Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are heree-JEMMI No.24 Vol.11/2008 / e-JEMMI No.24 Vol.11/2008

e-JEMMI No.24 Vol.11/2008


Papua Nugini Tahun 2008

Ketika seorang misionaris dari Wycliffe Associates bertanya kepada salah seorang pria dari Papua Nugini tentang mengapa ada delapan ratus bahasa dalam satu suku di pulau yang sama, pria itu dengan cepat menjawab pertanyaan tersebut, "Karena kami saling membenci."

North India Christian Mission (NICM)

NICM adalah organisasi nonprofit yang berpusat di Negara Bagian Indiana, Amerika Serikat. Organisasi ini telah melayani dan membagikan cinta kasih Allah kepada ribuan orang di India Utara dengan menyediakan sekolah, kursus-kursus, pelatihan, klinik medis, klinik keliling, pusat kesehatan masyarakat, serta pembangunan gereja. Target jangkauan mereka adalah para tunawisma, korban bencana alam, dan kaum miskin. NICM bekerja sama dengan sejumlah organisasi dalam melayani orang-orang di India Utara, di antaranya adalah dengan GNPI USA. Bersama, mereka memproduksi bahan-bahan audiovisual untuk daerah-daerah terpencil di India Utara. Fasilitas-fasilitas yang didirikan untuk tujuan penginjilan pun bisa dikatakan berhasil. Sebut saja Cambridge Christian School. Sekolah dasar yang didirikan pada 2004 ini telah memiliki dua ratus pelajar. Namun, banyak yang masih mereka butuhkan untuk kesuksesan penginjilan di sana, di antaranya adalah literatur-literatur Kristen dalam bahasa Punjabi -- bahasa setempat yang digunakan di sana. Cari tahu apa yang bisa Anda lakukan untuk membantu dan mendoakan pelayanan NICM dengan mengunjungi situsnya.

Watchman Nee

"Pahlawan Iman yang Tegar di Tegah Badai"

Pada awal abad ke-16, banyak misionaris yang berasal dari Amerika dan Eropa diutus ke negeri Cina. Pada Tahun 1987, terjadi bentrokan antara Perkumpulan Pedang Besar dengan umat Kristen sehingga jatuh dua korban jiwa berkebangsaan Jerman, dan berakibat didudukinya kota pelabuhan Kiao Chou oleh Jerman. Kemudian pemimpin dari Perkumpulan Pedang Besar mengganti nama perkumpulannya menjadi Tinju Keadilan dan Keserasian, dengan slogannya yang berbunyi "Lindungi Qing, bantai orang asing".

Internasional Tahun 2008

Kenaikan harga bahan bakar berdampak besar terhadap pelayanan misi, memengaruhi penginjilan, bantuan kemanusiaan, misionaris, transportasi misi, dan penjangkauan jangka pendek di seluruh dunia. Living Water International (LWI) memiliki 5.000 proyek air di 13 negara, dan harga bahan bakar diesel yang tinggi membuat mereka mengurangi upaya penginjilan dalam pelayanan mereka. "Kami bisa melayani 100.000 orang 2 tahun yang lalu; kini kami hanya mampu membantu 66.000 orang," kata perwakilan LWI, BW. Mission Aviation Fellowship juga sedang memotong biaya operasi sampai dengan sepuluh persen di seluruh dunia untuk menahan harga bahan bakar, dan OM International Ships terpaksa membayar dua kali lebih mahal untuk harga bahan bakar daripada tahun lalu. Kenaikan biaya transportasi pesawat juga akan membuat gereja dan tim misi mengalami kesulitan melakukan perjalanan jangka pendek. Pelayanan di seluruh dunia meminta orang-orang Kristen berdoa dan meminta Tuhan membantu mereka dalam menjangkau jiwa yang terhilang bagi Kristus. (t/Setyo)

Diterjemahkan dari:

Judul buletin : Body Life, Edisi September 2008, Volume 26, No. 9
Judul kolom : World Christian Report
Judul asli artikel : Global: High Fuel Prices Hamper Missions
Penerbit : 120 Fellowship adult class at Lake Avenue Church, Pasadena
Halaman : 3

Pokok doa:

  • Berdoalah agar krisis ekonomi global yang saat ini sedang melanda dunia, tidak membuat anak-anak Tuhan menjadi mundur dalam melayani, melainkan melihat keadaan ini sebagai kesempatan untuk sungguh-sungguh melayani.
  • Doakan juga agar Tuhan menggerakkan setiap orang percaya untuk saling menopang dan mendukung pelayanan misi di lapangan, baik dalam doa maupun dana, sehingga berita keselamatan tetap dapat diberitakan.
  • Berdoa untuk misionaris yang sedang melayani di lapangan agar dapat mengelola bantuan yang mereka terima dengan bijaksana. Doakan agar mereka tetap menaruh pengharapan hanya kepada Tuhan saja yang memelihara mereka.

e-JEMMi 48/2008



Sam, Direktur Eksekutif Grace Ministries Internasional (GMI), akhir bulan ini sibuk melakukan kunjungan ke negara-negara di mana GMI memiliki pelayanan untuk menguatkan umat percaya di negara-negara tersebut.

Indonesia Tahun 2008

PERSIAPAN NATAL 2008

Tanggal 25 Desember 2008 sudah di ambang pintu. Seluruh umat Kristen dan gereja Tuhan di seluruh dunia pasti sudah dan sedang akan memperingati hari kelahiran Sang Juru Selamat. Mari kita pakai kesempatan perayaan Natal ini untuk merenungkan makna Natal bagi iman kita. Kedatangan Kristus ke dunia sungguh merupakan peristiwa terbesar dalam sejarah kehidupan manusia. Karena jika Ia tidak datang ke dunia, maka sia-sialah hidup kita di dunia ini. Jika Ia tidak datang, maka hancurlah semua harapan akan masa depan manusia. Jika Ia tidak datang, maka manusia tidak akan pernah mengalami kasih yang sejati yang pernah ada di dunia ini. Melalui Natal tahun ini, biarlah kita semakin mengerti akan arti dan tujuan mengapa Ia rela datang ke dalam dunia mengambil rupa seperti manusia.