Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are heree-JEMMI No.47 Vol.08/2005 / e-JEMMI No.47 Vol.08/2005

e-JEMMI No.47 Vol.08/2005


Indonesia Tahun 2005

Bencana Kelaparan di Yahukimo (Papua)

Sampai saat ini, diberitakan 55 orang meninggal dan 112 orang sakit parah di Kabupaten Yahukimo, Papua. Hal ini terjadi diduga karena kelaparan dan menderita sakit. Curah hujan yang cukup tinggi telah menyebabkan gagalnya panen umbi-umbian di kabupaten ini. Pemerintah melalui Menkes telah menurunkan tim kesehatan ke Yahukimo. Penduduk yang sakit saat ini dirawat di Rumah Sakit Wamena. Selain obat- obatan, Depkes juga memberikan bantuan makanan dan minuman untuk pasien di RS Wamena yang berasal dari Yahukimo.

Tell Me the Story ff Jesus

Bible Heritage Foundation, Inc., mempersembahkan The Story of Jesus, sebuah situs penginjilan Kristen yang menceritakan kisah hidup Yesus, menurut Injil. Situs ini diperuntukkan baik bagi mereka yang belum ataupun sudah menjadi Kristen.

Religious Practices Around The World, Compiled And Explained

Berapa jumlah orang Kristen -- atau Hindu, atau Muslim, atau Budha di dunia? Negara mana yang memiliki persentasi orang atheis paling banyak? Apa dan di mana terdapat gereja terbesar di dunia? Semua pertanyaan tersebut beserta ratusan pertanyaan lainnya dijawab di Situs adherents.com[1], sebuah sumber lengkap berisi beraneka data statistik keagamaan, informasi demografis, dan fakta-fakta lain mengenai kepercayaan agama di seluruh dunia.

David Livingstone -- Mahasiswa Kedokteran

David Livingstone dilahirkan tahun 1813 di tengah-tengah situasi gencarnya Revolusi Industri di Inggris. Rumahnya terdiri atas satu ruangan berhadapan dengan pabrik pemintalan kapas -- pabrik tempat di mana ia bekerja empat belas jam sehari sejak usia sepuluh tahun. Meskipun demikian, hal itu tidak mengendurkan semangatnya untuk menuntut ilmu. Dia melanjutkan pendidikannya dengan mengikuti sekolah malam. Membagi waktu antara bekerja dengan belajar tidaklah mudah. Namun David bisa mengatasi kesulitan-kesulitan selama mengenyam pendidikan. Sambil bekerja, ia membaca buku-buku yang ditaruhnya di atas pemintal benang tempatnya bekerja. Ia mengalami pertobatannya di usia belasan tahun. Namun, karena keluarga tidak menganggap pendidikannya sebagai prioritas, maka dia baru memulai kuliahnya di Anderson`s College tahun 1836 di Glasgow. Dia belajar tentang misiologi dan pelayanan medis.