Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are heree-JEMMI No.23 Vol.07/2004 / e-JEMMI No.23 Vol.07/2004

e-JEMMI No.23 Vol.07/2004


Reflection Ministries

Reflections Ministries adalah sebuah organisasi non-profit dalam pelayanan misi yang bertujuan untuk menyediakan wadah bagi merekamyang ingin bertumbuh dalam Kristus dan menghasilkan buah. Hal ini melibatkan beragam aktivitas terkait mulai dari proses penginjilan sampai melakukan pemuridan.

Indonesia Tahun 2004

Persiapan Natal di Gereja

Memasuki minggu kedua bulan Desember, gaung Natal semakin terasa. Gereja-gereja mulai berbenah-benah untuk mempersiapkan perayaan Natal, bahkan kemungkinan sudah ada yang telah merayakannya. Pada kesempatan ini, kami mengajak Anda untuk mendoakan persiapan-persiapan perayaan Natal yang dilakukan oleh gereja-gereja tersebut.

Learning To Fly

Learning to Fly merupakan salah satu bagian dari The Path of Biblical Discipleship Video. Penggunaan video ini akan merevolusi cara gereja untuk memahami tentang pemuridan. Video ini akan menunjukkan bahwa Amanat Agung tidaklah hanya mencetak petobat-petobat baru -- Amanat Agung adalah perintah untuk memuridkan.

Discipleship

Setelah kita menerima Kristus sebagai Juruselamat pribadi, maka perjalanan iman Kristen kita tidaklah berhenti sampai di situ -- justru perjalanan itu baru dimulai! Situs Discipleship menyediakan renungan, panduan, dan petunjuk studi yang akan membantu Anda untuk menumbuhkan iman dan men-sharing-kannya kepada orang lain.

Membesarkan Anak-Anak Rohani

Saya dan istri memiliki enam orang anak. Sesungguhnya, merupakan kegembiraan yang tidak terhingga, melihat anak-anak tumbuh secara jasmani dan rohani. Rasul Yohanes mengatakan, "Bagiku tidak ada sukacita yang lebih besar daripada mendengar bahwa anak-anakku hidup dalam kebenaran" (3 Yohanes 4). Dalam suratnya yang terdahulu, Yohanes menulis hal yang sama. "Aku sangat bersukacita bahwa aku mendapati separuh dari anak-anakku hidup dalam kebenaran sesuai dengan perintah yang kita terima dari Bapa" (2 Yohanes 4).