Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are heree-JEMMI No.45 Vol.11/2008 / e-JEMMI No.45 Vol.11/2008

e-JEMMI No.45 Vol.11/2008


Mengelola Kekayaan

Perumpamaan tentang talenta dalam Matius 25:14-30 meyakinkan kita bahwa Tuhan sangat mengharapkan agar kita bertindak bijaksana dalam mengelola kekayaan yang Ia berikan kepada kita. Sehubungan dengan ini, ada perumpamaan lain dalam Lukas 19:11-27 di mana Tuhan menghendaki agar kita bekerja dengan giat, sampai kedatangan-Nya yang kedua kali.

Kita dapat mempraktikkan penatalayanan Kristen pada dua level: praktik finansial di lapangan dan sumber-sumber keuangan di belakang layar.

Ukraina Tahun 2008

Kampanye penginjilan besar yang mencoba merintis empat puluh gereja di empat puluh kota di Ukraina dalam jangka waktu 5 minggu telah dimulai akhir Juli 2008 yang lalu. Tim pelayanan sejumlah 40, yang terdiri dari 20 tim asal Amerika Serikat bekerja sama dengan para sukarelawan lokal dan 20 tim dari Ukraina, berpartisipasi dalam kampanye dari tanggal 28 Juli -- 25 Agustus 2008.

Bhutan Tahun 2008

Aparat kepolisian di Bhutan berencana menginterogasi misionaris Gospel for Asia, AR. Apa kesalahannya? Karena ia memertontonkan film tentang kehidupan Yesus.

Lifeline Christian Mission

Bob deVoe adalah seorang pengusaha terpandang pada tahun 1970-an yang merasa dipanggil untuk melayani di Haiti setelah Tuhan menyembuhkannya dari penyakit parah yang dideritanya. Berangkat dari perjalanan iman inilah Bob dan Gretchen DeVoe, istrinya, melahirkan pelayanan Lifeline Christian Mission pada 1980 di Haiti.

Indonesia Tahun 2008

PERSIAPAN NATAL 2008

Tanggal 25 Desember 2008 sudah di ambang pintu. Seluruh umat Kristen dan gereja Tuhan di seluruh dunia pasti sudah dan sedang akan memperingati hari kelahiran Sang Juru Selamat. Mari kita pakai kesempatan perayaan Natal ini untuk merenungkan makna Natal bagi iman kita. Kedatangan Kristus ke dunia sungguh merupakan peristiwa terbesar dalam sejarah kehidupan manusia. Karena jika Ia tidak datang ke dunia, maka sia-sialah hidup kita di dunia ini. Jika Ia tidak datang, maka hancurlah semua harapan akan masa depan manusia. Jika Ia tidak datang, maka manusia tidak akan pernah mengalami kasih yang sejati yang pernah ada di dunia ini. Melalui Natal tahun ini, biarlah kita semakin mengerti akan arti dan tujuan mengapa Ia rela datang ke dalam dunia mengambil rupa seperti manusia.