Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are heree-JEMMI No.32 Vol.14/2011 / e-JEMMI No.32 Vol.14/2011

e-JEMMI No.32 Vol.14/2011


Aljazair Tahun 2011

N adalah seorang penganut agama setempat yang taat. Ia rajin bersembahyang dan berpuasa. Suatu hari saat ia bangun, ia benar-benar tidak dapat mengingat ayat-ayat kitab suci agamanya ini maupun berdoa sebagai seorang penganut agama setempat yang saleh. Hal itu membuatnya panik. Seseorang menyuruhnya untuk masuk ke kamarnya dan berdoa agar Tuhan berkenan menunjukkan jalan kepadanya. Jadi, N pergi ke kamarnya dan pada saat itulah Allah Bapa melawatnya. Melalui peristiwa itu dan kasih yang ditunjukkan oleh saudara dan saudarinya yang telah percaya kepada Kristus, N pun menemukan imannya dalam Yesus Kristus.

Sudan Tahun 2011

Beberapa gereja, paroki, dan sekolah milik gereja di Sudan bagian utara ditutup karena perpindahan besar-besaran orang-orang menuju ke selatan setelah dikeluarkannya Referendum Kemerdekaan Rakyat Sudan. Para pemilih di Sudan bagian selatan, sangat menyetujui kemerdekaan wilayah mereka dan kemerdekaan itu diharapkan sudah resmi terjadi Juli 2011. RC, Sekretaris Jenderal Dewan Gereja-Gereja Sudan menyatakan, "Karena perpindahan besar-besaran penduduk asal selatan dan Pegunungan Nuba, beberapa gereja (di wilayah utara) ditinggalkan dalam keadaan kosong. Setiap denominasi sedang memikirkan apa yang akan mereka lakukan dengan properti mereka..." Walaupun banyak orang Kristen dikabarkan telah kembali ke selatan dengan sukarela, beberapa pengamat mengatakan bahwa mereka pergi karena tidak yakin dengan keamanan mereka. Para pemimpin gereja khawatir gereja akan menderita seandainya pemerintah "agama sepupu" di utara mengadopsi hukum agama dengan tegas, seperti yang telah dikatakan. (t\Rinto)

Bagaimana Aku Bersaksi

Saudara Sepupu dapat mengungkapkan banyak perspektif dan menampakkan berbagai macam perasaan membutuhkan. Usaha yang dilakukan berikut ini adalah dengan mengambil saran-saran praktis yang efektif dari sejumlah praktisi tentang bersaksi kepada wanita dan pria, dari beberapa kebudayaan. Semua pokok yang mereka bagikan adalah murni berasal dari persahabatan, mendengar, dan semuanya berhubungan dengan kesaksian mereka mengenai masalah-masalah praktis dalam hidup sehari-hari.