Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are heree-JEMMI No.33 Vol.09/2006 / e-JEMMI No.33 Vol.09/2006

e-JEMMI No.33 Vol.09/2006


Serving in Mission (SIM)

SIM (disebut sebagai Serving In Mission di negara-negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar) merupakan sebuah organisasi yang terbentuk pada tahun 1980-an sebagai gabungan beberapa organisasi misi yang saat itu juga telah mulai terbentuk, yakni AEM (Africa Evangelical Fellowship), ICF (International Christian Fellowship), dan SIM (Soudan Interior Mission). Mereka berkeyakinan bahwa alat utama untuk menghubungkan dan mengubah dunia adalah gereja. Jadi, di mana tidak ada gereja, mereka akan mulai mendirikan gereja. Di mana ada gereja, mereka akan bekerja sama dengan gereja tersebut dan memperlengkapinya. Hal tersebut diupayakan untuk menginjili semua orang, khususnya mereka yang belum mendengar Kabar Sukacita. Tidak hanya itu, mereka juga berusaha menjangkau orang-orang yang belum percaya dengan memberikan bantuan kemanusiaan. Kemudian, mereka juga memuridkan orang-orang percaya dan membantu mereka menemukan talenta, mendewasakan, dan memampukan mereka untuk melayani sesamanya. Mengunjungi situsnya adalah langkah pertama yang baik untuk Anda mengenal organisasi ini.

Pendekatan yang Wajar dan Positif

Di satu negara ada pepatah berbunyi, "dengan satu tongkat orang dapat menggembalakan seratus ekor domba, tetapi untuk memimpin seratus orang dibutuhkan seratus tongkat".

CT International: Resources for a Global Christian Community

ChristianityToday.com menawarkan sumber bagi orang-orang Kristen di seluruh dunia, juga bagi komunitas non-Kristen. Temukan koleksi lengkap tentang sumber bahan penginjilan dan daftar lembaga-lembaga misi. Silakan juga baca laporan dunia dari Afrika, Asia, Eropa, Amerika Utara, dan Amerika Selatan.

Indonesia Tahun 2006

PARA WANITA

Pokok Doa:

  1. Banyak ibu rumah tangga yang tidak hanya mengerjakan urusan rumah tangga, tapi juga berkarier di luar. Berdoalah supaya para ibu tersebut tidak menelantarkan keluarga mereka, tapi dapat membagi waktu antara karier dan keluarga.