Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are heree-JEMMI No.47 Vol.05/2002 / e-JEMMI No.47 Vol.05/2002

e-JEMMI No.47 Vol.05/2002


Suku Bungku (Sulawesi)

Suku ini mendiami wilayah di Kecamatan Bungku Utara, Bungku Selatan, dan Bungku Tengah. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Bungku dengan dialek Taa, Merui dan Lalaeo. Orang Bungku lebih suka mendiami daerah pedalaman yang memang merupakan tanah leluhur mereka. Karena mereka tinggal di pedalaman, hubungan dengan orang luar secara mantap masih kurang.

Pioneers International Missions

Meskipun musim panas 2003 masih beberapa bulan lagi, "Pioneers International Missions" yang fokus pelayanannya adalah menjangkau suku-suku terabaikan di dunia telah mempersiapkan diri. Salah seorang tim dari "Pioneers International Missions" mengatakan bahwa mereka sedang mencari sukarelawan.

Sacred Tribes Journal

Sacred Tribes Journal adalah publikasi online internasional baru yang merefleksikan pendekatan-pendekatan terbaru dari para ahli dan pemikir Kristen kepada sekelompok orang yang biasa disebut "bidat" (cults). Seperti yang tertulis dalam Brigada Today, "Sacred Tribes" akan menjelajahi pelayanan outreach dari beragam gerakan keagamaan baru.

Praying Through the Arabian Peninsula (PTAP)

Tim dari Praying Through the Arabian Peninsula (PTAP) saat ini sedang menjalin kerja sama dengan koordinator Selandia Baru untuk mempromosikan bagian kedua dari inisiatif doa yang diadakannya (PTAP II: A Journey Through Arabian Cities).

Indonesia Tahun 2002

Pelayanan Penginjilan

  1. Bersyukur atas setiap pelayanan penginjilan yang dilakukan sampai saat ini guna menjangkau orang-orang yang belum mengenal Yesus terutama di masa Natal saat ini. Ingat, Hari Natal merupakan suatu fakta istimewa -- Yesus Kristus Lahir -- (bahkan orang non-Kristen pun dapat menerima fakta ini) dan doakanlah kita bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk melakukan penginjilan!

Don Richardson dan Suku Sawi Di Irian Jaya

Salah satu dari ahli teori misi praktis yang telah menarik banyak minat di dunia Barat adalah Don Richardson. Bukunya "Peace Child" (Anak Perdamaian) dan "Lords of the Earth" (Para Penguasa Bumi) yang ditujukan bagi orang-orang Kristen awam ini menyajikan tentang kerumitan dalam mengkomunikasikan Injil secara lintas budaya kepada orang-orang non-Kristen, khususnya suku- suku yang jauh dari peradaban barat. Mungkin lebih dari misionaris lainnya di Amerika, dia bisa menarik baik orang awam maupun para ahli misiologi.

Prinsipnya tentang "Redemptive Analogy" (Analogi Penebusan) -- penerapan tentang prinsip keselamatan ke dalam budaya lokal -- telah menyebabkan antusiasme dan debat dalam siklus misiologi semenjak dia menjelaskan prinsip tersebut di sebuah seminar di Dallas Theological Seminary tahun 1973. Sejak saat itu pengaruhnya telah berkembang melalui buku-buku dan artikel-artikel yang ditulisnya, konferensi yang diadakannya, pembuatan film "Peace Child", dan asosiasinya dengan U.S. Center for World Mission di Pasadena.