisa terus menjaga keadaan paska-Pemilu sehingga semua kegiatan sehari-hari bisa berjalan dengan baik.

  2. Berdoa agar presiden terpilih dapat melaksanakan visi misi yang mereka janjikan demi kepentingan bangsa dan membawa perubahan yang lebih baik bagi bangsa Indonesia.

  3. Doakan juga bagi capres dan cawapres yang tidak terpilih, agar dapat berbesar hati menerima presiden dan wakil presiden terpilih untuk menjadi pemimpin bangsa Indonesia, serta mendukung program kerja mereka dengan semangat untuk memajukan bangsa Indonesia.

  4. Kepastian hasil Pemilu akan diumumkan pada 25 Juli mendatang. Berdoa untuk para pendukung dari masing-masing capres dan cawapres, agar dapat menahan diri dengan tidak mengumbar pernyataan yang hanya berpotensi membangkitkan emosi dan sentimen kelompok.

  5. Berdoa bagi mereka yang bertugas untuk menghitung jumlah perolehan suara, agar Tuhan menganugerahi sikap teliti dan jujur dalam melaksanakan tugasnya, sehingga tidak ada kecurangan dan kesalahan dalam perhitungan suara.

  6. Berdoa untuk bangsa Indonesia, agar momen Pemilu ini dapat menjadi tonggak komitmen untuk terus berjuang bagi kemajuan dan kedaulatan bangsa Indonesia.

e-JEMMi 27/2009



KESEHATAN MASYARAKAT

Penanganan masalah kesehatan di Indonesia belum menjadi prioritas pembangunan. Padahal, kesehatan merupakan modal dasar pembangunan ekonomi. Angka kematian ibu dan bayi yang masih tinggi menunjukkan kesehatan di Indonesia belum sesuai dengan yang diharapkan. Selain itu, sebagian besar penduduk juga tidak mendapat perlindungan, baik ketika sehat agar tidak sakit maupun ketika sakit agar tidak bertambah parah. Penyakit menular, seperti tuberkulosis, malaria, demam berdarah, dan HIV/AIDS, serta penyakit tidak menular makin mengancam.

Sumber: Kompas, 9 Juni 2009, Halaman 13

Pokok Doa:

  1. Doakan agar masyarakat Indonesia membiasakan diri untuk hidup sehat, bersih, dan teratur, agar mereka tidak mudah sakit, sehingga mereka dapat melakukan setiap tugas dan tanggung jawab mereka sehari-hari dengan baik.

  2. Berdoa agar pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap masalah kesehatan, baik melalui promosi hidup sehat, lingkungan sehat, maupun pencegahan penyakit-penyakit menular dan tidak menular, atau dengan cara yang lainnya yang mudah diterima dan diaplikasikan dalam masyarakat.

  3. Doakan juga agar masyarakat Indonesia dapat menjaga dan merawat fasilitas umum yang disediakan oleh pemerintah untuk kesehatan (misalnya fasilitas MCK), sehingga fasilitas tersebut juga dapat digunakan oleh generasi selanjutnya.

  4. Organisasi-organisasi kesehatan Kristen perlu ambil bagian untuk menyukseskan program pemerintah dalam bidang kesehatan. Doakan agar ini memberi kesaksian bagi kemuliaan nama Tuhan.

e-JEMMi 26/2009



PIMPINAN TUHAN UNTUK MISIONARIS-NYA

Dalam perjalanan misinya, Rasul Paulus selalu mengalami dan belajar dari apa yang dikerjakan oleh Roh Kudus. Sering kali, Paulus tidak dapat mengandalkan segala rencana yang sudah ia miliki untuk tempat-tempat yang akan dikunjunginya. Roh Kudus mengubah perjalanan Paulus ke tempat yang tidak ia rencanakan. Roh Kudus berkali-kali harus menghalangi Paulus untuk pergi ke tanah Galatia dan ke daerah Bitinia. Walaupun segala tempat adalah ladang misi, tetapi tidak ke segala tempat Allah mengutus Paulus. Tetapi Paulus tidak merasa bingung atau kecewa dengan pimpinan Roh Kudus. Ia sendiri telah mengaku dan mengambil komitmen bahwa sebagai tawanan Roh, ia akan selalu taat. Pada akhirnya, Paulus mendapatkan mimpi dari Allah untuk pergi ke Makedonia.

Dalam mimpinya, ia melihat ada orang Makedonia memanggilnya ke sana. Kehadiran Paulus di Makedonia membuat banyak orang bertobat, dan gereja pun berdiri. Kalau kita melihat pengalaman pelayanan hamba-hamba Tuhan atau calon-calon misionaris, sering kali rencana-rencana mereka tidak tercapai. Mereka harus pindah dari satu tempat ke tempat yang lain untuk mendapatkan ladang pelayanan mereka, dan hal ini pun sering kali tidak tepat. Karena pengalaman ini, banyak calon misionaris atau yang sudah ada di ladang-ladang misi menjadi undur. Mungkin mereka merasa tidak dipanggil oleh Tuhan, padahal Tuhan sedang memimpin mereka untuk tugas khusus. Pergumulan ini tidak gampang kalau kita melihat bahwa setiap orang percaya harus hidup dalam pimpinan Roh Kudus. Pimpinan-Nya tidak selalu mulus, dan sering kali hal-hal yang tidak masuk akal pun dapat terjadi. Tetapi kalau misionaris itu taat, maka Tuhan akan menyatakan kemuliaan-Nya.

Diambil dan disunting seperlunya dari:

Judul buku : Misi, Diskusi dan Doa
Penulis : Dr. Makmur Halim
Penerbit : Gandum Mas, Malang 2000
Halaman : 29 -- 32

Pokok Doa:

  1. Berdoalah kepada Tuhan agar Ia memberikan para misionaris yang saat ini sedang melayani di ladang misi, hati yang selalu terbuka untuk menerima pimpinan Roh Kudus dalam pelayanan yang sedang mereka lakukan.

  2. Berdoalah agar Tuhan menunjukkan rencana-Nya kepada setiap misionaris untuk pelayanan yang sedang digumuli, sehingga mereka menemukan bidang pelayanan yang tepat dan sesuai dengan karunia yang Ia berikan.

  3. Berdoalah untuk misionaris-misionaris yang ada di ladang Tuhan, agar tetap setia pada panggilan-Nya, walaupun ada perubahan dalam pimpinan Tuhan untuk pelayanan mereka. Doakan juga agar Tuhan memberi kesabaran kepada mereka dalam menantikan pimpinan-Nya.

  4. Berdoalah bagi hamba Tuhan dan misionaris yang sekarang sedang bingung menentukan tempat atau ladang pelayanan misi mereka yang baru. Berdoalah bagi mereka agar tetap bergantung pada Allah dan melihat semuanya itu dalam rencana Allah.

  5. Berdoalah untuk calon-calon misionaris yang sedang Tuhan persiapkan, khususnya untuk melayani di Indonesia, agar mereka dipersiapkan Tuhan untuk tujuan-Nya. Doakan juga untuk para calon misionaris yang sudah jelas ladang misi yang akan ditujunya, agar mereka dapat berangkat ke ladang misi secepatnya.

e-JEMMi 25/2009



GAYA HIDUP SEBAGAI TERANG MISI

Banyak orang percaya yang masih salah mengerti mengenai pelayanan misi. Sering kali, mereka berpendapat bahwa pelayanan misi itu harus dilakukan dengan cara misi sosial, proklamasi Injil, dan membagi-bagi traktat serta brosur. Padahal, misi bukan hanya berbicara soal berita atau misi sosial, tetapi juga berbicara soal misi etika dalam kehidupan orang percaya. Tujuan dari misi Allah adalah kemuliaan Allah. Kemuliaan Allah diakui melalui gaya hidup yang memancarkan kasih Kristus, sehingga orang berdosa kembali ke jalan yang benar. Kemuliaan Allah mendapat tempat tertinggi lebih dari segala pujian dan penyembahan mana pun apabila ada seorang yang berdosa bertobat. Ada begitu banyak malaikat di surga yang bersukacita dan memuji Allah ketika seorang berdosa bertobat. Sukacita dan pujian ini melebihi sukacita dan penyembahan dari orang-orang yang tidak memerlukan pertobatan karena mereka sudah hidup dalam Kristus. Oleh sebab itu, sebagai orang percaya, kita harus menyadari pentingnya misi etika, yakni melaksanakan misi Allah melalui kata dan perbuatan kita yang sesuai dengan firman Allah. Karena kata dan perbuatan yang mulia membawa pujian dan penyembahan yang lebih besar apabila ada orang berdosa kembali ke jalan-Nya. Hidup kita ini bagaikan sebuah cermin, yang apabila kita melihat cermin yang memancarkan kemuliaan Allah, pada cermin rohani, kita melihat terang Kristus pada diri kita. Hidupku bukan aku lagi, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku.

Diambil dan disunting seperlunya dari:

Judul buku : Misi, Diskusi dan Doa
Penulis : Dr. Makmur Halim
Penerbit : Gandum Mas, Malang 2000
Halaman : 18 -- 20

Pokok Doa:

  1. Berdoalah meminta Roh Tuhan menguasai hidup setiap orang percaya di Indonesia, agar gaya hidup, kata-kata, dan perbuatan mereka memancarkan kasih Kristus dan membawa pertobatan bagi orang lain.

  2. Mengucapsyukurlah bagi setiap orang yang bertobat kepada Yesus melalui kata-kata dan perbuatan seseorang yang sudah hidup dalam Kristus. Doakanlah agar ia juga menjadi misionaris melalui kata-kata dan perbuatannya bagi orang yang lain.

  3. Doakanlah bagi mereka yang tersandung oleh kata-kata dan perbuatan orang Kristen yang tidak memuliakan Allah, agar mereka juga beroleh kesempatan lain untuk melihat gaya hidup orang percaya yang memuliakan nama Tuhan.

  4. Berdoalah bagi para misionaris yang melayani di Indonesia agar mereka dapat membawa kasih Allah dan terang pengharapan Kristus bagi orang-orang berdosa, dan bukan membawa budaya Barat ke ladang misi.

  5. Berdoalah agar gaya hidup para misionaris di Indonesia yang sedang melayani di ladang-ladang misi, dapat dikendalikan dan dipimpin oleh Roh Kudus untuk menjadi terang dan berkat bagi orang yang belum percaya.

e-JEMMi 24/2009



PEMBERIAN OBAT-OBATAN YANG TIDAK TEPAT KEPADA PASIEN

Pola penggunaan obat yang sebenarnya tidak perlu diberikan kepada pasien banyak terjadi di tanah air. Akibatnya, selain biaya pengobatan membengkak, yang lebih berbahaya lagi, kuman bisa menjadi kebal terhadap obat. Kondisi ini terjadi karena minimnya akses masyarakat terhadap informasi tentang obat dan tidak tersedianya perlindungan hukum bagi konsumen di Indonesia. Oleh karena itu, masyarakat harus kritis dalam memilih obat dan mandiri dalam mencari informasi tentang obat. Penggunaan obat yang tidak tepat juga sering diprovokasi oleh iklan obat dan ketidakpedulian konsumen terhadap indikasi serta efek samping obat. Apalagi sosialisasi informasi obat sering kali dilakukan oleh produsen obat yang hanya mementingkan tujuan komersial saja. Ada juga dokter-dokter yang tidak bertanggung jawab, yang menulis resep obat yang tidak semestinya diberikan kepada pasien hanya demi keuntungan pribadi semata.

Disarikan dari: Kompas, 29 Mei 2009

Pokok Doa:

  1. Doakan agar pemerintah dapat mengawasi peredaran obat yang tidak bertanggung jawab di masyarakat dan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang dengan sengaja melakukan pelanggaran yang merugikan masyarakat secara umum.

  2. Berdoa juga agar departemen kesehatan dan departemen kehakiman dapat bekerja sama lebih erat dalam memberikan perlindungan pada konsumen, khususnya dalam kasus-kasus penggunaan obat secara tidak tepat.

  3. Doakan juga agar para dokter di Indonesia dapat lebih teliti dalam mendiagnosis penyakit yang diderita pasien, sehingga dapat memberikan obat dengan tepat dan sesuai dengan kebutuhan.

  4. Berdoa agar para dokter memiliki rasa takut akan Tuhan sehingga dalam menjalankan tugasnya, mereka tidak bermain-main dengan dosa.

  5. Doakan agar anak-anak Tuhan yang berprofesi sebagai tenaga medis dapat "tampil beda", berdasarkan kebenaran firman Tuhan memberikan informasi dan menjalankan tugasnya dengan sejujur-jujurnya. Biarlah mereka tidak tergoda dengan tawaran-tawaran dunia yang tidak dilandasi kasih terhadap sesama.

e-JEMMi 23/2009



BURUKNYA FASILITAS PERPUSTAKAAN SEKOLAH

Fasilitas sejumlah sekolah masih perlu mendapat perhatian khusus, salah satunya adalah perputakaan. Dari sekitar 250.000 sekolah, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas dan sederajat, hanya sekitar 16.000 sekolah atau tak sampai 7 persen yang memiliki perpustakaan sekolah. Salah satu kendala adalah kurangnya tenaga fungsional pustakawan di sekolah-sekolah yang telah memiliki perpustakaan. Selain itu, perpustakaan belum mendapatkan perhatian yang optimal, dikarenakan paradigma pendidikan yang masih menempatkan guru sebagai sumber belajar utama sementara zaman sudah berubah.

Sumber: Kompas 29 Mei 2009, Halaman 12

Pokok Doa:

  1. Doakan kebutuhan tenaga pustakawan profesional yang diharapkan mampu merencanakan program perpustakaan sekolah, melaksanakan program, mengembangkan koleksi, hingga memotivasi anak-anak sekolah untuk gemar membaca.

  2. Peran perpustakaan semakin penting sebagai salah satu sarana penunjang suasana belajar dan pembelajaran di sekolah. Doakan agar setiap sekolah-sekolah di Indonesia dapat memiliki perpustakaan dan mengelolanya dengan sebaik-baiknya.

  3. Dalam usaha mewujudkan kecukupan buku wajib, pemerintah telah berusaha keras memenuhinya, antara lain dengan menaikkan dana bantuan operasional sekolah (BOS), termasuk untuk BOS buku. Pemerintah juga telah membeli hak paten buku pelajaran dengan tujuan agar ketersediaan buku murah di sekolah dapat diwujudkan. Doakan agar upaya ini dapat terealisasi dengan baik, sehingga setiap sekolah dapat memiliki buku pelajaran guna menunjang kegiatan belajar dan mengajar.

  4. Doakan agar masyarakat Kristen ambil bagian dalam memberi dukungan akan pengadaan perpustakaan di sekolah-sekolah. Khusus di sekolah Kristen, diperlukan donatur untuk melengkapi perpustakaan tersebut dengan buku-buku Kristen yang menunjang pengembangan iman anak-anak sekolah.

e-JEMMi 22/2009



KENAIKAN ISA ALMASIH, ROH KUDUS, DAN MISI

Setelah Yesus menyelesaikan misi-Nya yang paling utama dalam kehidupan-Nya sebagai manusia di bumi ini, yaitu menanggung dosa-dosa manusia di kayu salib, Ia bangkit dari antara orang mati dan menampakkan diri kepada murid-murid-Nya selama empat puluh hari dan meneguhkan hati mereka. Kemudian tiba saat-Nya Ia kembali ke surga. Kepergian-Nya bukanlah dimaksudkan agar Yesus beristirahat atau menjalani masa liburan di surga, tetapi "Ia pergi ke sana untuk menyediakan tempat bagi orang-orang yang dikasihi-Nya". Di surga, Yesus juga menjadi pengantara dan berdoa syafaat bagi umat pilihan-Nya yang masih ada di dunia ini. Di sisi lain, Ia juga menyertai orang-orang percaya hingga akhir zaman. Jadi, kembalinya Yesus ke surga tidak mengakhiri pelayanan-Nya, malahan Ia bekerja lebih keras untuk membawa orang-orang berdosa agar menerima karya-Nya di kayu salib.

Itulah sebabnya sebelum Ia terangkat ke surga, Ia mengutus murid-murid-Nya untuk menjadi saksi dengan pertolongan Roh Kudus. Murid- murid harus menjadi saksi Kristus mulai dari Yerusalem, Yudea, dan Samaria, dan sampai ke ujung bumi. Perintah Yesus ini ditujukan kepada semua orang yang telah percaya kepada-Nya, agar menjadi misionaris-misionaris mulai dari tempat asalnya, kemudian ke tempat yang dekat, lalu ke tempat yang agak jauh, dan mencapai jiwa-jiwa yang lebih jauh lagi, hingga ke ujung-ujung bumi. Bagi Yesus, semua orang percaya memunyai tugas seorang misionaris. Yesus melengkapi orang percaya dengan kuasa-Nya untuk menjadi saksi. Oleh sebab itu, kita sebagai misionaris Allah tidak perlu takut, karena Roh Kudus diutus-Nya untuk bersama kita dalam memberitakan Injil.

Diambil dan disunting seperlunya dari:

Judul buku : Misi, Diskusi dan Doa
Penulis : Dr. Makmur Halim
Penerbit : Gandum Mas, Malang 2000
Halaman : 82 -- 84

Pokok Doa:

  1. Mari kita naikkan pujian bagi Yesus Kristus yang telah menyelesaikan misi keselamatan terbesar bagi manusia. Kini Ia telah mati, bangkit, dan terangkat ke surga bagi kita agar kita dapat menjadi misionaris-misionaris untuk Kerajaan-Nya.

  2. Berdoalah agar Tuhan memberikan kesetiaan pada kita, untuk terus mengikut Dia dan mengiring Dia, baik dalam keadaan susah maupun senang. Mari kita melayani Dia tanpa pamrih.

  3. Berdoalah agar Tuhan memakai kita dengan kuasa Roh-Nya yang kudus untuk menjadi misionaris di lingkungan sekitar kita; di keluarga, tempat pekerjaan, gereja kita, dan bahkan ke mana pun kita pergi. Kiranya Tuhan memberi kuasa-Nya agar kita dapat bersaksi tentang kasih-Nya bagi orang-orang berdosa.

e-JEMMi 21/2009



MISI BAGI YANG MISKIN

Jumlah orang miskin terbesar di dunia ini terdapat di negara dunia ketiga, seperti India, Bangladesh, Afrika, dan termasuk Indonesia. Ibu Theresa, seorang ibu Katolik, pernah menjadi pahlawan penyelamat bagi orang-orang miskin di India sebelum beliau meninggal. Ia telah memberi contoh kepada banyak misionaris pada zamannya untuk melayani orang-orang yang terbuang, terisolir, dan dijauhkan oleh dunia. Hati seperti Ibu Theresa ini patut menjadi teladan. Hanya mereka yang memiliki hati Kristus dan panggilan dari Allah yang dapat menjadi orang seperti Ibu Theresa ini. Pada saat beliau meninggal, beliau telah meninggalkan kasih sayang yang begitu mendalam bagi orang-orang miskin. Dan oleh karena belas kasihannya, banyak orang miskin yang tidak berpengharapan, tertolong dan menemukan pengharapan itu.

Diambil dan disunting seperlunya dari:

Judul buku : Misi, Diskusi dan Doa
Penulis : Dr. Makmur Halim
Penerbit : Gandum Mas, Malang 2000
Halaman : 63 -- 64

Pokok Doa:

  1. Berdoalah agar Tuhan mengaruniakan kepada kita hati yang mengasihi orang-orang lemah dan miskin, sehingga kita dapat menumbuhkan pengharapan bagi mereka yang tidak berpengharapan.

  2. Berdoalah agar Tuhan memberikan gereja di mana kita beribadah kerinduan untuk mempraktikkan kasih Kristus dengan berbuat sesuatu bagi orang-orang yang lemah dan miskin di sekitar gereja kita.

  3. Berdoalah bagi para misionaris yang sekarang sedang bekerja dan melayani orang-orang miskin, khususnya di Indonesia, agar Tuhan memberikan kekuatan dalam pelayanan mereka.

  4. Berdoalah agar Tuhan mengirim lebih banyak pekerja yang terpanggil dan terbeban untuk hidup di antara orang-orang miskin dan menjadi teladan untuk memuliakan Tuhan.

  5. Berdoa agar Tuhan mengaruniakan kepada kita hati yang mau berbagi harta untuk menolong mereka yang berkekurangan tanpa memandang ras dan latar belakang.

e-JEMMi 19/2009



FLU BABI

Baru-baru ini, penduduk dunia dicemaskan oleh virus flu babi yang berpotensi menimbulkan pandemi, tak terkecuali warga Indonesia. Meskipun wabah ini belum sampai ke Indonesia, namun pemerintah telah mengambil tindakan untuk mengantisipasi dan mencegah masuknya flu babi ke Indonesia, antara lain dengan memeriksa kesehatan babi yang akan masuk ke Indonesia oleh dokter hewan meskipun sudah membawa surat keterangan sehat dari dinas kesehatan setempat; menyiapkan tiga juta dosis obat yang pada dasarnya sama dengan flu burung H5N1, yaitu "oseltamivir"; menyiapkan seratus rumah sakit rujukan yang mampu menangani kasus flu babi; serta pemasangan alat pemindai suhu tubuh (thermoscanner) di bandara internasional.

Sumber: Dari berbagai sumber

Pokok Doa:

  1. Berdoa untuk setiap warga agar mereka tidak khawatir secara berlebihan terhadap kasus flu babi yang sedang marak dibicarakan di berbagai media, baik cetak maupun elektronik.

  2. Berdoa agar masyarakat semakin memedulikan kebersihan lingkungan dan pemeliharaan kesehatan. Biarlah berita ini menjadi peringatan agar warga menjadi semakin bijak dalam menyikapi datangnya masalah.

  3. Doakan pemerintah dan pihak-pihak terkait, agar berani membuat keputusan yang tegas bagi para pelanggar hukum yang membahayakan keamanan masyarakat luas, khususnya sehubungan dengan pencegahan tersebarnya virus flu babi.

e-JEMMi 18/2009



PERUBAHAN IKLIM MENGANCAM NELAYAN

Kehancuran lingkungan dan penjarahan sumber daya alam telah meningkatkan ancaman krisis ekologis yang berakibat pada perubahan iklim. Persoalan itu menimbulkan kerentanan terhadap kehidupan masyarakat, termasuk nelayan dan masyarakat pesisir. Demikian salah satu isu yang dikemukakan dalam aksi peringatan Hari Bumi, Rabu (22/4) di Jakarta. Eksploitasi sumber daya alam tanpa mengindahkan keberlangsungan lingkungan hidup telah memicu laju perubahan iklim yang dampaknya paling dirasakan oleh nelayan, di antaranya perubahan cuaca perairan dan gelombang tinggi yang tidak menentu. Salah satu akar persoalannya adalah praktik pertambangan di kawasan pesisir dan pembuangan limbah tambang ke laut.

Sumber: Kompas 23 April 2009, Halaman 18

Pokok Doa:

  1. Doakan agar pemerintah dapat segera mengambil tindakan dan kebijakan yang tegas guna menanggulangi dan menyelamatkan lingkungan hidup yang terancam kelestariannya.

  2. Doakan para nelayan yang harus menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu sehingga mengganggu aktivitas mata pencaharian mereka. Kiranya di tengah kesulitan ini, Tuhan terus memelihara dan memberkati kehidupan mereka.

  3. Berdoa bagi para pelaku industri agar memiliki sikap yang tidak mementingkan diri sendiri dan tidak seenaknya membuang limbah sisa industri ke laut sehingga merusak lingkungan.

  4. Doakan agar pihak berwajib dapat mengambil tindakan yang sesuai dengan ketentuan hukum dan memberi sanksi yang keras bagi mereka yang membuang limbah hasil industri ke tempat yang tidak seharusnya.

e-JEMMi 17/2009



PELAYANAN M DI KALIMANTAN

M (32 tahun) melayani di Kalimantan sejak Januari 2000. Selama melayani di sana, ia mendapat banyak tantangan. Pada bulan Agustus 2004, beberapa orang yang tidak suka terhadap perkembangan kekristenan membakar Alkitab di tengah-tengah lapangan sepak bola. Pada Januari 2005, pintu pastori di mana mereka tinggal dihancurkan oleh orang tak dikenal. Kejadian ini membuat istri dan anak-anaknya mengalami trauma. Pada suatu hari, S (seorang teman yang beragama lain) menderita sakit. M berdoa bagi S yang sedang sakit dan berangsur-angsur kesehatan S membaik. Berita M mendoakan S yang kemudian menjadi seorang Kristen tersebar luas. Hal ini membuat orang-orang melarang penyebaran Injil di daerah itu. Pada bulan April 2008, saat melakukan ibadah, tiba-tiba ada seseorang yang dengan sengaja mematikan lampu. Orang tersebut ternyata suruhan. M tahu, ia akan terus menghadapi tantangan dalam memberitakan Injil. Namun, ia tidak gentar karena ia tahu tantangan terbesar berarti kemenangan besar. M bertekad akan terus melayani mereka, sampai Tuhan menjamah hati mereka.

Diringkas dari:

Nama buletin : Kasih Dalam Perbuatan (KDP), Edisi Maret - April 2009
Penulis : Tim The Voice of the Martyrs
Penerbit : Yayasan Kasih Dalam Perbuatan (KDP), Surabaya 2009
Halaman : 7

Pokok doa:

  1. Berdoa untuk M, agar Tuhan melindungi ia dalam pelayanan yang dilakukan untuk menjangkau mereka yang belum menerima Kabar Baik. Doakan juga untuk keluarganya agar tetap kuat menghadapi tekanan-tekanan yang dilakukan pihak-pihak tertentu.

  2. Doakan untuk jiwa-jiwa yang telah dimenangkan melalui pelayanan M, agar mereka tetap setia kepada Kristus dan pengenalan mereka kepada Kristus tetap bertumbuh.

  3. Mengucap syukur untuk S yang telah menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat pribadi. Doakan agar ia tetap setia dalam mengikut Kristus meskipun banyak hal yang berupaya untuk menjauhkannya dari kasih Kristus.

e-JEMMi 16/2009



PELAYANAN MAF DI INDONESIA

Perahu mengapung. Beberapa mobil yang dilengkapi dengan teknologi khusus mengapung. Pesawat juga demikian. Tetapi bagaimana dengan hanggar? Anda tidak akan pernah menyangka bahwa hanggar pun dapat mengapung, dan saat ini MAF memilikinya.

Manager Program MAF di Kalimantan, DH, mengatakan, "Seorang insinyur dari Belanda menolong kami mendesain hanggar yang mengapung. Hanggar ini terbuat dari styrofoam yang dibungkus semen -- kurang lebih 350 ton semen. Dan hanggar ini mengapung!

Sebelumnya, MAF menggunakan dermaga kecil untuk membantu pelayanan mereka. Namun, DH mengatakan bahwa tidaklah mudah merawat sebuah pesawat di dermaga. "Jika kita tidak sengaja menjatuhkan suatu peralatan, peralatan itu langsung tenggelam sampai ke dasar sungai. Kami ada di bawah panas terik matahari dan daerah tropis; keadaan itu sangat melelahkan. Dengan hanggar ini, kami dapat menerbangkan pesawat kami dari atas air dan mendaratkannya di dalam hanggar, memungkinkan kami melakukan pemeriksaan pada pesawat dan melakukan perbaikan yang diperlukan."

DH mengatakan bahwa proyek ini adalah proyek baru. "Setahu saya, ini pertama kalinya kami memiliki sistem seperti ini. Jadi, ini menarik banyak perhatian dari program-program lain, serta masyarakat lokal Indonesia. Mereka benar-benar tidak percaya bahwa sebuah bangunan yang terbuat dari semen dapat mengapung."

Fasilitas baru ini juga menolong orang yang sakit. Pasien tidak perlu dibawa dengan tandu sejauh 200 yard, masukkan saja mereka ke ambulans yang kemudian akan diangkut dengan pesawat.

Proyek baru ini juga memberi sebuah kesempatan langka bagi MAF. DH berkata, "Hanggar baru sudah menarik perhatian masyarakat sekitar. Warga bertanya, 'Apa yang sedang Anda lakukan?' Dan pekerja-pekerja kami mampu menjawab pertanyaan mereka. Jadi hal ini telah membuka kesempatan untuk bersaksi dan melayani."

Bahkan sebelum hanggar dioperasikan, keberadaan hanggar ini telah berdampak. "Saat mengerjakan proyek ini, ada satu pekerja yang bertobat," kata DH.

Saat proyek yang menelan biaya sebesar 300 ribu dollar ini selesai pada awal musim panas, hanggar ini akan memampukan MAF menjadi lebih efektif dalam pelayanannya dan lebih baik lagi dalam menggunakan sumber-sumber yang telah Tuhan berikan kepada mereka.

Berdoalah agar Tuhan memberikan lebih banyak kesempatan untuk memberitakan Injil. (t/Novi)

Diterjemahkan dari: Mission News, Maret 2009

Kisah selengkapnya: http://mnnonline.org/article/12410

Pokok Doa:

  1. Mengucap syukur untuk pelayanan MAF di Indonesia yang sudah banyak membantu dan memberkati Indonesia dengan Injil. Kiranya Tuhan terus tambahkan tenaga dan dana untuk mereka bisa melayani dengan maksimal.

  2. Doakan agar melalui pelayanan MAF, banyak orang yang dilayani dengan kasih Kristus sehingga berita Injil pun boleh dikabarkan untuk membawa keselamatan bagi banyak orang

  3. Berdoa untuk petobat baru yang mereka menangkan selama melayani di Kalimantan, agar Tuhan memberikan keterampilan yang lebih banyak untuk menggali kebenaran firman Tuhan. Doakan juga untuk orang-orang yang terbeban untuk melakukan pemuridan supaya mereka disiapkan untuk menjadi pekabar-pekabar Injil.

  4. Doakan rencana-rencana pelayanan yang akan dilakukan di Kalimantan dan tempat-tempat lain di Indonesia, agar Tuhan memampukan mereka dalam mempersiapkan strategi-strategi dalam memberkati Indonesia.

e-JEMMi 15/2009



PERSIAPAN PASKAH

Tanggal 10 dan 12 April 2009 mendatang, seluruh umat Kristen akan merayakan hari Jumat Agung dan Paskah. Pastinya, banyak hal yang sudah gereja Tuhan dan umat percaya persiapkan dalam rangka menyambut kedua hari besar ini. Doa kita semua, kiranya melalui perayaan Paskah tahun ini, banyak orang boleh mendengar berita Injil dan setiap orang percaya dapat lebih mengerti dan memahami arti penderitaan Kristus dan dapat semakin bertumbuh dewasa di dalam Kristus.

Pokok Doa:

  1. Berdoa untuk setiap hamba Tuhan yang bertugas memberitakan firman Tuhan, agar mereka sendiri sungguh mengalami kasih Tuhan sehingga dapat menjadi saksi Tuhan yang hidup dalam pemberitaan firman-Nya.

  2. Doakan untuk pemberitaan firman selama perayaan Paskah, kiranya Roh Kudus bekerja dalam setiap hati yang mendengarnya sehingga firman Tuhan itu bertumbuh mengubah hati yang keras menjadi penuh kasih.

  3. Doakan agar setiap orang percaya dan gereja Tuhan dapat memanfaatkan momen Paskah tahun ini untuk berbagi kasih dan mengabarkan berita keselamatan kepada mereka yang membutuhkan.

  4. Doakan agar persiapan Paskah yang dilakukan berjalan dengan baik. Biarlah Tuhan memberi hikmat kepada setiap gereja agar dapat mengajak jemaat untuk sungguh-sungguh meresapi makna Paskah dan memberikan yang terbaik bagi Tuhan.

  5. Kiranya keamanan selama Paskah terjaga dengan baik. Mari berdoa agar Tuhan melindung kita dari hal-hal yang tidak berkenan kepada-Nya dan umat Tuhan dapat merayakan Paskah dengan penuh hikmat.

e-JEMMi 14/2009



MUSIBAH SITU GINTUNG

Jebolnya tanggul Situ Gintung yang menelan korban lebih dari seratus jiwa dan memorakporandakan ratusan rumah warga merupakan peristiwa yang tidak pernah diduga sebelumnya. Bagaimana tidak, musibah ini terjadi secara tiba-tiba, tepatnya pada hari Jumat, sekitar pukul 04.30 WIB.

Saat ini para korban masih diungsikan ke tempat yang lebih aman dan masih menunggu kepastian apakah mereka akan direlokasi atau tetap diizinkan bermukim di daerah sekitar Situ Gintung. Sebelumnya, daerah seluas 10 hektar di bawah hilir Situ Gintung itu merupakan lahan konservasi dan memang seharusnya tidak dijadikan tempat permukiman penduduk.

Pokok Doa:

  1. Berdoa bagi para korban di Situ Gintung, agar Tuhan memberi kekuatan dan ketabahan, khususnya bagi mereka yang harus kehilangan anggota keluarga.

  2. Berdoa juga untuk tim penolong yang sedang berupaya mencari korban yang belum ditemukan, agar Tuhan memberi kekuatan dan kesehatan kepada mereka sehingga mereka dapat menjalankan tugasnya dengan sebaik mungkin.

  3. Doakan untuk pemerintah setempat agar Tuhan memberikan hikmat dalam menyelesaikan masalah ini. Doakan juga agar pemerintah mengambil tindakan pencegahan sehingga di kemudian hari, bencana seperti ini tidak terulang kembali.

  4. Doakan juga untuk para korban yang masih berada di pengungsian, agar Tuhan melindungi dan mencukupkan kebutuhan pokok yang diperlukan selama dalam pengungsian.

  5. Berdoa untuk anak-anak yang masih bersekolah karena musibah ini menyebabkan proses belajar mereka menjadi terganggu. Doakan agar semangat mereka untuk belajar tidak menjadi kendor.

  6. Berdoa pula agar setiap orang percaya yang juga menjadi korban, dapat menjadi saksi tentang bagaimana orang yang hidup dalam Kristus menghadapi setiap permasalahan. Biarlah mereka diberi penghiburan, kekuatan, hikmat, dan bijaksana dari Tuhan.

  7. Doakan lembaga-lembaga Kristen dan masyarakat Kristen agar dengan sukacita mau ikut terjun membantu meringankan penderitaan mereka dengan memberikan bantuan material atau pun moral.

e-JEMMi 13/2009



SUMATERA

Perpustakaan baru di Sumatera Utara memberikan beasiswa untuk anak-anak guna membantu mereka menggapai tujuan yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.

Saat rekan sepelayanan Partners International membuka perpustakaan, seorang camat menyampaikan pidato sambutan selamat datang kepada mereka. Pemerintah jelas mengerti bahwa mereka terbatas dalam hal mendanai pendidikan nirlaba. Namun, mereka melihat kehadiran perpustakaan sangat penting.

"Kami menyambut baik dan mendukung sepenuhnya pembukaan perpustakaan ini. Dan kami berharap Anda juga dapat membuka perpustakaan-perpustakaan cabang di empat desa sekitar lainnya," kata camat.

Program beasiswa untuk anak akan membantu anak-anak seperti Dinda, bocah berusia 9 tahun yang masih duduk di bangku sekolah dasar negeri. Meski biaya sekolah gratis, buku dan perlengkapan sekolah tidaklah murah. Penghasilan ayahnya yang adalah seorang nelayan tidak menentu, dan ibunya adalah pencari tiram di sungai. Penghasilan mereka biasanya hanya cukup untuk makan, meski mereka sudah bekerja sangat keras.

Program sponsor sangat unik bagi Dinda, yang masih belum memiliki masa depan yang pasti, karena menurut kebudayaan setempat, anak perempuan biasanya tidak sekolah.

Di samping program beasiswa, perpustakaan juga mengadakan kelas percakapan bahasa Inggris untuk guru-guru bahasa Inggris. Klub guru bahasa Inggris lokal mengadakan sebuah acara bernama "Speak English Day" dengan menampilkan penutur asli bahasa Inggris dari Amerika -- sebuah kesempatan yang langka.

Berdoa agar perpustakaan itu dapat menjadi alat untuk memberitakan kasih kepada sesama. Doakan Dinda dan anak-anak lainnya yang memiliki mimpi namun membutuhkan dukungan, seperti program beasiswa.

Diterjemahkan dari: Mission News, Maret 2009

Kisah selengkapnya: http://mnnonline.org/article/11711

Pokok Doa:

  1. Mengucap syukur atas keberadaan perpustakaan baru di Sumatera dan program-program yang mereka adakan untuk memajukan pendidikan di sana. Doakan agar masyarakat sekitar, khususnya mereka yang masih bersekolah, dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya.

  2. Mengucap syukur juga bagi mereka yang telah bersedia meluangkan waktu, tenaga, dan memberikan dukungan dana hingga perpustakaan ini dapat terwujud. Tuhan memberkati pekerjaan dan pelayanan mereka.

  3. Doakan masyarakat sekitar yang masih terikat dengan budaya yang merugikan anak, khususnya anak perempuan, kiranya adanya program ini dapat membuka dan mengubah pola pikir mereka menjadi lebih maju.

  4. Berdoa bagi anak-anak yang menerima bantuan beasiswa, agar bantuan ini dapat membantu mereka untuk memiliki masa depan yang lebih baik.

  5. Doakan untuk keinginan membuka perpustakaan serupa di tempat lain di Sumatera, agar Tuhan membuka jalan bagi terwujudnya program ini.

  6. Berdoa agar melalui program ini, banyak orang mengalami perjumpaan dengan Kasih yang sejati dan memiliki hidup baru yang menjadi berkat.

e-JEMMi 12/2009



PERUBAHAN CUACA

Hujan lebat disertai angin kencang kembali melanda beberapa wilayah di Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan bahwa setelah awan terlihat makin gelap dan tebal, biasanya muncul angin yang bertiup kencang dan terkadang berputar-putar di lokasi tertentu. Kemudian terjadi hujan lebat. Kecepatan angin bisa mencapai 25 knot atau 45 kilometer per jam. Ini merupakan bagian dari masa transisi menuju musim kemarau.

Sumber: Kompas 13 Maret 2009, Halaman 26

Pokok Doa:

  1. Berdoalah agar di tengah kondisi transisi cuaca yang tidak menentu ini, Tuhan memberikan perlindungan pada kita dari bencana alam yang mungkin akan melanda, terutama bagi mereka yang tinggal di pantai-pantai yang padat penduduknya.

  2. Doakan juga agar rakyat Indonesia belajar memiliki sikap yang lebih baik terhadap lingkungan sehingga tidak mencemarkan lingkungan dan memperburuk situasi yang ada.

e-JEMMi 11/2009



PERSIAPAN PEMILU OLEH KPU


Menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum RI 2009 yang tinggal 37 hari lagi, Komisi Pemilihan Umum akan meningkatkan sosialisasi penyelenggaraan dan tata cara pemungutan suara. Selain itu, bimbingan teknis terhadap KPU daerah sampai kelompok penyelenggara pemungutan suara akan segera dilakukan secara berjenjang. Bimbingan teknis terkait cara menghitung kursi suatu partai politik dan aturan kampanye rapat umum. Selain bimbingan secara teknis, volume iklan media cetak dan elektronik juga akan ditingkatkan. Materi iklan lebih mengarah pada tata cara pemberian suara.

Sumber: Kompas 3 Maret 2009, Halaman 4

Pokok Doa:

  1. Doakan agar Tuhan memberi hikmat dan bijaksana kepada para pengurus KPU, supaya mereka dapat mengerjakan tugasnya secara maksimal dan bertanggung jawab, khususnya dengan semakin mendekatnya tanggal Pemilu.

  2. Doakan upaya KPU dalam melakukan sosialisasi dan bimbingan teknis kepada KPU yang berada di daerah, agar proses tersebut dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan tertib. Dan biarlah KPU yang berada di daerah dapat menjalankan tugasnya dengan bertanggung jawab dan jujur.
  3. Doakan untuk semua penduduk Indonesia yang memiliki hak suara, supaya mereka memakai hak suaranya untuk memilih wakil rakyat yang memiliki kriteria yang mendahulukan kepentingan negara daripada kepentingan sendiri atau golongan tertentu saja.

  4. Berdoa untuk keamanan menjelang dan selama Pemilu berlangsung. Biarlah Tuhan melindungi kita semua dari tindakan yang kurang bertanggung jawab sebagai warga negara yang bertugas menjaga kesatuan dan keutuhan bangsa Indonesia.

e-JEMMi 10/2009



MASALAH KORUPSI

Koruptor adalah sosok yang disimbolkan sebagai tikus got -- suka menggerogoti, jorok, dan berbau busuk. Sosok ini juga dicitrakan sebagai orang yang serakah dan tamak. Indonesia sendiri dipersepsikan sebagai salah satu negara terkorup di dunia. Dan menjelang Pemilihan Umum 2009, isu antikorupsi dan pemberantasan korupsi yang kembali terus diusung menjadi semacam "barang dagangan" partai politik. Namun, adu slogan antikorupsi tidak cukup. Harus ada sistem dan mekanisme spesifik internal parpol, misalnya untuk menjamin apakah yang mereka janjikan akan mereka lakukan secara konkret.

Sumber: Kompas 23 Februari 2009, Halaman 4

Pokok Doa:

  1. Berdoalah agar situasi keamanan menjelang pemilu kondusif. Minta agar bangsa ini tidak saling menjatuhkan dan menghancurkan. Biarlah kasih Tuhan terpancar dan mengikat bangsa ini untuk tetap memegang tali persaudaraan dan kebangsaan.

  2. Doakan juga agar Tuhan memberikan hikmat kepada rakyat Indonesia untuk dapat memilih wakil rakyat yang benar-benar memiliki integritas yang baik dan hidup yang takut akan Tuhan.

  3. Berdoa juga agar Tuhan memberi keberanian kepada pemerintah untuk memberantas kasus korupsi dengan tegas dan adil untuk kepentingan bangsa ini secara menyeluruh, bukan untuk kepentingan segelintir partai saja.

  4. Doakan agar visi dan misi yang diusung oleh partai politik peserta pemilu, bukan sekadar slogan, namun dapat diterapkan secara bertanggung jawab demi kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia.

e-JEMMi 09/2009



PERUBAHAN IKLIM

Sejak Indonesia memasuki musim penghujan, munculnya cuaca buruk dengan gelombang laut mencapai ketinggian 4 meter sering terjadi di Indonesia. Yang lebih mengkhawatirkan, cuaca cenderung makin tidak menentu. Ya, iklim baru memaksa kita untuk dapat menyesuaikan diri. Dalam hal ini, pemerintah diharapkan bisa menyusun kebijakan baru untuk perbaikan hidup nelayan dalam kaitannya dengan adanya perubahan iklim. Hal serupa juga dialami oleh para petani. Mereka membutuhkan informasi dan pedoman baru, khususnya yang terkait dengan pertanyaan "Menanam apa pada bulan apa?" Tanpa uluran tangan dan kebijakan dari yang berwenang, kekhawatiran nasib nelayan dan petani yang belum sejahtera akan semakin membesar.

Sumber: Kompas 17 Februari 2009, Halaman. 6

Pokok Doa:

  1. Berdoa bagi para nelayan dan petani agar mereka diberi kekuatan dari Tuhan untuk menghadapi masa-masa sulit akibat perubahan iklim yang tidak menentu. Biarlah tangan Tuhan senantiasa memelihara mereka.

  2. Doakan agar Tuhan memberikan hikmat kepada pemerintah untuk menangani masalah yang dihadapi nelayan dan petani. Kiranya pemerintah dapat mengerahkan tenaga dan kekuatannya untuk memikirkan solusi-solusi yang tepat bagi masyarakat yang membutuhkan ini.

  3. Berdoa untuk organisasi masyarakat agar ikut terbeban memikirkan jalan keluar yang tepat sehingga dapat meringankan beban yang sedang ditanggung oleh para nelayan dan petani.

  4. Biarlah melalui kesulitan yang sedang dihadapi ini, banyak orang berpaling kepada Allah yang menciptakan alam semesta dan mencari hadirat-Nya.

e-JEMMi 08/2009



HARGA YANG DIBAYAR DEMI KRISTUS

Lokasi pelayanan M, seorang hamba Tuhan di Sulawesi Utara, berada di tengah-tengah daerah perjudian dan para pengedar minuman keras, sehingga aktivitas ibadah yang dilakukan jemaat tidak disukai oleh orang-orang di lingkungan itu. Pada suatu waktu, M dipanggil untuk menghadiri pertemuan warga, tapi tiba-tiba di tempat itu ada seorang warga yang memukul dan menusuk perutnya. M jatuh dan kemudian diinjak-injak oleh mereka. M berusaha keluar dan lari. Untungnya ada orang yang melihat kondisi M yang sedang terluka parah dan membawanya ke rumah sakit. M mengalami luka yang cukup serius sehingga harus menjalani operasi dan mendapatkan beberapa jahitan di perutnya. Mungkin karena takut peristiwa itu dilaporkan kepada pihak berwajib, maka para pelaku meminta maaf pada M, dan ia pun memaafkan mereka. Kasih pengampunan yang ditunjukkannya membuat para pelaku itu berbalik menghormati M. Inilah harga yang harus dibayar demi melayani Tuhan.

Sumber: Buletin Kasih dalam Perbuatan, Edisi November -- Desember 2008, Halaman 9.

Pokok Doa:

  1. Berdoa bagi M dan mereka yang saat ini sedang melayani di daerah-daerah yang keras dan menghadapi banyak tantangan, agar kuasa Tuhan dinyatakan atas mereka.
  2. Doakan agar Tuhan semakin mengurapi M dalam pelayanannya sehingga banyak orang yang akan dimenangkan bagi Allah. Berdoa juga untuk keluarganya agar senantiasa berada dalam lindungan Tuhan.
  3. Doakan untuk orang percaya yang berada di lingkungan pelayanan M, agar Tuhan menjagai mereka, sehingga mereka tidak ikut terbawa arus, melainkan dapat menjadi teladan bagi orang-orang yang ada di lingkungan mereka.
  4. Berdoa bagi orang percaya di Sulawesi Utara, khususnya bagi mereka yang sering mengalami tekanan dan aniaya, agar Tuhan memberikan hati yang mengampuni dan mengasihi mereka yang telah melakukan tindakan anarkis tersebut.
  5. Berdoa untuk kesatuan gereja Tuhan dan umat percaya di Sulawasi Utara, agar Tuhan memberi hikmat dan hati yang bijaksana kepada mereka, sehingga mereka tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dengan sengaja dilakukan untuk memecah belah keberadaan gereja Tuhan dan umat percaya di sana.

e-JEMMi 07/2009



PERSIAPAN MENJELANG PEMILU LEGISLATIF

Dinamika kampanye memang sudah mulai terasa. Calon anggota legislatif mulai memajang nama dan fotonya di pohon-pohon, di papan-papan iklan, dan bendera partai sudah mulai berkibar di sejumlah tempat tanpa mengindahkan keindahan kota. Di media cetak dan elektronik, bisa kita temukan iklan kampanye partai. Terasa ada dinamika di sana. Persiapan menuju PEMILU pada tanggal 9 April 2009 mendatang membutuhkan sebuah kepastian, baik kepastian legal maupun jaminan ketersediaan logistik PEMILU dan tempat pemungutan suara. Kepastian legal dibutuhkan karena teknisi PEMILU membutuhkan sosialisasi kepada pelaksana PEMILU, peserta PEMILU, dan para pemilih.

Sumber: Kompas, Sabtu 10 Januari 2009, Halaman 6

Pokok Doa:

  1. Doakan panitia PEMILU yang saat ini sedang melakukan persiapan menjelang PEMILU Legislatif 9 April 2009 mendatang. Biarlah mereka dapat mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan demi kelancaran PEMILU tersebut.
  2. Berdoa agar kondisi pada masa persiapan PEMILU ini tetap dalam keadaan aman dan kondusif. Biarlah setiap partai politik dapat melakukan program kampanye mereka dengan baik dan kiranya Tuhan menjaga dan melindunginya dari pihak-pihak tertentu yang mencoba untuk mengacaukan situasi keamanan saat ini.
  3. Doakanlah agar para aparat keamanan diberikan hikmat, kekuatan, dan kondisi fisik yang sehat di tengah persiapan PEMILU yang rentan dengan konflik ini. Biarlah mereka dapat menjadi alat Tuhan dalam menjaga keamanan negeri Indonesia tercinta ini.
  4. Banyak anak Tuhan yang juga hendak berjuang menjadi wakil rakyat dalam PEMILU Legislatif tahun ini. Biarlah mereka dapat menjadi teladan dalam menciptakan suasana politik yang damai, jujur, dan terbuka.

e-JEMMi 06/2009



DAMPAK KRISIS TERHADAP KESEHATAN IBU DAN ANAK

Krisis ekonomi berpotensi memperburuk situasi kesehatan ibu dan anak, terutama terhadap kesehatan dan asupan gizi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita, di mana kekurangan gizi pada ibu dan anak senantiasa berhubungan dengan gangguan tumbuh kembang anak secara fisik, intelektual, dan sosial, yang dalam jangka panjang memengaruhi kualitas masa depan suatu bangsa. Sebagai contoh, krisis keuangan di Indonesia (1997 -- 1998) menyebabkan meningkatnya angka kematian bayi dan anak balita sebesar 14 persen, anemia anak naik sebesar 50 -- 65 persen, dan 15 -- 19 persen pada ibu hamil. Harga obat dan biaya pelayanan kesehatan melonjak 60 persen, orang sakit naik sampai 14,6 persen, kasus TB naik 14,6 persen, angka putus sekolah menengah naik 11 persen. Kalau Krisis keuangan global 2008 tidak diantisipasi, menurut estimasi jurnal kesehatan The Lancet, 35,3 persen dari 55 juta anak usia di bawah 5 tahun di Asia Tenggara tumbuh kerdil, angka anemia ibu hamil naik 10 -- 20 persen, dan bayi yang lahir dengan berat badan rendah naik 5 -- 10 persen.

Sumber: Kompas, Selasa 27 Januari 2009, Halaman 13

Pokok Doa:

  1. Berdoa bagi para wanita, terutama dari golongan ekonomi menengah ke bawah, yang saat ini sedang mengandung atau menyusui anak-anak mereka. Biarlah Tuhan senantiasa memberikan perlindungan ekstra kepada mereka di tengah kesulitan ekonomi saat ini, agar mereka tetap berada dalam kondisi tubuh yang sehat.

  2. Biarlah Tuhan terus menggerakkan tangan-tangan terulur untuk membantu ibu dan anak yang saat ini mengalami kondisi gizi buruk akibat tidak terpenuhinya asupan pangan dan gizi yang baik bagi kesehatan mereka.

  3. Mengucap syukur atas campur tangan pemerintah dengan memberikan fasilitas pengobatan gratis kepada korban gizi buruk. Biarlah Tuhan terus memberikan hikmat kepada pemerintah agar dapat terus mencari strategi untuk meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan kepada masyarakat di tengah krisis saat ini.

  4. Doakan juga untuk fasilitas dan pelayanan kesehatan bagi orang yang kurang mampu, agar para pihak pengelola dapat melayani dengan baik setiap pasien yang datang untuk berobat, serta tidak mempersulit dengan berbagai macam prosedur-prosedur, melainkan mengutamakan pelayanan dengan baik.

  5. Biarlah anak-anak Tuhan dapat menjadi perpanjangan tangan Tuhan dalam memberikan dukungan dan bantuan nyata bagi penderita gizi buruk. Kiranya hal ini dapat menjadi kesaksian yang hidup bagi mereka yang belum mengenal Kristus.

e-JEMMi 05/2009



BANJIR MELANDA BANYAK WILAYAH DI INDONESIA

Kata "banjir" jelas identik dengan bencana yang membawa penderitaan. Berbagai penyakit bermunculan saat bencana banjir melanda. Kejadian yang terus berulang tanpa penyelesaian tuntas dari pemerintah, mungkin malah melahirkan sikap adaptif untuk berdamai dengan keadaan, namun jelas, sikap adaptif itu terbentuk atas dasar "desakan keadaan" -- tidak ada yang bisa mereka lakukan selain menerima keadaan. Memang, bagi sebagian masyarakat di daerah tertentu (contohnya di beberapa wilayah di Jakarta) yang setiap tahun harus terkena banjir, rutinitas menjelang puncak musim hujan mungkin telah menjadi hal yang biasa, namun kalau disuruh memilih, pastilah mereka memilih untuk tidak terkena bencana banjir. Mau tidak mau, mereka menjadi biasa karena saat banjir datang, tak ada yang dapat mereka lakukan untuk mencegahnya. Yang dapat mereka lakukan hanyalah bersiaga dan bersiap-siap untuk meminimalisir kerugian materi, dan terlebih lagi korban jiwa, meski jelas nantinya banjir akan mendatangkan banyak masalah bagi mereka -- penyakit, kebutuhan air bersih, makanan, tempat tinggal, dan banyak lainnya.

Sumber: Dari berbagai sumber

Pokok Doa:

  1. Berdoa untuk para korban banjir yang harus mengungsi ke tempat yang lebih aman, agar Tuhan memelihara kehidupan mereka.

  2. Berdoa juga agar tersedia sarana kesehatan, air bersih, dan pemukiman sementara yang layak bagi para korban. Biarlah Tuhan menggerakkan hati banyak orang untuk membantu sesama yang menjadi korban banjir ini.

  3. Peristiwa banjir merupakan fenomena alam yang tidak dapat dihindari, namun dapat dicegah agar hal ini tidak terjadi. Doakan agar setiap orang dapat memiliki kepedulian terhadap lingkungan di mana mereka berada.

  4. Doakan agar setiap orang percaya dan gereja Tuhan memiliki kepedulian terhadap para korban banjir, sehingga di tengah situasi yang tidak menguntungkan bagi sebagian besar orang, justru gereja dapat menjadi saluran berkat.

  5. Berdoa untuk pemerintah agar diberi hikmat Tuhan dalam mengentaskan masalah banjir, khususnya dapat menemukan solusi yang tepat bagi penduduknya yang harus mengalami banjir setiap musim penghujan tiba.

e-JEMMi 04/2009



YAYASAN FAMILY KASIH

Yayasan Family Kasih sudah berdiri sejak 20 September 1994 dan saat ini sudah melayani delapan puluh kepala keluarga. Mereka memberikan bantuan berupa sembako dan perlengkapan sekolah untuk anak-anak. Selain itu, yayasan yang berlokasi di TP ini juga memberikana bimbingan belajar bahasa Inggris dan matematika kepada anak-anak yang kurang mampu.

Sumber: Buletin Transformation Connection Indonesia, Edisi III, Maret 2008

Pokok Doa:

  1. Mengucap syukur untuk keberadaan Yayasan Family Kasih, yang telah menyatakan kasih Kristus dalam tindakan yang nyata. Doakan agar melalui pelayanan mereka, banyak jiwa yang dapat merasakan kasih Kristus dan dimenangkan bagi kerajaan-Nya.

  2. Berdoa juga untuk setiap anggota keluarga yang menerima bantuan, agar dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan maksimal dan setiap anggota keluarga dapat belajar mengucap syukur pada Tuhan.

  3. Doakan untuk anak-anak yang mendapat bimbingan belajar, agar mereka semakin termotivasi untuk lebih giat belajar demi masa depan yang lebih baik.

  4. Berdoa untuk para staf Yayasan Family Kasih, agar Tuhan menjaga dan menguatkan mereka sehingga dapat memberikan yang terbaik bagi Tuhan dan orang-orang yang mereka layani.

e-JEMMi 03/2009



GEMPA DI MANOKWARI, PAPUA BARAT

Gempa tektonik berkekuatan 7,6 skala Richter yang mengguncang Manokwari, Papua Barat, 4 januari 2009 lalu masih menyisihkan trauma di benak warga Papua, khususnya mereka yang menjadi korban. Bagaimana tidak, gempa yang terjadi tersebut tidak hanya menyebabkan kerugian material, namun juga menelan korban jiwa. Meski masih dibayangi ketakutan akan gempa susulan, namun kondisi di Manokwari mulai pulih dan kegiatan yang perlu dilakukan untuk memulihkan keadaan perlahan-lahan sudah dimulai.

Sumber: Dari berbagai sumber

Pokok Doa:

  1. Gempa tersebut menimbulkan rasa tidak aman, kesedihan, dan ketakutan dari para korban. Mari berdoa agar Tuhan memberi mereka ketabahan dan perlindungan kepada mereka. Biarlah Tuhan memulihkan trauma yang dialami oleh para korban gempa tersebut.

  2. Mengucap syukur atas bantuan demi bantuan yang diberikan pemerintah dan para donatur bagi para korban. Berdoalah agar pendistribusian bantuan tersebut berjalan lancar dan tepat sasaran. Kiranya pihak yang mendapatkan tugas untuk mengatur distribusi bantuan dapat melaksanakan tugas dengan baik dan jujur.

  3. Pascagempa, masyarakat Manokwari sangat membutuhkan tempat tinggal sementara, fasilitas kesehatan, dan air bersih. Mari bersatu hati berdoa agar Tuhan memampukan dan memberikan hikmat kepada pemerintah setempat agar dapat menyediakan fasilitas tersebut dengan sebaik-baiknya.

  4. Doakan kegiatan belajar mengajar di Manokwari yang sempat tergangu akibat gempa, agar dapat segera berjalan dengan baik mengingat bulan April mendatang para anak didik akan melaksanakan ujian akhir.

  5. Berdoa bagi anak-anak Tuhan yang juga menjadi korban agar mereka terus mengingat bahwa apa yang terjadi pasti merupakan izin dari Tuhan, dan peristiwa ini bukanlah suatu kebetulan. Biarlah mereka dapat menghibur korban-korban yang lain dan menyatakan pula kasih Tuhan yang luar biasa itu.

  6. Biarlah melalui peristiwa ini, semakin banyak orang yang menyadari besarnya kekuasaan Tuhan dan merasakan perlindungan tangan-Nya. Berdoalah pula agar muncul kesaksian-kesaksian yang memuliakan Tuhan di balik musibah ini.

e-JEMMi 02/2009



DOA SYAFAAT BAGI INDONESIA

Memasuki tahun baru 2009 ini, kami mengajak Pembaca sekalian berdoa syafaat mendoakan bangsa dan negara kita. Tahun 2009 merupakan tahun dengan agenda penting negara, yaitu PEMILU. Oleh karena itu, kita perlu bersatu hati untuk berdoa bagi negara kita.

  1. Mengucap syukur untuk penyertaan, berkat, perlindungan, dan anugerah yang telah Tuhan berikan di tahun yang lalu. Doakan agar di tahun 2009 ini setiap orang percaya di Indonesia dapat lebih mensyukuri segala sesuatu yang Tuhan berikan dalam hidup mereka.

  2. Pada tahun 2009 ini, mari kita bersatu hati memohon Tuhan mencurahkan berkat, perlindungan, dan pemulihan atas Indonesia, sehingga setiap masyarakat dapat hidup dengan damai dan aktif meskipun berada dalam berbagai pencobaan.

  3. Doakan para aparat pemerintahan, baik dari tingkat pusat sampai daerah, agar Tuhan memberi hikmat dan memampukan mereka dalam menjalankan tugas mereka dengan baik dan adil.

  4. Doakanlah pemerintah yang mempersiapkan penyelenggaraan PEMILU Legislatif pada bulan April dan PEMILU Presiden pada Juli 2009 mendatang. Biarlah Tuhan memberikan hikmat dan bijaksana kepada aparat pemerintah agar dapat melaksanakan tugas dengan baik dan jujur.

  5. Kiranya melalui PEMILU ini, Tuhan memunculkan para pemimpin bangsa yang dikehendaki-Nya, serta membawa bangsa Indonesia masuk dalam rencana-Nya dan dimenangkan bagi Dia.

  6. Berdoa agar keadaan menjelang PEMILU tetap kondusif. Biarlah Tuhan menjauhkan segala hal yang dapat mengganggu kesatuan negara Indonesia ketika melaksanakan acara yang penting bagi negara ini.

  7. Teruslah berdoa bagi masyarakat Indonesia yang masih berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Biarlah Tuhan memberikan hikmat kepada pemerintah untuk menetapkan strategi dan kebijakan yang dapat memajukan masyarakat luas. Kiranya Tuhan memulihkan bangsa ini dan mencurahkan berkat ke atasnya.

e-JEMMi 01/2009