Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are heree-JEMMI No.05 Vol.04/2001 / Hong Kong

Hong Kong


Luas: 1.061 km2. Jumlah Penduduk (1995): 6.159.000.

Suku bangsa: Orang China 97 persen, orang lain 3 persen.

Pengungsi: Manusia perahu Vietnam 160.000.

Bahasa Nasional: China, Inggris.

Sejak tahun 1997, Hong Kong telah menjadi daerah administrasi khusus China. Wilayahnya terdiri dari semenanjung yang bergunung-gunung dan 230 pulau di pesisir propinsi Gwangdong, Republik Rakyat China (RRC). Hong Kong termasuk salah satu daerah yang terpadat penduduknya di dunia.

Perekonomian di Hong Kong tumbuh pesat, sehingga menjadi salah satu pusat keuangan, perdagangan, dan industri terkemuka di dunia. Hong Kong adalah hampir setengah dari sumber devisa China. Namun, ketidakpastian akan masa depan telah mengurangi gairah perkembangan ekonominya.

Hong Kong telah menjadi koloni kerajaan Inggris sejak tahun 1842, kemudian dikembalikan ke China pada tahun 1997 sebagai daerah Administrasi Khusus dengan pemerintahan sendiri, sistem hukum, keuangan, dan perdagangan internasional, yang dijamin selama 50 tahun.

Ada kebebasan beragama di Hong Kong, tetapi banyak orang takut akan terjadi tekanan dan kendali dari RRC sesudah tahun 1997, meskipun para pejabat memberi jaminan. Yang tidak beragama 15,2 persen; Agama-agama China 66 persen; Agama-agama baru 3,6 persen; Islam 1 persen; Hindu 0,12 persen; Sikh 0,02 persen; Kristen 14,1 persen; Protestan 8,5 persen.

Utusan Injil yang melayani ke Hong Kong/China 761 (1:7.700 penduduk) dari 108 lembaga, dari Hong Kong 220 (1:2.250 orang Protestan) dari 33 lembaga, 155 luar negeri, 93 lintas budaya, 127 lokal.

Pokok Doa:

  1. Umat Kristen berkembang pesat pada tahun 60-an, tetapi sekarang pertumbuhannya lambat karena banyak perpindahan ke luar negeri dan banyak anak muda putus sekolah. Berdoa agar orang Kristen menggunakan tahun-tahun yang penting ini dengan efektif untuk penginjilan, pemuridan, dan meletakkan dasar yang kuat bagi gereja.

  2. Pemimpin-pemimpin Kristen seharusnya memainkan peranan penting dalam tahun 90-an, tetapi jumlah hamba Tuhan sangat sedikit dan sebagian besar sudah meninggalkan negaranya. Ada sebanyak 849 murid di 17 seminari dan Sekolah Alkitab pada tahun 1990, lebih dari separuhnya adalah wanita. Doakan para staf dan mahasiswa di seminari-seminari tersebut, termasuk Seminari KINGMI, Sekolah Teologia China tingkat sarjana, dan Seminari Teologia Baptis.

  3. Pelayanan orang Kristen di antara para penjahat, pencandu obat bius, dan orang miskin. Pelayanan ini bertambah dan dapat dikatakan cukup berhasil (sebagian adalah hasil pelayanan dari Lembaga Santo Stephen yang dipelopori oleh Jackie Pullinger).

  4. Visi misi gereja-gereja Hong Kong yang sedang bertumbuh. Ada dorongan untuk melakukan pelayanan terhadap orang-orang percaya di RRC dan untuk pelayanan misi ke luar negeri. Doakan agar beban ini terus bertumbuh dan tidak dihalangi oleh ketakutan akan masa depan.

  5. Hong Kong adalah pusat media yang amat penting. Kelompok seperti Komunikasi Kristen Ltd. dan AO telah memberi sumbangan yang penting. Literatur ditulis, dicetak, diterbitkan, dan disalurkan dalam jumlah besar (CLC, EHC, CMA). Alkitab-Alkitab dicetak bagi dunia, dan Lembaga Alkitab memegang peranan penting. Studio-studio radio menyiapkan siaran-siaran untuk FEBC, FEBA, TWR, dan banyak lembaga radio lainnya. Berdoa agar peranan ini berlanjut setelah tahun 1997.

Bahan diringkas dari sumber:

Judul buku : Doakanlah Asia!
Penulis : Patrick Johnstone
Penerbit : Yakin dan WEC, 1995; WEC International, 2001
Alamat URL : http://www.operationworld.org/

CD-ROM SABDA

e-JEMMi 05/2003