Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are heree-JEMMI No.39 Vol.06/2003 / e-JEMMI No.39 Vol.06/2003

e-JEMMI No.39 Vol.06/2003


Republik Rakyat China (RRC)

Luas 9.573.000 km2. RRC merupakan negara terbesar ketiga di dunia, dan memunyai gunung-gunung dan dataran tertinggi di dunia. Taiwan, Hongkong, dan Makao memunyai pemerintahan tersendiri dan tidak termasuk di sini, meskipun RRC menganggap mereka bagian dari China.

Bebas buta huruf 81,5 persen.

Indonesia Tahun 2003

National Youth Conference (NYC) -- 28-31 Oktober 2003

Berangkat dari suatu kerinduan untuk menyaksikan terjadinya kesatuan di antara pemuda-pemuda Kristen supaya dapat turut berperan aktif dalam kegerakan transformasi, maka pada 28-31 Oktober 2003 diadakan National Youth Conference (NYC) di Jawa Barat. Tujuan dari NYC adalah untuk membangun jaringan antar pemimpim kaum muda dan terbentuknya fasilitator nasional agar terjadi suatu kegerakan yang terintegrasi bagi transformasi Indonesia. Hasil yang dicapai dari NYC tahun ini adalah terbentuknya jejaring pemuda dengan nama National Youth Community (Komunitas Pemuda Nasional) dengan fasilitator pemuda di Jakarta, Medan, Bandung, Denpasar, dan Surabaya.

John Sung

John Sung lahir tanggal 27 Sept 1901 di Hongchek wilayah Hinghwa propinsi Funkien Tiongkok, Dia anak ke 6 dari Pendeta. Sung dan anak pertama setelah Ny. Sung menjadi Kristen. John Sung mewarisi sifat ayahnya yang lekas marah sehingga ia sering dihukum dengan tongkat bambu ayahnya.

Th 1913 John Sung/Yu-un sudah dikenal masyarakat Hinghwa sebagai Pendeta cilik bila ia muncul untuk berkhotbah.

Selepas SLTA John Sung berkata, "Ayah, aku telah mengambil keputusan untuk belajar ke luar negeri." Ayahnya sangat marah dan tidak mau memberinya uang untuk berangkat. Tetapi John Sung mendapat beasiswa di Universitas Wesley di Ohio, dengan vasilitas makan dan tempat tinggal. Atas bantuan teman-temannya, akhirnya terkumpul cukup uang untuk berangkat ke Amerika. Dan pada tanggal 2 Maret 1920 dia berangkat ke Amerika. Tetapi setelah sampai di sini janji bahwa dia dapat makan dan tempat tinggal tidak dipenuhi/bohong, sehingga ia harus bekerja untuk bertahan hidup di sana, ia bekerja membersihkan toko, menyapu hotel dan di sebuah toko mesin. Di samping bekerja dan kuliah dia juga menyusun regu-regu pengabar Injil dan mereka melayani di desa-desa sekitar.